Memahami Ciri-ciri Bisnis Multi Level Marketing Terbaik

Bisnis-Multi-Level-Marketing-Terbaik

Image: dhakatribune.com

Artikel kali ini di rangkum berdasarkan pengalaman Saya sebagai pelaku bisnis MLM 2 tahun yang lalu, semoga dapat menjadi bahan pertimbangan Anda untuk memutuskan bergabung dengan salah satu perusahaan MLM di Indonesia.

Multi Level Marketing atau yang akrab disebut MLM ini pada dasarnya adalah bisnis yang sehat dan memiliki peluang mendapatkan income yang besar, sudah banyak yang membuktikan kesuksesan dari menjalankan #bisnis MLM, pelakunya terdiri dari berbagai golongan, status sosial dan usia, hampir semua orang dapat menjalankan bisnis ini, tidak sedikit yang sukses berkat menjalankan bisnis ini, tentunya bisnis apapun jika di lakukan dengan serius dan konsisten pastilah akan membuahkan hasil yang maksimal.

Hanya saja, seiring perkembangan model bisnis ini dan masuknya perusahaan-perusahaan asing yang terbukti ilegal secara hukum di Indonesia dengan mengatasnamakan bisnis level marketing, membuat perusahaan-perusahaan yang memang murni MLM mendapatkan imbasnya, hasilnya semua bisnis MLM di kait-kaitkan dengan bisnis ilegal seperti bisnis model Pyramyd, Money Game sampai Schame Phonzy. Hal ini membuat image dari MLM sangat buruk di mata masyarakat. Bahkan beberapa bulan kebelakang ini hadir bisnis berkedok MLM dengan konsep manusia membantu manusia dan bisnis investasi bodong, sungguh sangat tidak masuk akal bukan?. Dalam tulisan ini penulis tidak akan banyak membahas bisnis tersebut karena rentan akan unsur provokasi.

Jika membahas mengenai MLM tidak cukup hanya dalam satu artikel saja sebenarnya, karena selama 2 tahun penulis menjalankan bisnis MLM dan mendapatkan kesempatan untuk mereview konsep MLM tertentu. Jadi sudah cukup banyak pengalaman asam manis menjalankan bisnis model ini, untuk itulah penulis mencoba berbagi agar pembaca memahami ciri-ciri Multi Level Marketing terbaik dan sebagai bahan pertimbangan Anda memilih bisnis MLM yang akan dijalankan.

Artikel lain: Fakta Tentang Bisnis MLM di Indonesia, Masih Dianggap SCAM

1. Legalitas Perusahaan yang Jelas

Sebelum memutuskan untuk bergabung dengan bisnis MLM tertentu, hal pertama yang harus Anda cari tahu adalah legalitas dari perusahaan tersebut. Menurut UU N0. 7 Pasal 105 Tahun 2014 tentang perdagangan, pelaku MLM akan dihukum penjara 10 tahun dan denda 10 Miliar, hukuman ini berlaku bagi pemiliki perusahan dan distributor yang menjualnya, jadi berhati-hatilah memilih MLM karena bukannya untung malah buntung. Penting untuk kritis mencari tahu tentang kelegalan dari perusahaan tersebut, karna izin perusahaan saja tidak cukup untuk menentukan kelegalan dari perusahaan tersebut.

Dikutip dari Howmoneyindonesia.com bahwa di Indonesia perusahaan MLM wajib mengantongi surat izin yang sah, SIUP-PL ( Surat Izin Usaha Perdagangan Penjualan Langsung, perlu di catat bahwa izin PT, TDP, NPWP, izin BKPM tidak cukup sebagai dokumen legalitas MLM. Berhati-hatilah dengan member MLM tertentu dengan menggembar gemborkan izin perusahaanya, karena belum tentu legal menurut hukum Indonesia.

2. Produk Bermutu dengan Harga yang Masuk Akal

Dalam menjalankan bisnis MLM apapun akan selalu ada produk yang harus dijual, tetapi kebanyakan orang tidak memperdulikan ini dan lebih mementingkan iming-iming bonus, ini salah besar karna MLM murni mereka menjual produk yang bermutu untuk kemudian membagi bonus kepada membernya.

Sekarang ini marak perusahan yang berkedok MLM tanpa menjual sebuah produk, mereka hanya menjual sistem dengan istilah-istilah yang tidak masuk akal, contohnya istilah A membantu B, hal ini sangatlah aneh dan sangat tidak masuk akal. Yang seperti ini sudah di pastikan bukan MLM melainkan investasi bodong.

Pahamilah, salah satu ciri MLM adalah dengan menjual produk yang bermutu namun dengan harga yang relatif terjangkau.




Ciri produk MLM murni adalah:produk bermutu tinggi,  produk sangat bermanfaat, di butuhkan banyak orang, mendapatkan respon positif dari masyarakat dan harga yang masuk akal. Jika produk MLM tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka saran saya tinggalkan.

3. Peluang Income yang Masuk Akal

Tujuan dari berbisnis MLM adalah mendapatkan peluang income atau bonus-bonus yang banyak di berikan oleh MLM itu sendiri, perhitungan bonus setiap MLM pasti berbeda-beda, untuk menentukan sistemnya baik dan sehat adalah dengan menganalisa, apakah sistem itu hanya menguntungkan salah satu pihak saja atau tidak?, sistem yang baik dan sehat adalah sistem yang dibuat untuk dapat saling menguntungkan, member yang baru masuk akan mendapatkan peluang income yang sama dengan yang sudah lebih dahulu bergabung. Dengan menganalisa sistem income dan bonus ini Anda dapat menentukan mana MLM dengan sistem yang baik dan masuk akal.

Berhati-hati dengan iming-iming income ratusan juta tanpa kerja keras, justru di dalam menjalankan bisnis MLM di butuhkan kerja keras yang extra, mereka yang bersantai-santai akan tetinggal jauh dengan mereka yang serius dan bekerja keras.

4. Support System

MLM terkenal dengan memiliki support system, sistem ini yang akan membantu Anda terhubung kepada Upline. MLM murni memiliki sistem yang baik yang mana akan membantu member baru untuk dapat menjadi member yang unggul yang diharapkan mendapatkan peringkat tinggi. Support systemnya bisa berupa pelatihan dari Upline kepada Downlinenya, bisa berupa event atau seminar yang rutin di selenggarakan oleh perusahaan. Bagi pemula dukungan sistem ini sangat penting untuk menunjang kesuksesan Anda di bisnis MLM ini.

Baca juga: Bisnis MLM Bukanlah Sesuatu Yang Menakutkan

5. Menjual Produk atau Merekrut Member

Bisnis MLM murni selalu menekankan membernya untuk selalu memprioritaskan penjualan produk, bukan semata-mata mencari member agar mendapatkan uang dari hasil pendaftaran member. Perusahaan yang cenderung mengutamakan merekrut member biasanya bukanlah MLM, melainkan Money Game atau arisan berantai. Hal ini penting sebagai salah satu point yang dapat Anda analisa, contohnya dengan memperhatikan presentasi dari para agennya.apakah cenderung mengarahkan Anda untuk menjual produk atau merekrut member. Hal ini sangat mudah untuk anda analisa, tentunya anda sudah memiliki gambaran dari point ke lima ini bukan?.

Sekian sedikit pengalaman yang dapat penulis bagikan selama menjalankan bisnis MLM, mungkin masih banyak faktor lain yang dapat menentukan sebuah MLM itu murni atau tidak. Silahkan tambahkan pengalaman dan saran Anda di kolom komentar sebagai penyempurna artikel ini.

Penulis akan dengan senang hati membalas komentar yang di tujukkan kepada penulis. Silahkan email ke [email protected] jika ingin bertanya lebih lanjut seputar bisnis MLM, saya akan senang hati membalasnya.



7 total comments on this postSubmit yours
  1. Ijin share mas

    Salam kenal dari Wynne, Konsultant Oriflame 😊

  2. jika sistem MLM diadopsi oleh perusahaan asuransi dan fokus merekrut org apakah itu termasuk money game juga..?

    • Asuransi kan produknya jelas pak Putu, kecuali asuransi abal-abal ya.

  3. Bagaimana jika sistem MLM diadopsi oleh sebuah perusahaan asuransi dimana fokus utamanya adalah merekrut orang , apakah bisa atau diperbolehkan oleh aturan….??

    • Pertanyaannya adalah merekrut orang untuk jadi apa, untuk jadi pengguna kah atau untuk menjadi marketer. Kalau untuk jadi pengguna asuransi, tentunya tidak ada yang dirugikan dong, yang merekrut dapat bonus dan si pengguna asuransi dapat perlindungan asuransi.

      Nah kalau merekrut orang untuk jadi marketer, itu kembali lagi metode perekrutannya seperti apa? Apakah untuk bergabung menjadi marketer harus beli asuransi dulu/ membayar sesuatu, kalau sistemnya seperti itu menurut saya perlu dipertanyakan.

  4. 5 poin ciri-ciri mlm terbaik di atas, baru membahas dari segi perusahaan dan legalitas, MENURUT SAYA perlu di tambahkan poin lang lagi……..yaitu sistim.
    Dalam sistim JANGAN ADA:
    1.Biaya registrasi
    2.keanggotaan hangus
    3. turun peringkat
    4.tutup poin
    5 auto maintenance
    6. seimbang kiri-kanan
    7. harus sempurna level
    8. potong bonus
    9……….

  5. bbrp MLM yg sy tau, pasti menekan kan utk merekrut. Trus downline nya nanti belanja, baru kita bisa dpt bonus atau poin di grup jaringan. Kalo sophie martin & oriflame, lebih cpt mana utk mencapai sukses??? Terima kasih

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud