Teknologi Enkripsi Sangat Penting Bagi Keamanan Data di Masa Depan

Teknologi enkripsi akan menjadi sesuatu yang sangat penting bagi keamanan data di masa depan. Hal ini dapat kita lihat dari tingginya permintaan terhadap kontrol dan proteksi pada aset informasi dan data perusaahan di seluruh dunia saat ini, termasuk di Indonesia.

Menurut penilitian Ponemon Institute, penggunaan enkripsi di berbagai perusahaan secara global telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir. Dari tahun 2005 hingga 2016, penerapan enkripsi di berbagai perusahaan telah meningkat hingga 37%. Di saat yang sama, perusahaan yang tidak menggunakan enkripsi mengalami penurunan dari 38% menjadi 15%.

Tren penggunaan enkripsi ini mengalami peningkatan akibat tingginya angka kejahatan siber setiap tahun. Kesalahan karyawan berada di urutan teratas sebagai ancaman utama terhadap data krusial dan rahasia di sebuah perusahaan, selanjutnya adalah kerusakan sistem dan juga hacker.

Penggunaan Enkripsi Meningkat Secara Global

Mulai Mei 2018 mendatang, Uni Eropa akan menetapkan General Data Protection Regulation (GDPR) yang mengharuskan semua entitas bisnis di Eropa untuk menggunakan enkripsi sebagai standar perlindungan keamanan data. Dan peraturan ini akan berlaku juga di berbagai perusahaan di luar Eropa jika memiliki hubungan bisnis atau cabang usaha di benua biru tersebut.

Pada akhirnya, mau tidak mau para pengusaha di Indonesia juga harus menerapkan enkripsi di perusahaannya bila ingin berbisnis dengan negara-negara Eropa.

Penggunaan enkripsi yang paling umum adalah database, komunikasi internet, hard drive laptop, dan backup server. Data yang paling sering disimpan mencakup data karyawan dan SDM, data terkait pembayaran, kekayaan intelektual dan catatan keuangan. Adopsi enkripsi paling banyak tersebar di jasa keuangan, kesehatan dan farmasi, dan industri teknologi dan perangkat lunak.



Saat ini, masih banyak perusahaan di Indonesia yang belum  mengimplementasikan enkripsi sebagai bagian dari sistem keamanan mereka. Inilah alasannya mengapa hampir setiap hari Indonesia menerima 1.225 juta serangan siber dari berbagai negara, misalnya seperti dalam kasus WannaCry, Fireball dan yang terbaru Petya.

Mahirrudin Technical Assistant Prosperita - ESET Indonesia

Mahirrudin Technical Assistant Prosperita – ESET Indonesia

“Indonesia harus segera memperhitungkan teknologi enkripsi untuk menjawab kebutuhan keamanan perusahaan melindungi data seperti di laptop atau komputer desktop, media penyimpanan removable, PDA, server email, atau jaringan perusahaan, termasuk melindungi data dalam transfer seperti email. Pengguna tidak akan lagi kuatir mengakses file dari mana pun dengan aman seperti dari kantor, rumah atau di jalan. Enkripsi akan melindungi data yang dicuri atau hilang, agar tidak mungkin dibaca karena dikodekan oleh mekanisme enkripsi.” kata Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia.

“Kombinasi enkripsi data dengan penggunaan cloud storage atau external drive yang semakin marak digunakan dapat menjadi solusi ampuh dalam melakukan backup data. Setiap kali terkoneksi dengan cloud storage saat menghidupkan komputer, file yang ada hanya dapat dibaca bila tahu kunci yang digunakan untuk membukanya. Di sinilah peran enkripsi sangat berguna menangkal serangan dan human error yang sering terjadi.” tambah Yudhi lagi.

Penggunaan Enkripsi untuk Keamanan Siber

Ada dua waktu dan tempat yang berbeda dimana data perlu dilindungi dari ancaman pencuri online, yaitu: Dalam penyimpanan (data diam) dan saat pengiriman (data bergerak),

  1. Data yang tersimpan mencakup data yang tersimpan dalam file pada semua jenis perangkat: drive yang terpasang pada komputer desktop, yang terhubung ke server, drive pada laptop, dan penyimpanan pada tablet, virtual drive/storage, smartphone, dan perangkat mobile lainnya. Data di USB dan drive portable lainnya juga perlu dienkripsi. Dalam kasus perangkat mobile, laptop, memori USB, dan drive portabel, enkripsi data menawarkan perlindungan jika perangkat hilang dan juga jika dicuri atau diretas. Banyak sistem operasi saat ini mencakup kemampuan enkripsi, sehingga melindungi file yang tersimpan dengan cukup mudah.
  2. Data yang bergerak mencakup semua data yang dikirim melalui jaringan, baik melalui email, transfer file, atau cara lainnya. Jaringan pribadi virtual memungkinkan pengguna jarak jauh mengakses jaringan perusahaan secara aman dan mengenkripsi semua komunikasi selama sesi berlangsung. Ada aplikasi yang mendukung email, SMS, dan transfer file yang aman. Biasanya sudah dapat dipenuhi dengan menggunakan teknologi Secure Socket Layer (SSL).

Standarisasi teknologi ini sudah dilakukan di Amerika dengan mengeluarkan (Federal Information Processing Standard) FIPS 140-2 yang mewajibkan developer untuk mendapatkan sertifikasi agar produknya diakui sebagai bagian dari solusi keamanan.

Beberapa algoritma yang digunakan untuk memenuhi standar ini adalah:

  • AES
  • SHA
  • RSA
  • Triple-DES

ESET Encryption Solution adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi dalam teknologi enkripsi. File and Folder Level Encryption (FLE) dan Full Disk Encryption (FDE). Didukung dengan kemampuan enkripsi yang tinggi setingkat dengan yang digunakan oleh Militer (Military Grade), contohnya:

  • AES 256 bit
  • AES 128 bit
  • SHA 256 bit
  • RSA 1024 bit
  • Triple DES 112 bit
  • Blowfish 128 bit

Teknologi ini adalah salah satu sistem pertahanan paling kuat untuk melindungi data dari pencurian data yang dilakukan oleh para penjahat siber dan serangan dari insider (pihak dalam) musuh dalam selimut yang dapat melakukan penyusupan kapan saja.  Dari sisi pengguna, para praktisi IT di perusahaan dimudahkan dalam pengaturannya, berkat adanya sistem management terpusat sebagai kontrol utama pengelolaan yang dapat dikendalikan secara remote ataupun mobile.

Di dunia bisnis, para pengusaha pasti sepakat bahwa keamanan informasi dan data adalah prioritas utama, karena konsekuensinya akan sangat fatal apabila data berharga perusahaan hilang atau dicuri. Dan dari sekian banyak pilihan, mekanisme keamanan untuk melindungi informasi rahasia yang paling efektif adalah enkripsi. Alasannya, karena untuk saat ini, enkripsi menjadi salah satu garis pertahanan untuk menjaga kerahasiaan data.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud