Bahaya, Inilah 4 Tanda Kinerja Syaraf Anda Sudah Terganggu Karena Ponsel

dampak buruk penggunaan handphone

Image dari Hippo.id

Ponsel saat ini memang telah menjadi barang yang tidak lepas dari kehidupan manusia. Bagaimana tidak setiap waktu dan setiap aktivitas dari manusia selalu ada ponsel di dekatnya. Apalagi kini dengan muncul ponsel pintar (#smartphone) dengan beragam aplikasi yang memudahkan pekerjaan, semakin membuat ponsel sangat erat dan menyatu dalam diri manusia modern.

Tapi tahukah Anda bahwa ternyata ponsel menyimpan beberapa bahaya yang bisa muncul dari penggunaan yang berlebihan. Salah satu bahaya dari ponsel adalah terganggunya kinerja syaraf otak. Ini tentu saja hal yang berbahaya bagi seseorang yang seringkali tak mau lepas dengan ponsel. Maka dari itu Anda sebagai pengguna ponsel wajib waspada dengan hal ini. untuk mengetahui apakah Anda terkena gangguan kinerja syaraf karena pengaruh ponsel, berikut beberapa tanda yang bisa dikenali.

1. Low Battery Anxiety (LBA) Syndrome

Tanda pertama seseorang telah mengalami gangguan kinerja syaraf adalah munculnya sidrom low battery anxienty (LBA). Sidrom low battery anxienty sendiri adalah sindrom atau ketakutan atau kecemasan seseorang akan baterai ponselnya yang akan habis. Tentu saja hal ini sangat membahayakan karena menurut pakarnya LBA bisa membuat seseorang mengalami serangan panik.

Ketika seseorang sudah panik maka hal yang terjadi berikutnya adalah pikiran menjadi tidak realistis. Pikiran tidak realistik ini muncul karena Anda menganggap bahwa saat ponsel lowbat maka komunikasi Anda jadi hilang, dan secara tidak langsung berhasrat besar (obsesif) untuk meminjam charger kepada orang lain. Sayangnya dari keseluruhan pengguna ponsel ada angka 90% pengguna yang mengalami sindrom ini.

Artikel lain: 4 Bahaya Penggunaan Gadget Sebelum Tidur Bagi Kesehatan, Waspadalah!




Jadi sekali lagi sindrom ini sangat berbahaya, dan bila Anda merasa terkena sindrom lowbat ini maka Anda perlu rehat sejenak dari ponsel untuk mengendalikan tingkat kecemasan Anda yang berlebihan tersebut.

2. Phantom Vibration Syndrome

Berikutnya, tanda gangguan syaraf yang bisa menimpa para pengguna ponsel yaitu sindrom phantom vibration. Bagi Anda yang sering meletakkan ponsel dalam saku dan seringkali mengalami khayalan akan getaran ponsel dan padahal tidak ada, maka berhati-hatilah Anda sedang berada dalam sindrom getaran ini.

Menurut psikolog Larry D. Rosen, PhD, sindrom phantom vibration ini perlahan-lahan akan bisa mengambil alih fokus Anda. dan dari sebuah riset yang terbaru menyatakan bahwa ketika seseorang terlalu fokus pada pesan-pesan yang ada di ponsel, maka semakin besar kemungkinan mereka mengalami sindrom ini.

3. Nomophobia

Orang-orang yang tidak bisa terlepas dengan ponsel bahkan dengan waktu sedetik pun maka mereka sebenarnya telah mengalami nomophobia. Gangguan kinerja syaraf nomophobia ini memang begitu menakutkan karena menurut studi 2015 yang mengembangkan kuesioner nomophobia menyatakan bahwa siapapun yang menjadi takut dan merasa hampa dengan tidak adanya ponsel maka Anda mereka akan merasakan peningkatan detak jantung dan tekanan darah yang tidak sehat serta juga kecemasan yang berlebihan saat ponselnya tertinggal di rumah.

Baca juga: Jangan Berlebihan Menggunakan Smartphone




4. FoMO (Fear of Missing Out)

Terakhir, tanda gangguan syaraf yang bisa dialami seseorang pengguna ponsel adalah FoMO (Fear of Missing Out). Kebiasaan seorang pemilik ponsel memang adalah menampilkan eksistensi dirinya di media sosial. Dari sini mereka yang terkena sindrom FoMO akan selalu hadir dalam media sosial tanpa ada jeda.

Gejala FoMo sendiri juga bisa didentifikasi dari kecemburuan Anda pada postingan orang lain di media sosial yang bagus dari milik Anda atau postingan mereka yang sedang bersenang-senang. Nah jika Anda seringkali tidak mau ketinggalan dengan media sosial yang Anda miliki maka Anda harus berhati-hati karena bisa jadi Anda mengalami sindrom FoMO yang bisa mengganggu kinerja syaraf otak Anda.

Inilah beberapa tanda bagaimana ponsel bisa mulai mengganggu kinerja syaraf otak Anda. Dari sini Anda harus bisa segera mengendalikan diri Anda untuk tidak terlalu berhubungan dengan ponsel Anda jika memang empat tanda diatas sudah mulai Anda rasakan. Cara lain adalah dengan melakukan metode “7 to 7″ selama satu minggu. Metode “7 to 7” sendiri adalah menyalakan ponsel pukul 7 pagi dan kemudian mematikannya lagi pada pukul 7 malam. Lakukan ini setidaknya selama 1 minggu.



1 comment on this postSubmit yours
  1. wah, poin ke 1 itu yang sepertinya melanda saya mas, heehee

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud