Adi Kusma ~ Perintis Biznet yang Gemar Menaklukkan Tantangan

Adi-Kusma-Perintis-Biznet

Hal apa yang paling kita inginkan sebagai pengguna #internet di zaman modern ini? Kita tentu saja ingin memperoleh akses jaringan internet yang cepat, mudah dan harganya terjangkau. Dunia internet tampaknya berkembang begitu cepat dengan segala jenis kecanggihan dan kemajuan teknologi didalamnya. Untuk memperoleh informasi yang selalu update, tentu saja masyarakat modern masa kini membutuhkan fasilitas jaringan internet yang mumpuni.

Lalu siapa saja yang berhasil menyediakan akses jaringan internet yang berkualitas di Indonesia? Menyebut penyedia jaringan internet di Indonesia tentu terasa tak lengkap tanpa menyebut Adi Kusma, sang pendiri perusahaan jaringan internet, Biznet.

Siapakah Adi Kusma?

Pada awalnya Adi Kusma adalah sosok pria yang biasa saja. Pria kelahiran 19 Juni 1976 ini memiliki kecintaan dan minat yang sangat besar pada dunia #teknologi informasi. Minat dan bakat tersebut kemudian mendorong Adi untuk menamatkan pendidikan di Oregon State University jurusan Industrial and Manufacturing Engineering di tahun 2000.

Usai menamatkan pendidikan di bangku perguruan tinggi, Adi memilih untuk mencari pengalaman terlebih dahulu dengan bekerja sebagai system programmer di Software House International. Namun profesi tersebut tidak dijalankan terlalu lama dan Adi akhirnya memutuskan untuk kembali ke tanah air.



Setelah kembali ke Indonesia, Adi sempat diminta untuk meneruskan bisnis keluarga yang bergerak di sektor manufacturing. Namun keinginan yang kuat untuk merintis bisnis secara mandiri membuat Adi memutuskan untuk menolak tawaran kedua orangtuanya tersebut. Tekad dan bekal pengalaman yang dimiliki Adi dirasa cukup untuk mulai membangun bisnis berbasis internet.

Artikel lain: Mempelajari Perilaku Visitor saat Menjelajahi Website Anda

Mengapa Memilih Bisnis di Bidang Internet?

Internet merupakan salah satu passion yang sudah lama ditekuni dan digemari oleh seorang Adi Kusma. Berbekal tabungan pribadi berjumlah US$ 5 juta, Adi kemudian memberanikan diri untuk mendirikan PT. Supra Primatama Nusantara yang bergerak di bidang jasa penyedia jaringan internet. Jasa penyedia jaringan internet tersebut dikenal masyarakat Indonesia dengan nama Biznet.

Perjalanan bisnis yang dirintis oleh Adi tentu tak selalu berjalan mulus. Kala itu, infrastruktur internet masih sangat terbatas dan bergantung pada PT. Telkom. Sehingga para penyedia jaringan internet harus menyewa bandwidth dari PT. Telkom untuk bisa menjalankan bisnis. Mencari bandwidth yang bersumber dari internasional juga bukan perkara mudah karena saat itu belum banyak jaringan komunikasi via laut negara lain yang masuk ke Indonesia. Kendala tersebut akhirnya mendorong Adi untuk mulai membangun jaringan kabel optiknya sendiri. Sungguh sebuah langkah yang sangat berani dan penuh inovasi.

Keandalan Adalah Hal yang Paling Utama

Adi melihat peluang bahwa masyarakat modern memiliki kebutuhan yang besar akan hadirnya jaringan internet yang berkualitas dan berkecepatan stabil. Oleh sebab itu, harga yang mahal bukanlah kendala utama dalam menjalankan Biznet. Bahkan Biznet berani mematok harga premium yang terbilang mahal bagi para pelanggannya. Harga yang mahal tentu bukan tanpa jaminan. Karena Biznet senantiasa menjamin kepuasan para pelanggan dengan ketersediaan akses internet yang cepat dan berkualitas. Selling point yang diusung oleh Biznet adalah keandalan pelayanan, dan bukan sekedar harga yang terjangkau.

Perkembangan dan Inovasi Biznet

Di tahun 2014 ini, Biznet sudah genap berusia 14 tahun. Sebuah pencapaian prestasi besar untuk perusahaan penyedia jaringan internet yang dimulai dari titik nol. Di usia yang mulai matang. Biznet juga terus berupaya mengembangkan pelayanan dan membangun infrastruktur yang berkualitas untuk mendukung ketersediaan jaringan internet yang berkualitas. Tahun 2014, Biznet mulai membangun jaringan kabel optik sepanjang 4000 km yang membentang dari wilayah Sumatera, Jawa hingga Bali.

Tak hanya menyediakan jaringan internet untuk pelanggan di kota-kota besar, proyek jaringan Biznet Intercity yang digagas Biznet juga diharapkan mampu mendatangkan jaringan internet di berbagai kota-kota kecil pulau Jawa seperti Brebes, Indramayu, Cirebon, Tegal, Pamanukan, Indramayu dan beberapa kota kecil lainnya. Proyek besar ala Biznet ini sedang diwujudkan dengan dana yang bersumber dari kas internal dan pinjaman bank.

Baca juga: Brewster Kahle ~ Pencetus Website Traffic Monitoring Alexa.com

Ketersediaan jaringan internet yang berkualitas dari Biznet tentu akan menambah aliran informasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semoga Biznet mampu mewujudkan kondisi masyarakat “melek teknologi” agar pembangunan dan proses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia dapat berjalan secara merata dan maksimal di masa mendatang.






Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud