Bayu Indrawan ~ Sukses Dengan Bisnis Scrapbook Dengan Omzet 38 Juta

Bayu Indrawan scrapbook

Image dari Detik.com

Bagi seseorang yang tidak memiliki jiwa bisnis tentu menjadi seorang karyawan adalah pilihan terbaik bagi mereka. Semuanya memiliki resiko nya masing-masing, ketika menjadi seorang pegawai atau karyawan, maka resiko terbesar di PHK menjadi momok yang paling ditakuti.

Namun demikian, menjadi berbeda bagi orang dengan daya kreasi yang tinggi, ada beberapa orang yang justru memutuskan keluar dari perusahaan bukan karena di PHK melainkan karena mereka memang merasa jenuh dengan rutinitas yang begitu-begitu saja.

Seperti halnya apa yang dilakukan oleh Bayu Indrawan, ia memutuskan keluar dari pekerjaannya yang sudah ia geluti selama tiga tahun karena alasan jenuh dengan pola kerja yang padat. Dengan keputusan yang sudah diambil tersebut, maka mengharuskan Bayu untuk mencari sumber ekonomi yang lain, dan bisnis scrapbook menjadi #peluang bisnis yang ditekuninya. Lalu bagaimana perjalanan Bayu menekuni bisnis scrapbook ini, simak kisahnya di bawah ini.

Bisnis Berawal Dari Keisengan

Perjalanan bisnis Bayu Indrawan sendiri sebenarnya bermula dari sebuah keisengan semata. Awal nya adalah ketika kakaknya yang memiliki hobi foto mengunggah kreasi scrapbook yang dibuat Bayu Indrawan. Dari beberapa foto yang dibuat kakaknya tersebut kemudian Bayu Indrawan mulai menawarkan produk scrapbooknya kepada beberapa teman dan kerabat.

Bisnis yang digeluti Bayu ini sebenarnya tak juga langsung semuanya mendapatkan peminat. Untuk mendorong para konsumen memesan scrapbook buatan Bayu Indrawan, ia memanfaatkan jalur online. Menurut Bayu, cara yang ia lakukan dengan memanfaatkan #internet untuk memasatkan produknya, dirasa sangat membantu perkembangan bisnis scrapbook nya.

Artikel lain: Ratu Yuliana ~ Perjuangan Dari Waitress Hingga Sukses Berbisnis Aksesoris

Perkembangan bisnis yang digeluti Bayu cukup signifikan. Ini bisa dilihat dari beberapa pemesan yang tidak hanya datang dari perorangan saja, namun juga ada beberapa restoran-restoran. Mereka rata-rata ingin fotonya dihias kemudian dibuatkan sebuah alur cerita yang sesuai. Ada kesulitan tersendiri menurut Bayu ketika ia menangani pesanan dari restoran, ia merasa lebih tertantang dalam mengekseskusi pesanan dari restoran tersebut.

Bisnis Scrapbook Tanpa Modal Namun Perlu Kreatifitas Tinggi

Menurut Bayu Indrawan, bisnis scrapbook yang ia geluti bisa dikatakan nol modal. Ia hanya memanfaatkan berbagai bahan bekas seperti kertas bekas dan tisu bekas untuk menghias berbagai pesanan dari konsumen.

Namun meski bisnis ini nyaris tanpa modal, bagi siapa saja yang ingin menekuni bisnis scrapbook harus memiliki daya kreasi yang tinggi agar bisa menghasilkan produk yang maksimal dan disukai oleh para konsumen. Dan lagi, bisnis ini dikerjakan setelah ada orderan dari para pelanggan, sehingga Anda bisa menentukan kebutuhan untuk membuat scrapbook yang sesuai dengan keinginan pemesan, sehingga tentu ini bisa lebih efisien.

“Scrapbook kita enggak butuh modal, karena teman order, jadi ya sudah ini buat beli bahan sekian, bahannya apa, mau bagaimana ceritanya, entar saya yang ceritain, buat pengiriman sekian,” demikian penjelasan Bayu.




Target Mengembangkan Omzet Mencapai 50 Juta Per Bulan

Untuk bisnis seperti model yang dikerjakan Bayu Indrawan ini, biasanya pemesan diwajibkan untuk membayar setengah harga di awal untuk membeli keperluan segala keperluan dari pesanan. Untuk sisanya, pelunasan diberikan pelanggan setelah produk selesai dikerjakan. Untuk memperkenalkan produk bisnisnya, Bayu tidak hanya melalui #media online seperti media sosial saja, namun ia juga rajin mengikuti pameran yang ada.

Baca juga: Valkrisda Caresti Botha ~ Hasilkan Jutaan Rupiah Dari Kreasi Limbah Kain

Untuk omzet, sampai saat ini Bayu bisa menghasilkan omzet sebesar Rp38 juta tiap bulan. Dan dalam waktu dekat ini, ia menargetkan untuk meningkatkan omzetnya menjadi Rp 50 juta. Untuk bertahan dan tetap tumbuh dan berkembang dalam bisnis ini, yang paling penting menurut Bayu adalah keberanian, keyakinan dan tentunya adalah inovasi.

Keyakinan dalam menjalani bisnis ini sangat penting ditanamkan dalam diri kita untuk terus bisa melayani pesanan dari konsumen. Karena bisnis scrapbook ini sangat berhubungan dengan kreatifitas dan inovasi pelakunya sendiri. Maka dari itu, ide yang fresh menjadi yang paling utama selain kemampuan Anda menerjemahkan keinginan pemesan ke dalam sebuah karya yang bisa dinikmati.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud