Yayan Tahyan ~ Mantan Kadisidik Yang Mengelola Toko Perlengkapan Sekolah Gratis Bagi...

Yayan Tahyan ~ Mantan Kadisidik Yang Mengelola Toko Perlengkapan Sekolah Gratis Bagi Warga Tidak Mampu

Yayan Tahyan
Image dari Kompas.com

Memang ukuran kesuksesan dalam berbisnis masing-masing orang tidak sama. Ada yang memang berorientasi keuntungan secara finansial, namun tak sedikit juga yang memang mereka berbisnis untuk membantu sesama dengan alasan sosial yang lebih utama. Ini seperti apa yang dilakukan oleh Yayan Tahyan, beliau adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan yang membuka toko perlengkapan sekolah yang digratiskan untuk kalangan tidak mampu.

Masa pensiun bagi Yayan bukan lantas membuatnya berhenti sama sekali tidak melakukan sesuatu yang berguna. Justru ketika masa pensiun tiba, membuat Yayan semakin giat melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk lingkungannya. Karena dulunya ketika masih aktif bekerja ia berkecimpung dengan pendidikan, maka untuk mengisi waktu pensiunnya pun Yayan juga melakukan pekerjaan sosial yang tak jauh dari dunia pendidikan juga. Ia mendirikan sebuah toko perlengkapan sekolah yang ia beri nama Toko Bale Asih.

Cita-cita Sederhana Yayan Yang Sungguh Mulia

Impian Yayan Tahyan dalam mengisi waktu pensiunnya sebenarnya sangat sederhana. Di usia yang sudah tak muda lagi ini, Yayan ingin menjadi seseorang yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. Untuk meraih cita-citanya tersebut, meski kini sudah pensiun, ia tetap mengabdikan diri kepada masyarakat sekitar dengan cara lain. Terutama ia mengabdikan hidupnya untuk anak-anak SD dengan cara membantu mereka dengan memberikan perlengkapan sekolah gratis.

“Usia saya itu sudah masuk Isya, sebelum Subuh mudah-mudahan masih bisa bermanfaat,” begitu jelasnya.

Kini, untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, Yayan mendirikan sebuah toko perlengkapan sekolah yang ia beri nama Toko Bale Asih. Toko tersebut “menjual” berbagai perlengkapan anak sekolah terutama untuk anak SD. Konsep dari toko yang ia bangun tersebut adalah berkonsep toko sosial.

Artikel lain: Nuraini Yeti ~ Mantan Narapidana Yang Kini Menjadi Pengusaha Sukses Angkringan

Jadi di Bale Asih menyediakan berbagai keperluan anak sekolah SD yang semuanya diberikan secara cuma-cuma alias gratis bagi warga yang tidak mampu. Mulai dari seragam sekolah, tas, buku sampai sepatu tersedia gratis di Toko Bale Asih untuk anak SD yang tidak mampu. Bahkan ke depan Yayan Tahyan memiliki keinginan untuk meningkatkan layanannya sampai pada tingkat SMA.

Berdayakan Penjahit Tuna Daksa

Untuk menjalankan toko Bale Asih yang menyediakan paket perlengkapan sekolah gratis untuk warga tidak mampu tersebut Yayan menyisihkan uang gaji pensiunnya. Selain menyisihkan gaji pensiun, Yayan juga mengaku mendapatkan banyak bantuan dan sedekah dari keluarga besarnya.

Selain itu, juga mendapatkan infaq dari penjualan Koran Siap Belajar. Selain itu semua, Yayan juga membuka tangan selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin turut membantu, karena apapun bentuk bantuannya tentunya akan sangat bermanfaat. Untuk membantu mendukung berjalannya Toko Bale Asih ini, ternyata Yayan juga memberdayakan beberapa penjahit tuna daksa binaannya. Jadi prosesnya adalah awalnya Yayan membantu penjahit tuna daksa ini dengan memberikan modal kepada mereka.

Kemudian setelah itu, setiap kali Yayan membutuhkan baju seragam, ia membeli kain seragam kemudian menjahitnya dan disetorkan pada penjahit tuna daksa tersebut. Sehingga di sini Yayan selain bisa memberikan baju gratis dengan harga yang bisa sedikit ditekan, ia juga bisa memberikan peluang usaha menjahit pada tuna daksa binaannya.

“Sekarang saya bekerjasama dengan penjahit tuna daksa, saya beri modal jadi saya beli kain seragam menjahitnya di dia. Saya bayarnya ke dia,” ujar Yayan.

Yayan Dibantu Oleh Beberapa Relawan Untuk Bergerak

Dalam menjalankan misi sosialnya ini, Yayan tak sendirian, ia dibantu beberapa orang relawan yang merasa memiliki visi yang sama dengan Pak Yayan. Salah satunya adalah Agus Salim, ia mengaku membantu Pak Yayan karena merasa satu visi dengan Pak Yayan, selain juga ia merasa bahwa Pak Yayan juga seorang yang sosok panutan yang sangat baik.

“Saya merasa satu visi sama Pak Yayan, menurut saya ini sosok panutan baik dari kepribadiannya, baik dari jiwa sosialnya,” kata Agus Salim (36) salah satu relawan.

Baca juga: Fauzi Saleh ~ Sukses Berbisnis Properti Dengan Kepedulian Sosial yang Tinggi

Agus sendiri mengatakan bahwa ia selalu membantu untuk mensosialisasikan apa yang menjadi visi dan misi sosial dari Pak Yayan. Agus juga membantu mempublikasikan dan mensurvei siswa-siswa miskin di sekitar Tasikmalaya yang membutuhkan perlengkapan sekolah. Ia menyampaikan informasi tentang Toko Bale Asih Pak Yayan tersebut kepada mereka yang kurang mampu yang membutuhkan perlengkapan untuk sekolah.

Dengan cara mulut ke mulut tersebut dirasa sangat efektif dan bisa menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan perlengkapan sekolah untuk anaknya atau siapa saja yang membutuhkan.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan