Iklan 5 Detik ~ Konsep Dahsyat Promosikan Diri Super Singkat

iklan 5 detik

Image dari WordPress.com

Bagi rekan-rekan yang mendalam dunia bisnis atau memiliki usaha mandiri, tentu sudah sangat faham bahwa dalam bidang ini diperlukan kemampuan menjual atau marketing yang sangat baik. Kemampuan untuk menjual baik lewat media maupun langsung menggunakan kata-kata, sangat diperlukan untuk bisa menarik minat orang lain.

Dalam menjalankan sebuah strategi marketing sendiri, sudah tak kurang banyak cara ataupun teknik yang dikembangkan oleh berbagai ahli bisnis di seluruh dunia. Teknik-teknik tersebut ada yang beberapa yang cukup rumit serta membutuhkan persiapan sangat banyak. Namun sebagian diantaranya ada yang cukup simpel dan mudah diterapkan.

Satu di antara konsep simple dalam melakukan promosi atau marketing, yakni seperti yang disampaikan oleh founder perusahaan general trading Reitech Solusindo, Reiner Bonafius Rahardja. Pengusaha sukses yang satu ini, dulunya mengaku juga pernah melewati masa-masa sulit menjadi seorang sales marketing. Menawarkan “diri” dari satu orang ke orang lain, kerap diakhiri dengan kegagalan atau tanggapan dingin dari lawan bicara.

Artikel lain: Tips Menjadi Salesman Hebat Dari Joe Girard, Salesman Handal Kelas Dunia

Dari situlah akhirnya Bonafius Rahardja menyimpulkan sebuah teknik yang sangat sederhana untuk mempromosikan diri agar lawan bicara kita baik itu konsumen, rekan bisnis ataupun hingga investor, bisa tertarik dengan apa yang kita tawarkan. Teknik tersebut dinamakan iklan 5 detik.

Mengulik Konsep Iklan 5 Detik

Mengenai konsep dasar dari teknik iklan 5 detik, hal ini berbeda dengan iklan lain seperti yang dijalankan pada media periklanan. Maksud dari teknik ini adalah bagaimana kita bisa sukses mempromosikan apa yang kita lakukan kepada rekan bicara hanya dalam waktu 5 detik.

Pada dasarnya dalam waktu 5 detik kita sudah bisa menyampaikan beberapa poin utama dari apa yang kita lakukan yang nantinya bisa menarik minat lawan bicara untuk menggali informasi lebih dalam. Penyampaian iklan 5 detik juga harus dilakukan pada awal pembicaraan atau pertama kali bertemu dengan seseorang. Hal ini tidak terlepas dari istilah yang mengatakan bahwa “kesan pertama sangatlah menggoda”.

Secara garis besar, dalam sebuah kesempatan Bonafius Rahardja menyampaikan ada beberapa poin utama yang harus dimasukkan dalam perkenalan selama 5 detik pertama. Poin pertama adalah untuk menjelaskan apa yang kita kerjakan.




1. Apa yang Kita Kerjakan

Pada poin awal ini, mungkin dibutuhkan waktu sebanyak 2 detik dengan rentan maksimal 10 kata saja. Dalam waktu ini yang harus kita lakukan adalah menjelaskan perihal apa yang kita lakukan dalam proses bisnis yang akan kita tawar. Maksudnya adalah, semisal kita bekerja di sebuah perusahaan digital agency. Kita tidak bisa menyebutkan langsung bahwa kita bekerja pada bidang tersebut, melainkan gunakan kata-kata yang lebih rinci sebagai contoh, saya mengerjakan analisa data digital untuk mengetahui trend ke depannya.

2. Apa Dampak Untuk Orang Lain

Setelah itu poin berikutnya yang harus disampaikan adalah perihal hasil apa yang akan bisa dirasakan oleh pihak lain dari apa yang kita kerjakan tersebut. Masih sehubungan dengan contoh pada poin 1, dengan pekerjaan analisa data yang telah kita lakukan, dampaknya yakni dapat membantu perusahaan utamanya yang bergerak dibidang digital untuk mampu menguasai bangsa pasar online yang saat ini sudah semakin potensial.

3. Adanya Efek Lanjutan

Dan poin terakhir yang harus kita masukkan dalam teknik iklan 5 detik adalah tentang efek lebih lanjut seperti apa yang mungkin ditimbulkan dari pekerjaan yang kita lakukan. Kembali lagi masih dihubungkan dengan contoh di atas, kita bisa menyebutkan bahwa melihat kenyataan investasi di bidang digital kini jauh lebih terjangkau dan menguntungkan ketimbang iklan di media massa. Dampaknya pengeluaran perusahaan lebih hemat, dan otomatis pendapatan perusahaan akan meningkat pesat.

Dalam kasus nyata, kita bisa membayangkan jika contoh di atas kita terapkan dalam percakapan nyata. Saat pada suatu kondisi kita bertemu dengan seorang investor potensial, lalu ditanya tentang apa yang kita kerjakan, jika kita hanya menjawab “Saya bekerja di sebuah agensi digital” akan sangat kecil kemungkinan investor tersebut tertarik. Karena bisa jadi investor tersebut memang sedari awal tidak ingin menjalin kerjasama di bidang digital agency.

Baca juga: Marketing Mix ~ Perkembangan Konsep Teknik Pemasaran Gabungan

Berbeda dengan kita mengucapkan, “Saya mengerjakan analisa data digital untuk mengetahui trend netizen ke depan. Dengan begitu bisa membantu perusahaan utamanya yang bergerak dibidang digital untuk menguasai bangsa pasar online yang saat ini sudah semakin potensial. Ditambah lagi melihat kenyataan bahwa investasi di bidang digital kini jauh lebih terjangkau dan menguntungkan ketimbang iklan di media massa, tentu dampaknya pengeluaran perusahaan lebih hemat dan otomatis pendapatan perusahaan akan meningkat pesat.”

Sang investor-pun akan menaruh perhatian lebih dan merasa tertantang untuk mengetahui lebih dalam bisnis seperti apa yang kita jalankan.

Ilustrasi di atas hanyalah sebuah contoh dan bisa kita kreasikan sendiri sesuai dengan bidang bisnis yang kita tekuni. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk bisa menjalankan proses marketing yang lebih maksimal.



1 comment on this postSubmit yours
  1. sangat bermanfaat bagi pemula seperti saya untuk meningkatkan kemampuan berbisnis

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud