Beranda Blogging 8 Tips Membeli Domain dan Hosting untuk Website Anda

8 Tips Membeli Domain dan Hosting untuk Website Anda

Tips Membeli Domain dan Hosting

Bagi rekan-rekan pemula yang baru saja mulai belajar membuat website, seringkali menemui kebingungan tentang langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan setelah membeli domain dan hosting.

Namun, sebelum melakukan langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan setelah membeli domain dan hosting, alangkah lebih baiknya jika Anda menyimak tips memilih hosting dan domain berikut ini :

1. Kebutuhan Hosting

Seperti apa kebutuhan hosting yang kita perlukan, akan sangat menentukan besaran space hosting yang akan kita ambil, hal lainnya seperti lokasi server, dan support hosting juga perlu Anda pertimbangkan. Jika website Anda termasuk website baru, maka kapasitas hosting yang diperlukan tidak sebesar website lama / existing website.

Niagahoster menyediakan layanan web hosting murah dengan kualitas terbaik dan juga gratis domain dan SSL.

2. Jenis Website

Sebagai contoh, jika Anda akan membuat toko online, tentunya akan sedikit berbeda ketika Anda akan membuat website profil pribadi, hal ini dikarenakan toko online membutuhkan space yang lebih besar untuk menampung gambar produk yang banyak. Jadi, pastikan jenis website seperti apa yang ingin Anda buat dan sesuaikan dengan space hosting yang akan Anda pilih.

3. Lokasi Server

Siapa target market Anda? Apakah pengunjung lokal atau luar negeri? Penting untuk Anda ketahui, lokasi server yang ditawarkan oleh para penyedia hosting amat beragam, antara lain:

  • Hosting IIX = lokasi server di Indonesia
  • Hosting USA = lokasi server di USA
  • Hosting SG = lokasi server di Singapore
  • Hosting EU = lokasi server di Eropa

Idealnya, semakin dekat lokasi server dengan pengunjung / pembaca website, maka kecepatan proses load website akan lebih cepat bagi pihak pengunjung. Meskipun begitu, kecepatan server tidak hanya dipengaruhi oleh lokasi tetapi juga faktor lain seperti spesifikasi hardware server. Oleh karena itu perhatikan juga spesifikasi server yang ditawarkan oleh layanan web hosting.

4. Pilih Ekstensi Nama Domain yang Populer

Ketika akan memilih nama domain, usahakan cari yang ekstensi domain yang populer, seperti .com, .net, .web.id. Karena secara psikologis, orang akan cenderung mengetikkan ekstensi domain .com disaat menuliskan alamat suatu website. Karena memang ekstensi tersebutlah yang paling populer.

Nah, kembali lagi ke topik setelah membeli domain dan hosting. Pasti tidak asing lagi dengan pertanyaan dibawah ini :

  • Apa yang harus saya lakukan dengan domain saya?
  • Bagaimana cara masuk ke hosting saya?
  • Cara install WordPress di hosting bagaimana?
  • Lalu, cara supaya website saya segera LIVE gimana ya?
  • … bla bla bla …
  • … bla bla bla …

Nah, jika Anda adalah pemula, dan sering menghadapi pertanyaan seperti di atas, tips berikut ini mungkin dapat membantu Anda.

5. Periksa Email dari Hosting Provider

Ya, serius, ini benar-benar langkah pertama yang harus Anda tempuh. Karena begitu Anda membeli domain dan hosting dari provider manapun, biasanya mereka akan mengirimkan email pemberitahuan yang berisi informasi akun domain, akun hosting, dan akun client area (akun ke penyedia domain hosting tempat Anda membeli domain dan hosting).

Meskipun pada tiap-tiap penyedia domain hosting pemberian informasi ini bisa berbeda-beda formatnya, setidaknya ada 3 informasi yang akan Anda peroleh.

Nah, dengan informasi akun domain dan akun hosting tesebut, Anda bisa menggunakannya untuk masuk ke domain panel dan hosting panel.

6. Login Ke Area Klien

Langkah selanjutnya adalah Anda harus login ke Area Klien tempat dimana Anda membeli domain dan hosting. Di halaman area klien / client area ini, disamping Anda bisa mengetahui informasi administrasi billing, tiap-tiap penyedia domain dan hosting biasanya juga sudah menyediakan panel untuk mengatur domain dan cPanel hosting melalui halaman Area Klien ini, meskipun masih terbatas pada settingan ID akun domain dan hosting.

Namun beberapa hal yang patut Anda cermati antara lain:

  • Periksa Domain Nameserver Anda, pastikan sudah benar-benar mengarah ke IP Address server hosting yang mau dituju.
  • Cek username dan password untuk masuk ke cPanel hosting Anda.

7. Masuk Ke CPanel Hosting

Langkah selanjutnya adalah masuk ke cPanel hosting. Di sini Anda bisa mulai mengelola website Anda seperti membuat email dengan custom domain, membuat website menggunakan auto installer seperti Softaculous, Fantastico De Lux atau Quickinstall, mengatur letak folder yang ada pada server, dan lain sebagainya.

Jika Anda hendak menggunakan WordPress, Anda bisa langsung menginstalnya menggunakan kedua auto installer tersebut. Sangat mudah dan cepat.

8. Onlinekan Website Anda

Selanjutnya, setelah website WordPress Anda sudah berhasil di instal di hosting, Anda bisa mulai menjalankan website sembari belajar cara menggunakan WordPress dengan mengikuti tutorial yang bertebaran di internet.

Ya, kira-kira begitulah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan setelah membeli domain dan hosting. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Membuat Blog Gratis

3 KOMENTAR

  1. Perihal domain saya sendiri lebih prepare ke .com karena lebih familiar di otak orang Indonesia. Contoh sedang bertanya “Beli baju dimana tuh?” pasti jawabnya di bajuku,com bukan bajuku,net.

    Tapi saya sendiri ada beberapa domain dan salah satunya menggunakan .net dan sama saja dalam hal SEO.

  2. kalau saya ya pastinya domain .com, yg udh di kenal banyak org hehe

  3. Kalau saya sih pilih yang sudah punya branding aja, dan biasa dipakai orang2.. Btw maxmanroe pakai hosting apa ya?

Tinggalkan Balasan