Ingin Berbisnis Ecommerce? Bergurulah Pada Bhinneka

Ingin Berbisnis Ecommerce? Bergurulah Pada Bhinneka

ecommerce Bhinneka
Image dari Kaskus.co.id

Orang bijak selalu berkata bahwa pengalaman adalah guru terbaik bagi kita untuk mempelajari sesuatu. Dengan pengalaman kita bisa mengerti apa kekurangan dan kelebihan serta bagaimana berkembang untuk mencapai kesuksesan.

Dalam dunia bisnis bagi kita yang baru memulai, mempelajari pengalaman dari para pendahulu yang sudah menjalankan bisnis dalam bidang yang sama adalah trik pintas untuk mencapai kesuksesan lebih cepat. Dengan menerapkan pengalaman tersebut kita bisa meniru hal-hal yang baik serta membuang sisi buruknya tanpa harus mengalami semua pengalaman tersebut mulai dari awal.

Dan untuk yang ingin terjun di dunia bisnis #ecommerce, salah satu “guru” terbaik yang bisa kita pelajari di rekam jejaknya adalah Bhinneka.com.

Peran Bhinneka Mengembangkan Ecommerce Di Indonesia

Alasan utama mengapa Bhinneka layak untuk kita jadikan contoh dan mempelajari pengalaman di balik pengembangannya, adalah karena Bhinneka merupakan salah satu ecommerce paling tua di Indonesia. Mulai dikembangkan pada tahun 1998, Bhinneka kala itu merupakan satu dari sedikit toko retail yang berani masuk ranah online.

Tantangan utamanya kala itu adalah bagaimana meyakinkan konsumen untuk berbelanja secara online. Karena dengan minimnya jaminan serta kepercayaan waktu itu, tentu akan lebih sulit bagi para konsumen untuk berani melepaskan uangnya terlebih dahulu sebelum mendapatkan barang yang mereka beli.

Artikel lain: Hendrik Tio – Pendiri Bhinneka.com, Website Ecommerce Terbesar Di Indonesia

Namun berkat konsistensi dan pengembangan fitur yang ditawarkan, perlahan kepercayaan konsumen mulai timbul hingga akhirnya trend ecommerce di Indonesia bisa berkembang pesat saat ini. Lalu apakah rahasia di balik kesuksesan Bhinneka mengembangkan layanannya? Berikut lima hal yang bisa kita pelajari.

1. Faktor Infrastruktur

Poin pertama yang bisa dipelajari dari perjalanan kesuksesan Bhinneka adalah dalam hal membangun infrastruktur ecommerce. Terkait hari ini Leo Antonius selaku Director of Business Bhinneka.com menyatakan bahwa seringkali pengusaha pemula lebih terfokus pada bagaimana mengembangkan situs yang “mewah”. Menggunakan teknologi coding yang sulit atau berbagai macam fitur canggih dalam situs, nyatanya tidak serta merta menjamin kesuksesan bisnis ecommerce yang kita jalankan.

Seperti apa yang telah dialami oleh Bhinneka, pada awal pengembangannya tim lebih terfokus bagaimana memberikan solusi pembelian secara online yang efektif dan efisien. Meski tidak mengesampingkan beragam fitur yang ada dalam situs, Namun kita tidak perlu terlalu terfokus pada pernak-pernik tersebut. Karena dengan layanan hosting serta sistem yang sederhana saja, sebenarnya kita sudah bisa menjalankan bisnis e-commerce yang potensial.

2. Faktor Pelayanan

Faktor krusial yang kedua adalah tentang pelayanan. Selama berdiri Bhinneka selalu memprioritaskan pelayanan pada nomor wahid. Langkah yang ditempuh yakni dengan memberikan berbagai keuntungan kepada konsumen agar konsumen bisa yakin dan percaya terhadap kita.

Salah satu strategi yang dijalankan oleh Bhinneka adalah dengan menawarkan keuntungan bebas biaya kirim atau free shipping. Layanan seperti ini pada dasarnya nampak sederhana. Namun bagi para pelanggan utamanya berada di daerah cukup jauh tentu akan merasa diuntungkan dengan fitur semacam ini.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah untuk selalu memberikan tanggung jawab penuh jika terjadi kekurangan atau kesalahan dalam layanan yang diberikan. Kesalahan pengiriman barang, cacat produk atau masalah lain bisa saja terjadi dalam proses transaksi. Jika terjadi masalah, Bhinneka selalu berusaha untuk memberikan solusi terbaik dan menguntungkan bagi konsumen.

3. Faktor Inovasi

Pada saat awal berdiri, Bhinneka tengah menjajaki sebuah ranah bisnis yang tergolong baru. Di sini inovasi sangat dibutuhkan. Dan untuk mewujudkan hal tersebut beberapa langkah yang ditempuh yakni seperti dalam hal pengemasan barang serta proses transaksi pembayaran.

Beruntung saat ini fasilitas serta teknologi telah berkembang begitu pesat dan memudahkan kita ketika ingin mengembangkan sebuah bisnis ecommerce.

Bagi Bhineka sendiri, langkah inovasi yang ditangkap adalah dengan memaksimalkan fitur perangkat mobile. Dengan mengembangkan #aplikasi di berbagai platform mulai dari Android, BlackBerry, iOs, Windows Phone serta Symbian, tentu akan memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen yang ingin mengakses dengan berbagai perangkat.

4. Faktor Diferensiasi

Faktor yang satu ini merupakan hal yang cukup unik untuk diterapkan dalam bisnis e-commerce. Dan yang dilakukan oleh Bhinneka adalah dengan menghadirkan beragam layanan berbeda seperti layanan tukar tambah, bursa barang bekas serta informasi yang terkait dengan solusi perangkat elektronik.

Diferensiasi semacam ini diperlukan agar konsumen bisa meyakinkan diri, mengapa mereka harus memilih layanan kita. Selain itu faktor diferensiasi juga bisa menjadi senjata untuk bertahan dalam persaingan bisnis e-commerce yang semakin sengit.

Baca juga: 5 Situs E-Commerce Yang Sedang Mendominasi Market Online Indonesia

5. Faktor Pengukuran

Dan yang terakhir adalah dalam hal pengukuran bisnis. Leo menyatakan bahwa salah satu keuntungan dalam menjalankan bisnis online adalah kemudahan dalam mengukur segala hal yang terkait dengan kinerja bisnis. Saat ini sudah banyak layanan atau aplikasi yang mempermudah kita melakukan pencatatan bahkan hingga setiap detil transaksi.

Yang wajib diperhatikan adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan dan mengutip keuntungan dari data tersebut. Karena dari data tersebutlah kita bisa merancang strategi bisnis ataupun mengenali kelemahan serta kelebihan bisnis ecommerce kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan