Julian Tanoto ~ Kembangkan E-Commerce Fashion Berbekal Idealisme

Julian Tanoto
Julian Tanoto via Tinkerlust.com

Dengan semakin mudahnya berbelanja secara online, siapa yang tidak tertarik untuk mendapatkan berbagai keperluan harian bahkan tanpa harus keluar dari rumah. Inilah konsep yang membuat bisnis berbasis online semakin maju di Indonesia.

Membahas sisi yang lebih khusus lagi, dalam industri bisnis fashion online, Indonesia juga termasuk cukup besar bahkan menjadi salah satu yang terbesar di kawasan Asia Tenggara. Potensi inilah yang juga dimanfaatkan oleh Julian Tanoto, seorang pengusaha wanita muda yang berhasrat untuk mengembangkan e-commerce fashion berdasarkan idealisme nya.

Awal Mengembangkan Usaha

Julian Tanoto sudah memulai usaha yang berhubungan dengan dunia fashion sejak tahun 2012. Pada waktu itu dirinya masih memanfaatkan aplikasi media sosial untuk memasarkan produknya.

“Aku dulu menjadi reseller pakaian dari toko online lain. Sampai setelah lulus kuliah, aku nekad untuk riding the wave dengan membuat clothing line dan butik sendiri di tahun 2012,” ungkap Julian.

Artikel lain: Restu Anggraini ~ Sukses Jalankan Bisnis Fashion Muslim RA dan ETU dengan Semangat Kemandirian

Setelah merasa mantap, akhirnya ia memberanikan diri untuk mulai membuka usahanya secara mandiri. Satu hal yang ia percayai adalah, bahwa semua orang berhak untuk mendapat produk fashion berkualitas namun dengan harga terjangkau. Inilah yang menjadi idealismenya.

“Aku sebagai pecinta fesyen melihat kenapa sih fashion harus mahal banget? Padahal semua orang itu deserve to be ashionable, deserve to feel dari baju bagus kan. Dari sini aku jadi pengen punya satu brand yang bisa mewakili semua orang pecinta fesyen,” ungkap gadis kelahiran 14 Agustus 1992 itu.

Perkembangan Usaha Cloth Inc

Meskipun sudah memiliki pengalaman ran cukup lama mengembangkan bisnis berbasis online,  namun tentunya tetap ada permasalah yang harus dihadapi Julian. Permasalahan tersebut lama muncul di awal mengembangkan e-commerce fashion miliknya.

Namun perlahan, ia berhasil mengatasi masalah tersebut. Salah satu cara yang dilakukan adalah memperlebar layanan tidak hanya sebagai online shop yang memproduksi produk fashion, namun juga menjalankan program reseller yang ingin bergabung dalam bisnis tersebut.

Selain itu, yang membedakan bisnisnya dengan e-commerce fashion lainnya adalah proses penggarapan yang semuanya dilakukan secara mandiri. Fashion brand asli lokal yang mengerjakan semuanya sendiri, mulai dari sketch design, mencari material, proses produksi, hingga dijual online.

Produk yang ditawarkan pun selalu up-to-date dengan the latest trend, sehingga Cloth Inc terus menarik minat konsumennya.

“Dengan workshop produk sendiri memungkinkan kami untuk menggunakan model bisnis fast fashion yang masih jarang diterapkan oleh merek lokal lain. Ini menjadi keunggulan dari Cloth Inc,” klaim Julian.

Keberanian Membuka Kesempatan

Menilik kembali berjalan karir Julian, mengembangkan e-commerce di tahun 2012 tentu bukan hal yang umum mengingat pada waktu itu trend belanja online belum sebesar saat ini.

Namun Julian coba mengasah naluri berbisnisnya. Sejak SMA dia sudah memanfaatkan internet untuk berjualan online. Karena itu saat kuliah dan makin mengenal dunia teknologi, Julian tidak ragu-ragu untuk langsung terjun ke dunia e-commerce.

Karena ia percaya akan besarnya potensi jual beli online, dia tetap nekat dan meneruskan situs tersebut hingga dikenal seperti saat ini. Dan beruntung ia berhasil membuktikan naluri bisnisnya benar.

Dalam waktu singkat e-commerce Cloth Inc ini langsung mendapat 4.000 pengguna aktif dari 11.000 pengguna yang terdaftar. Julian menambahkan bahwa ia mengklasifikasikan pengguna aktif sebagai orang yang telah melakukan pembelian dalam tiga bulan terakhir.

Baca juga: Roja Fitridayani ~ Sukses Kembangkan Bisnis Hijab Princess Tanpa Korbankan Pendidikan

“Thankfully sih waktu itu kami langsung ada market, karena sebelumnya kan aku udah ada semacam kayak Facebook page-nya gitu. Jadi aku sudah ada best customer cuma aku re-branding saja dengan nama brand Cloth Inc,” ucap gadis yang pernah bekerja di Intel itu.

Hingga saat ini, pendapatan yang mampu diraih oleh brand Cloth Inc sudah mencapai ratusan juta. Bahkan di tahun 2015 Julian mampu mendapatkan omzet hingga Rp 2,5 milyar!

“Bila dihitung rata-rata pendapatan bulanan Cloth Inc mencapai Rp 250 juta,” tambahnya.

M Majid

Mochamad Majid adalah content writer sekaligus editor di Maxmanroe.com. Menyukai dunia digital media dan fotografi.

2 thoughts on “Julian Tanoto ~ Kembangkan E-Commerce Fashion Berbekal Idealisme”

  1. Memang bisnis di dunia fahion memang lagi trend sekarang, saya juga menjalankan bisnis di dunia fashion & produk kecantikan sebab hasilnya jutaan. kerenlah. thanks infonya.

    Reply

Leave a Comment