Lakukan Strategi Customer Retention Marketing Untuk Meningkatkan Profit

Strategi-Customer-Retention-Marketing-Untuk-Meningkatkan-Profit

Russell Conwen – Seorang motivator handal yang telah memberikan motivasi lebih dari 6000 kali – pernah menyatakan bahwa banyak orang terlalu sibuk mencari kebahagian, kesempatan, dan lain sebagainya di berbagai tempat, kecuali “kakinya” sendiri. Padahal jika mau sedikit saja melihat ke diri sendiri, di sanalah kebahagiaan itu dapat dengan mudah ditemukan.

Pernyataan #motivator tersebut sesungguhnya dapat diterjemahkan dalam dunia bisnis dan menjadi salah satu rahasia terbesar meningkatkan keuntungan sebuah usaha. Mengapa disebut rahasia? Hal ini dikarenakan sebagian pebisnis lupa memaksimalkan yang telah ada, sementara mereka sibuk mencari peluang baru dan konsumen baru.

Anda tentu harus segera mengubah mindset jika selama ini selalu berusaha mencari pelanggan baru, kemudian mulai menyusun customer retention marketing. Strategi ini sendiri dalam dunia ekonomi diartikan sebagai cara untuk membuat pelanggan bisa tetap setia dengan layanan perusahaan sekaligus membuat pelanggan membeli lebih sering dan lebih banyak.

Apa saja yang bisa dilakukan agar strategi customer retention marketing sukses dijalankan? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini:

Artikel lain: Dahsyatnya Promosi Bisnis Dgn Word of Mouth (WOM) Strategy

1. Tawarkan Lebih Banyak Produk dan Layanan

Apapun jenis bisnis yang dijalankan, pasti ada satu bahkan lebih banyak produk maupun layanan tambahan yang bisa ditawarkan. Anda tentu saja dapat memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.

Jika Anda adalah seorang trainer profesional misalnya, Anda dapat menawarkan produk suplemen sebagai salah satu layanan kepada konsumen. Begitu juga jika bergerak di bidang jasa penyewaan alat-alat pesta, Anda dapat melengkapinya dengan menyediakan layanan badut untuk ulang tahun maupun make up. Dengan demikian, konsumen akan merasa lebih nyaman karena mereka mendapatkan banyak kebutuhan hanya dengan satu kali transaksi.

2. Lebih Banyak Buat Penawaran

Beberapa pebisnis berpikiran bahwa mereka harus mendapatkan konsumen agar bisa melakukan penjualan, padahal sebenarnya Anda perlu melakukan penawaran barang dan jasa terlebih dahulu untuk mendapatkan konsumen. Setelah konsumen didapatkan, pekerjaan Anda tinggal membuat penawaran secara berkala dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan agar mereka tertarik bertransaksi lebih banyak.

3. Memberikan Hadiah Kepada Pembeli yang Sering Melakukan Transaksi

Anda mungkin memiliki satu atau beberapa konsumen yang hampir selalu membeli apapun penawaran yang diberikan, kan? Jika iya, apa yang telah Anda lakukan untuk mengapresiasi mereka? Apakah Anda telah menghubungi secara personal dan menyampaikan rasa terima kasih? Apakah Anda memberikan bonus kepada mereka?

Jika belum, maka segera lakukan secepatnya. Anda perlu mengetahui bahwa orang menyukai pengakuan, dan sebuah hadiah atau ucapan terima kasih atas pembelian yang dilakukan dapat membuat mereka puas sehingga tidak akan segan mengulangi transaksi di kesempatan berikutnya.

4. Bonus Bagi Pelanggan dengan Pembelian Terbanyak

Hampir sama dengan poin diatas, memberikan bonus bagi konsumen dengan pembelian terbanyak adalah langkah yang perlu dilakukan sebagai strategi mendapatkan keuntungan lebih. Hal ini akan memicu konsumen untuk terus melakukan pembelian karena tertarik dengan bonus yang diberikan.

5. Membuat Grup “VIP”

Secara umum, setiap orang menyukai ekslusifitas dan perasaan memiliki. Anda dapat memanfaatkan sisi ini untuk membuat grup khusus yang memberikan penawaran menarik bagi pesertanya, mulai dari potongan harga hingga bonus tertentu. Hal ini merupakan salah satu cara terbaik untuk memicu transaksi lebih banyak.




6. Analisa Kebutuhan Pelanggan

Mengetahui kebutuhan pelanggan adalah hal yang perlu dilakukan bukan hanya untuk meningkatkan pelayanan, namun juga untuk menjaga kepuasan konsumen. Lakukan penelitian kecil terhadap apa yang disukai dan tidak disukai pelanggan, kemudian aplikasikan dalam produk maupun jasa yang ditawarkan.

7. Komunikasi Persuasif

Menjaga komunikasi dengan pelanggan perlu dilakukan agar mereka tahu perkembangan bisnis yang tengah dijalankan. Anda dapat menginformasikan produk terbaru maupun penawaran khuss lewat pesan singkat hingga newsletter agar mereka tetap update.

Baca juga: Tips Ampuh Agar Konsumen Jadi Pelanggan Setia

8. Jual Produk dan Jasa yang Bisa “Diperbarui”

Juallah produk maupun jasa yang dapat diperbarui agar pelanggan terus-menerus melakukan transaksi pembelian. Anda yang bergerak body building yang menawarkan suplemen makanan bisa mendapatkan keuntungan, karena:

  • Suplemen makanan dapat dijual karena sesuai dengan bisnis yang dijalankan
  • Suplemen makanan merupakan produk yang dapat diperbarui karena jika telah menggunakan, pelanggan akan membelinya kembali apabila telah habis.

Anda tidak perlu bersusah payah meningkatkan keuntungan bisnis karena nyatanya hal ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan potensi pelanggan yang telah ada. Sudahkah Anda siap meraih keuntungan maksimal dengan strategi customer retention marketing?



1 comment on this postSubmit yours
  1. Kebetulan tugas akhir saya saat kuliah S1 menyangkut Manajemen Mutu Terpadu atau Total Quality Management (TQM). Jika dikaitkan dengan point-point yang ada dalam tulisan ini, mencakup 8 point besar maka tampak jelas korelasinya dengan unsur TQM yaitu “Fokus pada pelanggan”.
    Karena saat ini pandangan bahwa pelanggan adalah raja harus segera dihilangkan. Karena bisnis yang baik harus memperlakukan pelanggan sebagai partner atau rekan kerja yang sama sama saling menguntungkan.
    Itu menurut saya. Mohon pencerahan pak :) terima kasih

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud