Cara Memulai Usaha Les Privat Dengan Modal Minim

Cara Memulai Usaha Les Privat Dengan Modal Minim

Membuka bisnis bimbingan belajar atau usaha les privat adalah satu dari sekian banyak peluang usaha modal kecil yang jamak dilakoni masyarakat Indonesia.

Seperti kita ketahui, ada banyak siswa yang butuh bimbingan belajar tambahan untuk memantapkan mata pelajaran di sekolah. Les privat akan membantu mereka dan membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, siswa bisa lebih fokus pada mata pelajaran tertentu yang belum dikuasai. Misalnya, siswa lemah dalam pelajaran matematika maka ia bisa mengambil les privat matematika.

Itulah alasan mengapa banyak orang tua memasukkan anaknya di bimbingan belajar atau les privat. Dan tentu saja ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi mereka yang lulusan pendidikan tertentu atau bahkan mahasiswa.

Hal yang paling dibutuhkan dalam bisnis ini adalah penguasaan materi dan kemampuan mengajar. Jika Anda tertarik memulai bisnis les privat, maka simak ulasan ini sampai akhir untuk mengetahui cara memulai dan tips menjalankannya.

Cara Memulai Usaha Les Privat

Punya bisnis les privat tidak terjadi begitu saja. Anda harus memulainya dari awal dan membuatnya berbeda dari tempat bimbel lainnya.

Berikut adalah langkah-langkah cara memulai usaha les privat:

1. Menentukan Konsep Usaha Les Privat

Supaya lebih mudah dalam mengembangkan bisnis, Anda harus tentukan konsep apa yang akan digunakan. Apakah memakai konsep franchise atau memulai sendiri dari nol. Setiap konsep memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jika membuka franchise tentunya akan semakin besar modal yang dibutuhkan, tetapi lebih mudah untuk pemasaran. Sedangkan jika membuka sendiri, lebih sulit dalam pemasaran tapi modal yang dibutuhkan lebih kecil.

Maka, konsep bisnisnya harus Anda tentukan dulu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.

2. Menentukan Target Pasar

Ini penting sekali, tentukan target pasar bisnis Anda sejak awal. Apakah untuk semua angkatan, hanya untuk anak SD, SMP, atau SMA. Langkah ini akan membantu Anda menemukan strategi pemasaran yang tepat.

Selain itu, penting juga untuk menentukan mata pelajaran apa yang akan Anda berikan privat. Jika ingin fokus pada mata pelajaran tertentu, maka tidak semua jenjang pendidikan bisa mendaftar di les privat Anda.

3. Mempersiapkan Modal Usaha

Meskipun bisnis ini tidak membutuhkan modal besar, tetap saja akan ada pengeluaran yang terjadi. Oleh karena itu Anda perlu mempersiapkan modal usaha.

Selain itu, Anda juga harus membuat rincian anggaran biaya yang akan dikeluarkan. Hal ini sangat penting agar kebutuhan dapat dipersiapkan secara optimal dan tidak terjadi pengeluaran yang sia-sia.

4. Mengajak Teman Sesama Pendidik

Jika Anda membuka usaha les privat mandiri, bukan franchise, maka Anda bisa mengajak teman-teman yang berminat mengajar untuk bekerjasama. Misalnya Anda paham pelajaran bahasa inggris,  teman Anda paham pelajaran Biologi, Matematika, dan lainnya.

Dengan demikian maka dalam satu usaha les private punya guru yang lengkap. Tidak hanya satu dua mata pelajaran saja, tetapi bisa melayani semua mata pelajaran.

Ini akan menarik lebih banyak konsumen. Jika Anda atau teman sudah mengajar di sekolah, ajaklah murid-murid Anda untuk bergabung.

Bila Anda kekurangan tenaga kerja, bisa mengajak adik tingkat atau orang lain yang butuh pekerjaan. Saat ini lulusan pendidikan sangat banyak sekali. Bahkan setiap tahunya hampir 5000 mahasiswa yang lulus menjadi sarjana pendidikan.

5. Inovasi Dalam Sistem Pembelajaran

Buatlah sistem pembelajaran yang berbeda dari lembaga pendidikan lainnya. Buat sistem pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami. Dengan sistem pembelajaran yang menyenangkan, maka para siswa akan lebih semangat untuk belajar dan mudah mengerti.

Misalnya melakukan aktivitas belajar-mengajar dengan infografis, video interaktif, dan lainnya. Jangan terpaku dengan sistem belajar seperti di sekolah karena biasanya hal ini membosankan.

Pembelajaran dengan menggunakan media interaktif akan membuat siswa lebih tertarik dan mudah mengerti materi. Dengan begitu, pada akhirnya siswa akan semakin tertarik untuk les privat di tempat Anda.

7. Biaya Les Privat Terjangkau

Biaya les privat berpengaruh pada keputusan orang tua dalam memilih tempat bimbingan belajar. Perhatikan kompetitor Anda, bagaimana mereka menerapkan harga les privat mereka. Hitungan per jam, per hari, minggu dan lainnya.

Buatla harga yang lebih terjangkau tapi jangan sampai merugikan Anda. Perhitungkan antara modal dan keuntungan yang akan bisa Anda dapatkan. Hitung sebaik mungkin, jangan sampai Anda mengalami kerugian.

Berikan promo untuk memikat para konsumen. Misalnya promo potongan harga beberapa bulan, gratis tes TOEFL dan lainnya. Untuk pertama kali pembukaan, memang tujuan Anda untuk menarik para konsumen terlebih dahulu.

Jika mereka sudah paham  kualitas pengajaran Anda, bisa memberikan promosi ke orang lain dan akhirnya akan semakin banyak yang mendaftar. Di awal memang harus memberikan promo terlebih dahulu.

8. Melakukan Aktivitas Pemasaran

Pemasaran menjadi hal penting dalam bisnis les privat. Tanpa adanya pemasaran, les privat anda tidak akan dikenal oleh banyak orang.

Ada banyak cara untuk melakukan pemasaran, baik itu secara online maupun offline.

Secara online, Anda bisa promosi lewat  sosial media seperti Facebook, Instagram, Website dan masih banyak lainnya. Sedangkan promosi offline, bisa menyebarkan pamflet ke sekolah, mengadakan seminar, membuat spanduk dan lainnya.

Intinya, promosi bertujuan agar semua orang tahu tentang produk Anda.

5. Berikan Pelayanan yang Baik

Tak hanya sistem pengajaran yang baik, tetapi juga anda harus memberikan pelayanan yang baik, pelayanan di sini merupakan pelayanan pada saat pendaftaran dan proses pembelajaran.

Pengajar yang ramah dan terampil sehingga para murid akan semakin senang belajar di tempat Anda. Pastikan semua tenaga kerja yang bekerja di tempat Anda memberikan pelayanan sebaik mungkin.

6. Buat Ruang Belajar yang Menyenangkan

Jika Anda sudah memiliki ruangan sendiri, buatlah ruang belajar yang menyenangkan. Jangan hanya ruang belajar yang kosong tanpa ada hiasan sama sekali. Tapi buatlah ruangan yang membuat siswa semakin semangat belajar.

Bila perlu, sediakan tempat untuk bersantai atau menunggu giliran belajar. Sediakan buku pendukung, ini akan membuat siswa semakin bersemangat.

8. Mulailah Dengan Les Privat Door to Door

Jika Anda belum memiliki modal yang besar, bisa mencoba les privat door to door. Jadi Anda tak perlu memiliki atau menyewa gedung tempat usaha, tapi bisa datang langsung ke rumah anak murid anda.

Dalam proses memengembangkan usaha les privat, memang membutuhkan waktu yang lama dan harus fokus.

Analisis Usaha Les Privat

Analisis bisnis les privat

Bagi mereka yang baru memulai, mungkin tidak punya gambaran sama sekali tentang bisnis ini. Di artikel ini, saya memberikan sedikit gambaran analisis bisnis les privat.

Modal Awal Bisnis Les Privat

Seperti disebutkan sebelumnya, bisnis ini tidak butuh modal besar. Bahkan ada juga tenaga pengajar yang hampir tidak keluar modal karena proses pembelajaran dilakukan di rumah siswa.

Namun, setiap bisnis tentu harus ada persiapan modal awal. Dalam hal ini, saya mengasumsikan aktivitas pembelajaran dilakukan di suatu tempat khusus, misalnya di rumah.

Anda harus memiliki perlengkapan seperti papan tulis/ white board, meja, dan buku pelajaran. Berikut biaya perlengkapan tersebut:

  • Papan tulis/ white board = Rp 300.000,-
  • Meja lipat 5 unit @ Rp 50.000 = Rp 250.000,-
  • Buku pelajaran = Rp 200.000,-

Modal awal untuk perlengkapan usaha bimbingan belajar rumahan adalah Rp 750.000,-. Namun, jika aktivitas pembelajaran dilakukan door to door maka biaya di atas dapat dipangkas karena hanya butuh buku pelajaran untuk mengetahui silabus sesuai kurikulum sekolah.

Selain modal awal di atas, Anda juga harus menyiapkan dana untuk pengeluaran bulanan, di antaranya:

  • Beli kuota internet untuk komunikasi = Rp 200.000,-
  • Biaya listrik = Rp 100.000,-
  • Biaya transportasi = Rp 150.000,-
  • Beli alat tulis = Rp 75.000,-

Jadi, dalam sebulan Anda akan memiliki pengeluaran sebesar Rp 525.000,-.

Total pengeluaran Anda di bulan pertama yaitu Rp 750.000 + Rp 525.000 = Rp 1.275.000,-.

Note: Angka tersebut bisa berbeda, tergantung besarnya biaya perlengkapan di masing-masing tempat.

Pendapatan Bulanan Usaha Les Privat

Sebagai ilustrasi, sebut saja Anda mengajar anak SMA dengan mata pelajaran matematika.

  1. Misalnya ada 5 anak, dan belajar privat 3 kali dalam seminggu. Biaya les privat yang Anda bebankan ke orang tua siswa adalah sebesar Rp 20.000,- per pertemuan.
  2. Misalnya pembayaran dilakukan setiap pertemua, maka satu kali pertemuan Anda akan mendapat Rp 100.000,-. Dalam seminggu pendapatan Anda 3 x Rp 100.000 = Rp 300.000,-
  3. Misalnya ada 3 kelompok anak yang mengikuti les privat dengan Anda. Maka pendapatan dalam seminggu adalah 3 x Rp 300.000 = Rp 900.000,-.
  4. Anda juga melayani les privat datang ke rumah yang biayanya Rp 70.000,- per anak. Ada 2 anak dengan jadwal 3 kali pertemuan dalam seminggu. Maka pendapatan dari situ 2 x 3 x Rp Rp 70.000 = Rp 420.000,- per minggu.
  5. Pendapatan Anda dalam satu minggu menjadi;
    Rp 900.000 + Rp 420.000 = Rp 1.320.000,-
  6. Selanjutnya, dalam satu bulan ada 4 minggu sehingga pendapatan Anda per bulan adalah 4 x Rp 1.320.000 = Rp 5.280.000,-.

Note: perkiraan pendapatan di atas hanya ilustrasi saja. Besar pendapatan tersebut tergantung biaya les privat dan jumlah siswa.

Keuntungan Usaha Les Privat dan Estimasi Balik Modal (BEP)

Dari penjelasan ilustrasi pengeluaran/ modal dan pendapatan perbulan di atas, kita dapat mengetahui estimasi BEP dan keuntungan bisnis ini.

Rp 5.280.000 – 1.275.000 = Rp 4.005.000,-

Artinya, Anda sudah bisa langsung BEP dan untung di bulan pertama. Dengan catatan, Anda harus segera punya anak didik di bulan pertama. Jika masih punya waktu luang, Anda bisa mencoba salah satu usaha jasa yang tidak menghabiskan waktu.

Prospek Bisnis Les Privat yang Menjanjikan

Usaha les privat termasuk mudah untuk dilakukan dan tidak butuh modal besar. Bisnis ini bisa dijalankan oleh siapa saja, termasuk; mahasiswa, guru, hingga karyawan.

Banyak yang menganggap bisnis ini sebagai usaha sampingan. Meskipun begitu, tidak sedikit yang menjalankan bisnis les privat secara serius karena melihat prospeknya.

Berikut ini beberapa poin yang membuat prospek bisnis les privat menjanjikan:

  • Pendidikan merupakan salah satu kebutuhkan dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang.
  • Dunia pendidikan punya pangsa pasar yang besar karena adanya anggapan bahwa pendidikan bisa mempengaruhi masa depan.
  • Sebagian besar orang tua sangat perhatian pada pendidikan anaknya. Dan merasa perlu untuk memberikan les privat pada anak agar meningkatkan nilai di sekolah.
  • Modal awal untuk memulai usaha les privat termasuk sangat minim.
  • Model pembelajaran bisa dilakukan secara offline maupun online.
  • Penghasilan dari bisnis ini termasuk cukup besar, tergantung pasar yang dibidik (SD, SMP, SMA).

Selain poin-poin yang disebutkan di atas, masih ada hal lain yang menjadi alasan bahwa bisnis ini sangat prospektif.

Tantangan dan Kelemahan Usaha Les Privat

Prospek bisnis ini sangat bagus, tetapi ada juga tantangan dan kelemahannya. Berikut ini adalah beberapa tantangan dan kelemahan yang akan dihadapi bisnis les privat atau bimbingan belajar.

  • Bisnis les privat termasuk dalam bisnis yang memiliki persaingan tinggi. Kompetitor tersebut berasal dari pemain baru maupun pemain lama seperti Ganesha Operation, Teknos, Primagama, dan lainnya.
  • Setiap sekolah memiliki silabus dan metode belajar yang berbeda. Dengan begitu, pengajar les privat harus menemukan metode pembelajaran yang tepat agar siswa dapat mengerti materi pembelajaran.
  • Pada umumnya orang tua lebih percaya lembaga bimbingan belajar ternama sehingga usaha les privat yang baru akan lebih sulit memasarkan bisnisnya.

Meskipun terdapat tantangan dan kelemahan dari bisnis ini, namun tentu saja selalu ada celah yang bisa dimanfaatkan. Bila memiliki strategi pemasaran dan bisnis yang tepat, niscaya usaha les privat Anda akan terus berkembang.

Selamat mencoba

Rio Brian

Rio Brian adalah content writer, editor, dan sekaligus co-admin di Maxmanroe.com. Memiliki minat besar pada bisnis online, social media, dan blogging.

5 thoughts on “Cara Memulai Usaha Les Privat Dengan Modal Minim”

  1. Assalamualaikum ka mau tanya apakah mebuka les privat door to door perlu pakai formulir…?

    Reply
  2. sediakan pula fasilitas yang memadai dan tentunya jangan lupa masukin anggaran.
    biasanya bisnis privat apalagi untuk bimbel anak SMA atau kuliahan butuh kursi kuliah. praktis dan ekonomis karena bisa dilipat dan tidak perlu lagi meja.

    Reply
  3. Kak mau tanya masalah legalitas usaha les privat apakah harus memperoleh surat izin buka usaha atau tidak perlu?

    Reply
  4. sebagai guru matematika, usaha ini sepertinya sangat cocok untuk dimulai.
    trima kasih lae untuk idenya.

    Reply

Leave a Comment