Janet Yellen ~ Eksekutif Wanita Pemimpin Tertinggi Bank Sentral Amerika

Janet Yellen ~ Eksekutif Wanita Pemimpin Tertinggi Bank Sentral Amerika

Image dari Investopedia.com
Image dari Investopedia.com

Di saat kondisi ekonomi global yang tidak menentu saat ini, tiap negara tentu sudah berancang-ancang menyiapkan berbagai strategi untuk mempertahankan keselamatan ekonominya. Tak terlepas dengan negara super power, Amerika Serikat.

Menjadi salah satu negera adi kuasa di dunia, Amerika memang terkenal piawai mempertahankan kondisi ekonomi dengan berbagai cara. Namun pernahkah kita berfikir bahwa ada otak-otak luar biasa di belakang kemajuan perekonomian Amerika selama ini. Salah satunya yakni seorang wanita inspiratif bernama Janet Yellen.

Janet adalah Kepala Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang saat ini mengampu banyak kebijakan penting bagi Amerika bahkan hingga skala global. Bisa dibayangkan dibalik sosok seorang wanita tersebut, terdapat kemampuan dan kapasitas yang luar biasa besar untuk mengatur keuangan sebuah negara adi kuasa. Lebih lengkap mengenai kisah dan perjuangan Janet Yellen, bisa rekan-rekan simak pada artikel berikut ini.

Perempuan Dengan Bakat Memukau

Apa yang berhasil Janet Yellen raih saat ini adalah buah dari perjalanan panjang serta kerja kerasnya. Namun ternyata sejak masih muda, ternyata talenta Yellen sudah mulai terlihat utamanya dalam bidang manajemen dan ekonomi.

Yellen terlahir dari keluarga yang bisa dikatakan cukup berada di kawasan Brooklyn, New York. Sang ayah adalah seorang dokter sedangkan ibunya mengambil karir sebagai pengajar di salah satu sekolah menengah di lingkungan tempat tinggalnya.

Setelah lulus dari sekolah menengah dengan nilai yang sangat memuaskan, wanita kelahiran 13 Agustus 1946 ini lantas melanjutkan studi ke Brown Uniersity. Di sana ia mendalami ilmu matematika yang memang sudah menjadi “makanan”nya saat di bangku sekolah menengah. Pada linier studi tersebut, lagi-lagi Yellen mampu menunjukkan prestasi membanggakan.

Artikel lain: Meg Whitman ~ CEO Wanita dengan Gaji Termahal Di Dunia

Namun tak berselang lama, ia memutuskan untuk pindah jurusan pada bidang ekonomi. Kala itu ia yang sudah mulai mempunyai pandangan masa depan merasa bahwa ilmu ekonomi lebih mampu memberi manfaat nyata.

Jenjang studi berikutnya adalah meraih gelar master di Yale University. Di sinilah ia seakan mampu naik level. Pasalnya yang menjadi mentor Yellen kala itu adalah seorang tokoh ekonomi penerima anugrah Nobel, James Tobin.

Perjalanan Karir Janet Yellen

Lepas dari bangku kuliah, karir pertama yang Janet Yellen jalani adalah menjadi asisten professor di Harvard University di tahun 1971. Dari situ nama Yellen mulai dikenal hingga mampu masuk dalam jajaran Bank Sentral Amerika.

Memulai karir mulai dari akar rumput, perlahan karirnya mulai naik. Dan salah satu batu lompatan terbesarny adalah pada saat ia ditunjuk oleh Presiden AS kala itu Bill Clinton sebagai anggota Council of Economic Advisers yang menjadi badan penasehat pribadi kepresidenan.

Dan pada tahun 2004, langkah Janet Yellen semakin mantap dengan penetapany sebagai Kepala Bank Sentral San Francisco. Posisi tersebut disebut-sebut juga menjadi salah satu jembatan untuk menjadi pimpinan The Fed. Dan ia berhasil memanfaatkan peluang dengan saat baik.

Puncaknya yakni saat ini Amerika di landa krisis keuangan di tahun 2007, ia menjadi salah satu pemangku keputusan besar kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika di tahun 2009. Setelah berhasil melepas jerat krisis AS, karir ibu satu anak ini semakin mantap karena ia terpilih menjadi wakil gubernur The Fed pada tahun 2010.

Dan setelah menunjukkan kapasitasnya, Janet Yellen resmi menjadi wanita pertama yang berhasil menduduki puncak kepemimpinan The Fed pada akhir tahun 2013.

Baca juga: Cher Wang ~ Eksekutif Wanita China Pendiri HTC

Kehidupan Pribadi

Di balik sosoknya yang tegas dan penuh wibawa nyatanya istri peraih Nobel bidang ekonomi, George Akerlof ini juga merupakan ibu yang hangat. Di tengah kesibukannnya  yang teramat padat, ia tidak pernah lupa dengan anak semata wayangnya, Robert, yang kini menginjak usia belasan tahun.

Yang menarik adalah Yellen mempunyai hobi unik yang kerap dilakukan bersama sang anak, yakni hobi berburu dan meracik kuliner tradisional. Hobi tersebut tentunya menjadi salah satu sarana pelepas penat bagi dirinya bersama keluarga kecil. Selain keluarga ekonom tersebut juga mempunyai kegemaran hiking yang memang sudah ditekuni Yellen sejak masih muda.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan