Beranda Bisnis Rumah Bersubsidi: Harga, Syarat, Hingga Cara Mendapatkannya

Rumah Bersubsidi: Harga, Syarat, Hingga Cara Mendapatkannya

Rumah Bersubsidi

Masih banyak orang yang belum tahu informasi mengenai rumah subsidi yang dicanangkan oleh pemerintah agar masyarakat dapat mendapatkan rumah layak huni dengan harga murah yang dikenal dengan Program Sejuta Rumah.

Kurangnya sosialisasi mengenai rumah subsidi membuat masyarakat belum banyak yang mengetahui info rumah subsidi murah. Berikut adalah rangkuman informasi tentang rumah subsidi, mulai dari harga, syarat mendapatkannya, untung/rugi, hingga cara mendapatkan rumah bersubsidi.

Harga Rumah Subsidi

Berikut ini adalah tabel daftar harga rumah subsidi untuk tahun 2019 dan 2020 berdasarkan Keputusan Menteri PUPR No. 535/KPTS/M/2019 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak yang Diperoleh Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi.

Wilayah20192020
Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)Rp 140 jutaRp 150,5 juta
Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai)Rp 140 jutaRp 150,5 juta
Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu)Rp 153 jutaRp 164,5 juta
Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepri (kecuali Kepulauan Anambas)Rp 146 jutaRp 156,5 juta
Jabodetabek, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara, Kepulauan Anambas, Kab. Murung Jaya, dan Kab. Mahakam UluRp 158 jutaRp 168 juta
Papua dan Papua BaratRp 212 jutaRp 219 juta

Syarat Kepemilikan Rumah Subsidi

  • WNI
  • Berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Tidak memiliki rumah atau belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah
  • Gaji per bulan minimal 4 juta untuk rumah tapak atau 7 juta untuk rumah susun
  • Memiliki eKTP yang terdaftar di disdukcapil
  • Memiliki NPWP
  • Memiliki SPT tahunan PPh orang pribadi
  • Pengembang properti wajib terdaftar di Kementrian PUPR (sireng.pu.go.id)
  • Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan dari pemerintah

Informasi lebih lengkap mengenai syarat, ketentuan, larangan, sanksi, denda, hak, dan kewajiban dapat Anda lihat di website KPR BTN Properti atau pihak bank/pengembang.

Keuntungan Rumah Bersubsidi

Rumah Subsidi
Image via Google.com
  1. DP Ringan

Harga rumah bersubsidi yang ditawarkan oleh pihak pengembang di wilayah Jabodetabek berada pada kisaran harga Rp 148 jutaan. Dengan harga yang cukup murah tersebut Anda dapat membayar DP atau down payment sebesar Rp 10 juta. Bahkan banyak pengembang yang menawarkan untuk pembayaran DP hanya sebesar 1% dari total harga yang ditawarkan.

  1. Cicilan Ringan

Keuntungan kedua yang akan Anda dapatkan adalah cicilan yang dibayar dengan harga ringan. Rata-rata untuk cicilan per bulan dikenakan sekitar 1 jutaan dengan bunga tetap yang bisa dibayarkan dengan jangka waktu penyelesaian hingga 20 tahun.

Dengan harga yang semurah itu Anda bisa mencicil rumah tanpa harus terbebani dengan biaya cicil yang memberatkan. Berbeda dengan rumah tanpa subsidi yang berharga ratusan juta bahkan miliyaran untuk dapat memilikinya.

Rumah bersubsidi dapat Anda jadikan alternatif pilihan jika Anda memiliki kondisi keuangan yang tidak terlalu baik. Gaji Anda dapat Anda sisihkan untuk membuka usaha serta memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa takut cicilan rumah akan terkendala.

  1. Rumah Siap Huni

Dengan harga murah Anda sudah mendapatkan rumah siap huni tanpa perlu repot-repot membangun rumah sendiri yang bisa jadi memerlukan biaya lebih besar dari harga rumah bersubsidi.

Anda juga akan mendapatkan rumah siap huni tanpa menunggu proses pembangunan dan risiko kegagalan karena pengembang tidak memperkenankan pembeli untuk membayar DP sebelum rumah selesai.

Adapun ukuran dari rumah subsidi tersebut saat ini sudah mencapai tipe 72, namun rata-rata dengan tipe 25 atau tipe 36. Dengan tipe ini denah rumah dapat Anda tata dengan 2 KT dan 1 KM. Meskipun tampak sederhana, nantinya saat dihuni Anda dapat membuat lebih menarik dengan penataan tertentu.

Kekurangan Rumah Bersubsidi

Image via housingestate.id
  1. Cukup Jauh dari Pusat Kota

Meski harganya murah, rumah bersubsidi rata-rata dibangun di atas lahan yang cukup jauh dari pusat perkotaan. Hal ini dikarenakan lahan yang jauh dari pusat kota berharga lebih murah.

Hal ini akan menyulitkan Anda untuk mengakses fasilitas-fasilitas yang biasanya terdapat di kota. Meskipun begitu, tentu Anda tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut bila ada akses dan transportasi menuju pusat kota.

  1. Kualitas Bahan Bangunan Standar

Dikarenakan harganya yang murah, maka Anda tidak akan mendapatkan bangunan dengan bahan bangunan yang mewah atau kualitas premium. Rumah tersebut juga tidak begitu luas karena hanya memiliki ukuran luas sebesar 60 meter persegi.

Namun dengan lahan sempit sekalipun sebenarnya Anda bisa menyiasatinya dengan penataan ruang yang pas dan sesuai dengan kondisi lahan sempit.

Agar terhindar dari kerugian akibat kerusakan material bangunan rumah karena kualitasnya, sebaiknya sebelum Anda melakukan proses serah terima kunci dengan pihak pengembang Anda harus mengecek bagaimana kondisi rumah bagian dalam.

Perhatikan juga bagaimana pemasangan keramik, genteng, atau kusen apakah dipasang dengan rapi atau tidak.

Cara Mendapatkan Rumah Bersubsidi

Cara Mendapatkan Rumah
Image via pegipegi.com
  1. Mencari Informasi pada Pengembang Properti

Dengan mencari informasi pada pengembang properti, Anda dapat mengetahui gambaran mengenai rumah subsidi yang digalakkan oleh pemerintah.

Salah satu pengembang yang cukup kita kenal, yakni Perumnas. Adapun pengembang lain, seperti Kirana Surya Perkasa, Tata Bumi Persada, Sadra Utama Indo, Patmindo Raya, Perdana Gapura, atau Bumi Cahaya Mandiri.

Daftar mengenai pengembang properti rumah subsidi ini dapat Anda lihat di beberapa website, seperti btnproperti.co.id.

  1. Informasi dari Media Sosial

Kini telah banyak pengembang properti yang memiliki akun media sosial dalam pengembangan bisnisnya. Anda dapat memanfaatkan akun sosial media Anda untuk mendapatkan informasi mengenai rumah subsidi.

Anda cukup mencari akun pengembang properti dan mengikutinya agar informasi mengenai pembangunan rumah subsidi tidak Anda lewatkan. Beberapa akun instagram yang bisa Anda follow, yakni:

  • @portalbtnproperti
  • @lambangsejati_pt
  • @rumahsubsidibogor
  • Dan sebagainya
  1. Informasi dari Bank

Alternatif lain untuk mendapatkan informasi, yakni menanyakan pada pihak Bank. Anda dapat mendatangi bank-bank yang sudah bekerjasama dengan pengembang properti untuk mendapat informasi mengenai proses KPR yang dibutuhkan banyak masyarakat.

Bank yang telah bekerjasama untuk membagikan rumah properti biasanya memiliki daftar rumah subsidi yang siap dibeli oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Adapun bank yang menyalurkan rumah subsidi, di antaranya:

  • Bank BTN
  • Bank BTN Syariah
  • Bank BNI
  • Bank BRI
  • Bank Mandiri
  • Bank Papua
  • Bank Sumut Syariah
  • Bank BJB
  • Bank BJB Syariah
  • Bank Jatim
  • Bank Jambi
  • Bank Sultra
  • Bank Sulselbar
  • Bank Sumselbabel
  • Bank Kalteng
  • Bank Kalsel
  • Bank Kalsesl Syariah
  • Dsb

Adapun bank yang mendapatkan porsi rumah subsidi lebih banyak, yakni Bank BTN (btnproperti.co.id) dan Bank BRI.

  1. Mendatangi Pengembang Properti Langsung

Mendatangi pengembang properti merupakan cara yang tepat untuk mendapatkan informasi akurat mengenai rumah bersubsidi. Anda dapat mendatangi pengembang properti jika Anda memiliki relasi dengan pihak pengembang properti.

  1. Mengunjungi Booth Pengembang Properti

Cara praktis lainnya untuk mendapatkan rumah subsidi dengan mendatangi booth-booth pengembang properti di pameran atau mall. Biasanya, pengembang properti yang membuka booth tersebut juga memiliki penawaran khusus bagi para pengunjungnya, misalnya potongan harga.

Selain itu, mendatangi booth secara langsung juga mempermudah Anda untuk mendapatkan akses informasi lainnya, seperti bagaimana prosesnya, syaratnya, lokasinya, dan sebagianya.

Cara Agar Tagihan Rumah Subsidi Lancar

  1. Siapkan Rekening Khusus

Rekening khusus perlu disiapkan agar pembayaran DP rumah bersubsidi tidak terpotong oleh hal-hal lain.

Sebaiknya rekening khusus dibuat agar setiap Anda mendapatkan gaji bisa disisihkan untuk membayar DP rumah subsidi dan menghindari penggunaan uang yang tidak perlu. Dengan adanya rekening khusus pembagian gaji bulanan untuk kebutuhan akan lebih tertata.

  1. Gunakan Autodebet

Autodebet dapat digunakan untuk menghindari kejadian lupa menyisihkan pendapatan untuk DP rumah subsidi pada rekening khusus.

Salah satu fasilitas bank yang satu ini dapat membantu Anda menyisihkan uang gaji yang masuk di rekening dengan besaran yang bisa Anda atur dan uang tersebut akan secara otomatis disisihkan.

  1. Lunasi Angsuran Lainnya Terlebih Dahulu

Sebaiknya sebelum berniat ingin membeli rumah bersubsidi pastikan untuk melunasi cicilan-cicilan lain yang belum selesai pelunasannya.

Hal ini dimaksudkan agar tanggungan cicilan Anda tidak semakin membengkak dan mempermudah dalam mengatur finansial. Jika pelunasan belum selesai, fokuskan pada pelunasan tersebut, setelah selesai Anda bisa menambah jumlah untuk biaya DP rumah.

  1. Cari Promo Rumah Subsidi

Jangan ragu untuk menanyakan kepada pengembang properti mengenai promo rumah bersubsidi untuk meringankan DP rumah bersubsidi Anda.

Jika ada promo Anda bisa mendapatkan tawaran menarik seperti diskon, DP ringan, serta bantuan pemerintah mengenai DP rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

  1. Investasi Ringan

Investasi ringan dapat Anda gunakan untuk menambah jumlah DP rumah subsidi Anda. Jangan lewatkan kesempatan untuk menginvestasi barang-barang Anda seperti emas.

Pada saat harga emas meningkat Anda dapat menjualnya untuk menambah penghasilan Anda, sisihkan untuk pembayaran DP rumah bersubsidi Anda.

Mengumpulkan DP meski sulit akan menjadi mudah jika Anda mengaturnya dengan bijak, jangan ragu untuk mencari informasi rumah subsidi murah.

Demikianlah informasi mengenai rumah bersubsidi, mulai cara mendapatkan, hingga cara agar pembayaran tagihan rumah bersubsidi lebih lancar. Semoga bermanfaat!

Oleh Reyhan Ivandi (dekadeko.com)

Baca juga: 4 Alasan Membeli Rumah Sekarang Tanpa Harus Nunggu Rumah DP 0%

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan