Mengapa Hidupmu Datar-Datar Saja Selama Bertahun-Tahun?

Aku ingin begitu, aku ingin begini, ini itu banyak sekali . . .

Begitulah lirik lagu Doraemon yang sering kita dengar semasa kecil. Dan memang benar, berapa banyak hal yang ingin kita lakukan? Berapa banyak hal yang ingin kita capai? Berapa banyak hal yang kita inginkan?

Jelas banyak, dari hal yang masuk akal sampai yang tidak masuk akal. Pertanyaannya adalah, berapa banyak dari hal yang Anda inginkan tersebut sudah tercapai? 1, 3 , 7 hal, atau ternyata tidak ada sama sekali.

Pertanyaannya adalah dari banyak hal yang kita mau capai tersebut, apa langkah yang sudah kita lakukan?

Oke, sekarang 10 detik kedepan pikirkan apa saja yang sudah Anda lakukan

1

2

3

4

5 . . . .

Bingung? Tidak tahu apa? Tidak masalah, karena saya dulu dan kebanyakan orang punya masalah sama seperti Anda. Banyak keinginan tetapi sekali ditanya “apa tujuan hidupmu?” malah bingung, bengong, tanda tidak tahu apa tujuan hidup.

Tidak heran hidup kita flat-flat saja, tidak ada kenaikan, tidak ada penurunan. Masalahnya adalah semua hidup yang flat dekat dengan kematian.

Hidup yang Datar-Datar Saja Sama Seperti Zombie

Tanpa sadar, hidup yang dijalani secara flat membuat kita seperti zombie hidup. Tiap hari hanya menyambung hidup, ironisnya menjadi tidak jauh dari kucing yang setiap harinya hanya menyambung hidup.

Mestinya kita setiap hari harus membangun hidup sebagai manusia yang hidup hanya sekali. Maaf, apa kata-kata di atas agak kasar? Jika Anda merasa sakit, tertusuk dengan perkataan tersebut, izinkan kali ini saja dengan besar hati Anda menerima kata-kata tersebut

Kadang memang perlu rasa sakit agar kita bisa sembuh. Ketika kita kecil dan terjatuh sehingga luka, orang tua kita datang dan memberi kita obat antiseptik.

Apa yang kita rasakan?

Jelas sakit, tapi orang tua kita akan mengatakan tenang saja, dengan obat ini lukanya akan segera sembuh kok. Untuk itu izinkan kata-kata tersebut menyakiti Anda, menyakitkan memang, tetapi itu adalah obat kesembuhan anda.

Minimal sekarang Anda tersadar bukan dengan hidup Anda sendiri? Sesekali kita memang harus mendapat “shock terapi” agar kita tersadar, sakit memang tapi menyembuhkan.

Biarkan kata-kata tersebut menjadi shock terapi bagi Anda. Jangan sampai masalah yang menjadi shock terapi kita terlalu terlambat.




Baca juga: Kami Orang Indonesia, Gaji Pas-Pasan Tapi Gaya Hidup Selangit & Kami Bangga

Jangan Biarkan Hidupmu Flat-Flat Saja

Inilah salah satu alasan mengapa hidup kita flat-flat saja: kita tidak sadar dengan hidup sendiri

Rasanya tahu tujuan hidup tetapi tidak pernah tahu dengan jelas, semuanya mengawang-ngawang. Rasanya sudah tahu apa yang harus dilakukan, tetapi tidak pernah ada rencana yang pasti, apalagi yang dijalankan

Jadi apa yang harus Saya lakukan?

#1. Pertama-tama, ambil selembar kertas dan pena. Sekarang bayangkan seandainya, pena yang Anda pegang adalah pena ajaib. Apapun yang ditulis dengan pena tersebut pasti terwujud. Anda mau menjadi apa, tinggal ditulis dengan pena tersebut pasti terwujud.

Mau menjadi apa Anda?

Pikiran dan imajinasi Anda pasti menjadi liar bukan? Inilah yang Anda perlukan, Anda memerlukan visi yang besar. Hidup hanya sekali, kenapa harus hidup dengan biasa-biasa saja?

Pikirkan mau menjadi apa Anda di kehidupan ini. Ini yang membedakan manusia dan hewan, meski sama-sama makhluk hidup, hewan tidak bisa berpikir dan memiliki visi mau menjadi apa dia, sekali hewan ya begitu hanya makan, tidur, hidup menunggu mati.

Tanpa visi, kita akan mati. Jadi sekarang tulis dengan imajinasi liarmu, visimu!

#2. Yang kedua adalah membuat planning. Tanpa perencanaan, sama saja kita dengan merencanakan kegagalan. So, buat planning untuk mencapat visimu dan action!

Dan ucapkan selamat tinggal kepada hidup yang flat-flat saja!

Artikel dikirim oleh Vincent Valerian dari Reformingheart.com



9 total comments on this postSubmit yours
  1. Sebenarnya semua itu tergantung orangnya. Selama kita enjoy aja menjalani hidup ini, mau datar atau tidak dinikmati dan disyukuri saja. Salam….

  2. Planing sudah lumayan… tapi usahanya yang masih lunak.

    Sebenarnya hampir semua keinginan saya dapat tercapai, tapi selalu perlu proses panjang. Nah… sayanya sendiri sering nggak sabar dengan proses itu sendiri.

  3. MEmang yang saya rasakan segitu gitu juga hdp aku,,tp aku slalu bersyukur sama nikmat Tuhan dan sambil jalan sambil terus memupuk harapan yang masih terus hidup dalam hati saya…doakan mas biar seperti mas,,sudh sukses…amin

    • Seperti siapa mas Syarief? Sperti penulis artikel ini atau seperti saya? :P

  4. sangat betul, hidup saya datar-datar saja karena selama ini saya tidak pernah membuat sebuah target, hidup mengalir begitu saja tanpa ada target, rencana dan action yang super

  5. Ini kena banget waktu saya blm menikah, hidup rasanya flat2 saja. Syukur saat ini sdh bisa merencanakan plan dan beberapa sdh terealisasi…

    • Iyaa mas… sama, dulu sebelum menikah hidup biasa2 aja… Sekarang alhmdllh satu2 tercapai…

  6. Asem… kena banget nih gue

  7. Ane sering tuh merasa hidup flat-flat aja istilahnya sih terjebak dalam zona nyaman sehingga sulit bergerak maju. Solusinya sih kita harus berani mendobrak batas zona nyaman kita.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud