Yoyok Heri Wahyono ~ Founder Warung Spesial Sambal Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Yoyok Heri Wahyono ~ Founder Warung Spesial Sambal Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Yoyok Heri Wahyono
Image dari Jitunews.com

Dari sebuah kegemaran memang bisa jadi hal ini akan menjadi peluang bisnis. Setidaknya hal inilah yang juga menimpa Yoyok Heri Wahyono yang gemar menyantap makanan pedas dan mengantarkannya suskes berbisnis Warung Spesial Sambal. Pengusaha kuliner kelahiran Boyolali ini memang bisa dikatakan telah mencapai sukses besar di dunia kuliner.

Bagaimana tidak dengan gerainya yang telah mencapai 74 di berbagai daerah, kini Yoyok telah mampu menghasilkan omzet jutaan rupiah per hari hanya dari satu gerai saja. Bayangkan jika omset ini dikalikan dengan puluhan gerai yang dimilikinya. Lalu seperti apakah kisah sukses Yoyok Heri Wahyono ini? Berikut ulasannya.

Ide dan Inspirasi Usaha Yoyok Heri Wahyono 

Selain karena dari kegemarannya pada kuliner pedas, saat membuka Warung Spesial Sambal ini ia terinspirasi serta mendapatkan ide usahanya dari minimnya menu makanan di Yogyakarta yang memiliki sambal pedas sesuai keinginannya. Di kota budaya ini menu makanan memang didominasi oleh makanan yang memiliki rasa manis.

Dari sinilah Yoyok melihat sebuah peluang dan akhirnya pada tahun 2002 bersama teman-temannya, Yoyok mendirikan gerai WSS sederhana di sekitar kampus UGM Yogyakarta. Lewat Waroeng Spesial Sambal (SS) ini Yoyok saat itu ingin menyuguhkan menu inovasi aneka sambal yang bisa dipilih para penggemar sambal.

Artikel lain: Rangga Umara, Pengusaha Kuliner Sukses Rumah Makan Lele Lela

Merintis Usaha dengan Modal Rp 9 Juta

Masa sulit yang dialami Yoyok Heri Wahyono dibangku perkuliahannya, membuat dirinya memutuskan untuk mencari penghasilan sendiri dengan membuka Waroeng Spesial Sambal (SS) bersama teman-temannya di areal kampus UGM.

Sebelum menjalani bisnis kuliner ini sendiri Yoyok pernah menjalani beberapa pekerjaan seperti menjadi bagian dari tim sebuah event organizer. Karena pendapatannya dirasa tidak sebanding dengan tenaga serta waktu yang dikeluarkan, maka Yoyok pun membuka bisnis kuliner ini.

Dengan modal Rp 9 juta yang diperoleh dari hasil tabungan dan pinjaman dari saudaranya, akhirnya Yoyok mampu mendirikan Waroeng Spesial Sambal (SS) pada 20 Agustus 2002. Pada awalnya WSS sendiri berupa warung tenda kaki lima yang berlokasi di trotoar sebelah Graha Sabha Pramana UGM.

Menabung untuk Bisa Kembangkan Usaha

Perjuangan Yoyok pada awal usahanya memang sangat keras. Selain tetap menjaga kualitas menunya, Yoyok juga mengawali usaha ini dengan cara-cara yang sederhana. Diawal-awal tahun usahanya Yoyok yang belum memiliki keterampilan untuk bagaimana mengatur keuangan dengan baik, berpikir keras untuk  membuat bisnisnya tumbuh dan berkembang.

Akhirnya orang yang mendapatkan sebutan Mr. Huuh Haah ini harus menyisihkan uangnya untuk ditabung. Dari tabungan inilah kemudian Yoyok mampu membuka gerai WSS keduanya di daerah Condong Catur, Yogyakarta.

Menciptakan Inovasi Sambal

Untuk menarik perhatian konsumen, Yoyok memang sengaja untuk fokus mengandalkan sambalnya. Sambalnya sendiri memang telah teruji. Pasalnya sebelum peluncuran menu WSS, sambal kreasinya ini telah menjalani berkali-kali percobaan atau eksperimen. Dari hanya beberapa jenis sambal pada awal usahanya, Yoyok terus berinovasi untuk menghasilkan menu sambal terbaru. Hasilnya kini WSS total telah memiliki 32 jenis sambal yang menggugah selera.

Tak Cocok Dengan Sistem Kemitraan Usaha

Dari gerai keduanya di Condong Catur itu, Yoyok terus mengembangkan bisnisnya dengan lebih cepat. Kali ini ia mengandalkan teknik menabung dengan modal patungan bersama beberapa temannya. Hasilnya Yoyok berhasil kembali membuka cabang gerai WSS-nya di daerah Seturan. Memasuki tahun kelima, Yoyok semakin agresif dengan melakukan ekspansi gerainya ke Solo, Semarang, Purwokerto, Kediri, Malang, dan kota lain di pulau Jawa dan Bali.

Pada strategi perluasan usahanya ini Yoyok mengakui pernah membuka sistem kemitraan usaha. Tapi sayangnya sistem ini hanya bertahan satu tahun. Karena pada tahun berikutnya Yoyok tak lagi menggunakan sistem ini. Yoyok sendiri menilai sistem kemitraan ini tidak cocok dengan dirinya sebab kesulitannya dalam menjaga kualitas di setiap gerai.

Baca juga: Nilam Sari ~ Pengusaha Sukses Founder Kebab Turki Baba Rafi yang Tak Mudah Berpuas Diri

Pencapaian Usaha Yoyok Heri Wahyono 

Saat ini usaha yang dibangun oleh Yoyok Heri Wahyono dengan modal awal Rp 9 juta itu telah mencapai kesuksesan yang berarti. Bagaimana tidak, selain tersebarnya gerai WSS di berbagai wilayah Indonesia, Yoyok juga telah mampu membuat gerainya menjadi gerai permanen, dan bukan lagi berbentuk tenda di pinggir jalan.

Pada gerai yang ada pun oleh Yoyok didesain dengan tata letak yang unik yang dipenuhi tulisan-tulisan nyeleneh. Karyawan yang untuk Yoyok di WSS pun sudah bertambah berkali-kali lipat. Dari awalnya hanyamemiliki dua sampai tiga pegawai, sekarang karyawannya sudah hampir mencapai 2.000 orang. Bagaimana dengan penghasilannya sendiri? Diakui Yoyok bahwa pada satu gerai WSS, ada omset jutaan rupiah yang bisa dihasilkan setiap harinya. Jadi jika Yoyok telah memiliki 74 gerai maka tinggal mengkalikan saja besar omsetnya.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan