Kerja di Rumah di Masa Pandemi dengan Trading Forex

kerja di rumah trading forex

Masa pandemi Covid-19 merupakan masa-masa yang sulit bagi masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Sebagian besar kegiatan manusia dibatasi untuk mempersempit kemungkinan penyebaran virus Covid-19 yang kemudian berdampak pada pekerjaan banyak orang.

Pembatasan tersebut mengakibatkan banyak orang mengalami kesulitan dalam bekerja dan mendapatkan penghasilan. Banyak juga pegawai yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaan mengalami kesulitan keuangan.

Tentu saja meski tetap berada di rumah, dapur harus tetap ngebul dan penghasilan harus tetap ada untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk kerja di rumah di masa Pandemi ini?

Pilihan yang bisa kita lakukan adalah menjalankan bisnis online, salah satunya dengan trading forex secara online. Melakukan bisnis trading forex bisa sangat menjanjikan jika Anda mengetahui bagaimana mendapatkan keuntungan dan meminimalisir kerugian.

Kerja di Rumah dengan Trading Forex

Bagi Anda yang tertarik untuk mempelajari cara trading forex secara aman, ada beberapa tips yang harus diingat dan diterapkan, di antaranya:

1. Belajar Forex dari Nol

Trading forex bisa dipelajari oleh siapa saja, tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan tertentu. Salah satu cara belajar trading forex yaitu dengan menggunakan akun demo.

Semua orang bisa mempelajari forex dari nol hingga mahir. Bagaimana pergerakan harga pasangan mata uang di pasar forex, bagaimana cara mendapatkan untung dari fluktuasi, dan bagaimana menghindari kerugian. Untuk mulai belajar, Anda bisa menggunakan akun demo untuk mendapatkan pengalaman berharga.

Selain itu, pelajari dari berbagai situs, baca dan berguru kepada ahlinya agar mendapatkan pengetahuan yang cukup sebelum terjun untuk berinvestasi. Karena melakukan trading tanpa pengetahuan sama saja dengan buang-buang uang. Bukannya untung malah buntung.

Sebagai awal belajar forex, Anda bisa menonton video-video yang ada di YouTube. Misalnya di kanal Petani Forex.

2. Memilih Broker Forex

Broker adalah pelaku pasar forex yang menghubungkan trader individu dengan pasar forex. Jadi, tugas broker adalah mengakomodasi trader individu sehingga dapat melakukan transaksi perdagangan di pasar forex.

Ada banyak sekali broker yang ada di luar sana. Tapi harap berhati-hati karena tidak semua broker layak untuk digunakan.

Banyak broker yang tujuannya untuk membuat trader rugi karena dari kerugian trader lah broker tersebut mendapatkan keuntungan. Broker seperti ini biasa disebut dengan broker bandar. Jenis broker seperti ini tidak benar-benar melanjutkan order trader ke pasar forex, tapi mengelola di pasarnya sendiri.

Berikut ini beberapa broker terpercaya yang bisa Anda gunakan:

  • Exness, regulator Financial Services Authority (FSA).
  • FBS, regulator International Financial Services Commission (IFSC).
  • OctaFX, regulator Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC).
  • BDSwiss, regulator Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC).
  • InstaForex, regulator Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC).
  • MRG Mega Berjangka, regulator Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
  • Monex Investindo Futures, regulator Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
  • GKInvest, regulator Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

3. Memilih Platform Trading

Bila Anda ingin belajar trading forex, pilihlah platform trading yang tepat dan terpercaya. Saya pribadi merekomendasikan Meta Trader 4 sebagai platform trading yang paling mudah digunakan dan terpopuler hingga saat ini.

Anda bisa mempelajari trading dengan mendaftar akun demo untuk belajar bagaimana melakukan trading dengan benar. Pahami dasar-dasar analisis teknikal, cara menggunakan indikator, dan sebagainya dengan sabar.

Pada saatnya, Anda akan benar-benar mengerti cara trading yang baik sebelum memutuskan untuk investasi dengan membuka akun real.

Berdasarkan pengalaman banyak orang, setidaknya butuh waktu 2 hingga 6 bulan untuk belajar cara trading dengan menggunakan akun demo hingga akhirnya bisa cukup mahir.

4. Mempersiapkan Modal

Untuk memulai bisnis tentunya kita butuh modal. Setiap broker memiliki aturan masing-masing terkait minimum deposit.

Jika Anda memiliki modal yang terbatas, misalnya hanya Rp 500 ribu – 1 juta, sebaiknya gunakan bebebrapa broker berikut ini;

  • Exness
  • FBS
  • OctaFX
  • InstaForex

Sebagai pemula jangan terlalu berani dalam mengambil risiko. Siapkan modal yang sedikit saja untuk menghindari kemungkinan mengalami kerugian yang besar di awal memulai trading.

Modal trading bukan hanya uang saja, tetapi Anda harus memiliki akses internet yang cepat dan juga ponsel atau perangkat lainnya seperti PC atau laptop yang lumayan up to date agar pada saat melakukan trading nyaman dan tidak ada masalah dengan perangkat Anda.

5. Membuka Akun Real dan Mulai Trading

Setelah memahami secara detail akun demo, kini saatnya untuk membuka akun real dan melakukan deposit minimal $10 untuk memulai trading. Kemudian pilih aset, misal “EURUSD” lalu pilih Candle Stick lalu pilih 1 untuk menampilkan grafik.

Perlu diketahui bahwa pergerakan harga mata uang sangat fluktuatif sehingga trading harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Risiko selalu ada dan tidak selalu mendapatkan profit jadi perlu kesabaran dan mental yang kuat.

6. Manajemen Keuangan

Sabar dan tidak serakah adalah kunci sukses bisnis trading forex. Pahami manajemen keuangan terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.

Tetapkan batas kerugian maksimal 2% saat transaksi untuk menghindari kerugian besar. Jika terlalu serakah dan tidak sabaran maka dipastikan akan mengalami kerugian bahkan kebangkrutan.

7. Persiapkan Mental ketika Rugi

Setiap melakukan bisnis tentunya tidak selalu untung, pasti adakalanya rugi. Demikian juga dengan bisnis trading forex yang harga mata uangnya fluktuatif dan risiko yang tinggi, di mana keuntungan yang ditawarkan pun menggiurkan.

Memiliki mental untuk siap rugi dan kesabaran yang dibarengi dengan pengetahuan yang cukup tentang trading adalah jalan menuju kesuksesan. Seringkali keserakahan untuk mendapatkan untung besar dengan jalan cepat malah justru membuat seorang trader mengalami keterpurukan.

8. Jalankan Strategi yang Menguntungkan

Setiap orang bisa saja melakukan bisnis trading forex, tapi tidak semua orang bisa sukses. Pasalnya, kebanyakan trader tidak memiliki strategi jitu untuk mendapatkan keuntungan.

Penting untuk diingat bahwa, banyak orang yang tidak sukses di bisnis trading karena mereka tak tahu kapan waktunya berhenti dan mengikuti emosi. Jangan paksakan keberuntungan Anda terus menerus yang justru akan membuat Anda mengalami kerugian yang besar.

Perlu diingat kembali bahwa trading forex merupakan bisnis dengan prinsip dasar High Risk High Return atau semakin tinggi risiko semakin tinggi pula potensi profit yang bisa didapatkan.

Tidak semua orang cocok dengan model bisnis seperti ini. Jika Anda tertarik dengan model bisnis seperti ini, maka Anda bisa mulai mempelajarinya dari sekarang.

Erlinda

Seorang ibu rumah tangga yang berprofesi sebagai ghost writer selama bertahun-tahun. Menjadi kontributor di Maxmanroe.com merupakan salah satu kegiatan yang digeluti di sela-sela kesibukan lainnya.

2 pemikiran pada “Kerja di Rumah di Masa Pandemi dengan Trading Forex”

Tinggalkan Balasan