5 Rahasia Monetisasi Akun Linkedin Pribadi Anda

profil LinkedIn

Image dari Yourprofilenow.com

Jika dibandingkan dengan media sosial yang lain, situs LinkedIn memang mempunyai kekhususan yang berbeda dengan situs serupa lainnya. Layanan yang satu ini memfokuskan diri sebagai akun online bagi profesional di segala bidang. Dengan mempunyai akun LinkedIn, maka kita bisa memperkenalkan secara profesional tidak hanya profil, rekam jejak pekerjaan hingga beragam kelebihan yang kita miliki.

Bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan, #LinkedIn juga bisa sangat membantu kita untuk mempromosikan pada banyak perusahaan besar. Pasalnya beberapa perusahaan ada juga yang mempertimbangkan atau mencari calon pekerja berdasarkan akun LinkedIn.

Tidak kalah menarik ternyata dari akun LinkedIn yang kita miliki, kita bisa melakukan monetisasi atau mendapatkan uang secara online. Tentunya, arah monetisasi kita tersebut juga untuk menarik minat dari perusahaan terhadap kemampuan yang kita miliki. Disampaikan oleh seorang business expert, Daniel Ally, berikut ulasan tentang 5 rahasia monetisasi akun LinkedIn pribadi.



1. Ketahui Branding Profil Anda

Ketika kita berurusan dalam dunia bisnis dan ingin lebih dikenal serta mempunyai jaringan yang luas, kita harus mempunyai branding yang kuat di mata konsumen atau calon rekan bisnis. Inilah alasan mengapa kita wajib memperhatikan betul-betul perihal seperti apa personal branding yang akan kita jalankan. Jika mungkin kita mempunyai cukup banyak keahlian, kurang bijak apabila kita mencantumkan semua keahlian tersebut. Akan lebih baik jika kita memilih beberapa keahlian yang benar-benar kita kuasai.

Seperti yang dilakukan oleh Daniel, yang memperkenalkan diri sebagai seorang penulis, pembicara dan juga coach. Ketika ada relasi yang menanyakan apakah ia bisa melakukan hal lain, maka ia cenderung akan mengarahkan tawaran tersebut kepada rekan lain yang dirasa lebih mempunyai kemampuan tersebut.

Artikel lain: Memaksimalkan Fungsi Personal Branding LinkedIn

2. Kembangkan Sebuah Cerita

Bagi sebagian tenaga profesional, kadang mempunyai cerita menarik terkait dengan profesi yang ditekuni. Dan tak jarang justru pengenalan profil dalam akun LinkedIn, akan lebih mudah menarik perhatian orang jika disusun dalam bentuk cerita. Berbeda seperti format resume pada umumnya, sebuah cerita mampu “menyeret” pembaca untuk semakin ingin tahu seperti apa profil kita.

Yang perlu diperhatikan adalah, cerita tersebut harus tetap mengedepankan sisi profesionalitas. Bisa juga dibumbui dengan kata-kata ringan, serta tambahkan headline yang mampu menjadi “kail” untuk menarik perhatian pembaca.

3. Maksimalkan Koneksi Telepon

Dalam membuat sebuah profil LinkedIn yang baik, fokus utama kita sebenarnya adalah bagaimana membangun sebuah jaringan yang tidak hanya bersifat pasif. Oleh karena itu sebagai langkah agresif, kita bisa menelpon nomor-nomor yang ada di jaringan LinkedIn. Setelah berhasil menarik minat calon mitra yang kita targetkan, baru bisa dilanjutkan dengan sebuah pertemuan offline.

Daripada kita menghabiskan waktu untuk mengirimkan pesan yang bahkan belum tentu dibaca, akan lebih efektif jika kita langsung melakukan panggilan telepon kepada jaringan bisnis yang dianggap prospektif. Inilah alasan utama mengapa nomor telepon sangat wajib untuk dicantumkan di profil LinkedIn Anda.

4. Menulis Artikel

Seperti diketahui bahwa salah satu fitur yang membedakan LinkedIn dengan #media sosial yang lain adalah adanya fitur artikel. Dengan fitur ini kita bisa mengirimkan artikel yang kita tulis untuk dibaca oleh pengguna lain. Bagi Daniel Ally, banyak jaringan bisnis yang akhirnya bergabung karena diawali ketertarikan pada artikel yang ia tulis.

Selain terlihat lebih profesional, menulis sebuah artikel juga menunjukkan seberapa besar kemampuan dan pengetahuan kita di bidang tersebut. Bahkan jika beruntung, kita bisa menciptakan #peluang bisnis baru dari artikel-artikel yang kita tulis tersebut.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Saat Menggunakan LinkedIn

5. Berkontribusi Secara Rutin

Dalam media sosial LinkedIn seseorang bisa berkontribusi melalui aktivitas baik itu lewat profil pengguna lain ataupun dalam grup-grup tertentu. Dalam beberapa kesempatan kita bisa mengirimkan rekomendasi atau endorsment kepada pengguna lain yang mungkin tertarik dengan bisnis kita. Terus lakukan sharing informasi dan jadilah bagian dari grup yang ada.

Mudahnya, kita bisa meluangkan waktu sekitar 1 jam per hari untuk terkoneksi dengan orang lain yang ada dalam jaringan LinkedIn kita. Yang harus dipahami adalah para pengguna LinkedIn sebenarnya sama juga seperti kita. Mereka membutuhkan koneksi dan ingin terhubung dengan lebih banyak mitra bisnis. Oleh karena itu jangan bersifat pasif dengan hanya melihat profil orang lain. Setidaknya berikan komentar positif atau penawaran lain yang mungkin bisa di follow up di kemudian hari.




1 comment on this postSubmit yours
  1. menarik sekali informasinya, sosial media memang mampu membentuk passion user menjadi lebih teruji diantara banyaknya pilihan media promosi lain

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud