Google Meluncurkan Adsense Native Ads, Format Baru Iklan Adsense

Beberapa waktu yang lalu Google memperkenalkan format baru iklan Google Adsense, yaitu Adsense Native Ads. Menurut pernyataan dari Google Adsense, rangkaian format iklan terbaru tersebut dirancang agar sesuai dengan tampilan dan nuansa sebuah website atau blog yang pada akhirnya akan memberikan user experience yang lebih baik bagi pengunjung blog Anda.

Dengan diluncurkannya Google Adsense Native Ads menunjukkan bahwa Google ingin memperbaiki kelemahan utama dalam iklan mobile. Format iklan terbaru ini diperkenalkan di Indonesia pada awal Juli 2017, dimana tim Google Adsense Indonesia mengadakan webinar untuk memperkenalkan format iklan native ini kepada publisher mereka di Indonesia.

Adsense Native Ads masuk dalam tiga kategori, diantaranya: In-feed, In-article, dan Matched content. Ketiga jenis iklan ini bisa digunakan secara bersamaan atau bisa berdiri sendiri. Format iklan terbaru ini dirancang untuk:

  • Meningkatkan user experience di blog Anda: tampil secara alami di situs Anda dan menggunakan elemen pengiklan berkualitas tinggi, seperti gambar resolusi tinggi, judul dan deskripsi yang lebih panjang, yang akan meningkatkan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung sebuah website.
  • Tampilan dan nuansa yang lebih baik di berbagai ukuran layar: iklan dibuat agar terlihat menarik di ponsel, desktop, dan tablet.
  • Kemudahan penggunaan: alat pengeditan yang mudah digunakan membantu Anda membuat iklan terlihat lebih baik di situs Anda.

Native In-feed Membuka Peluang Pendapatan Baru dari Feed Blog

Format iklan Google Adsense ini tersedia untuk semua penayang, slot iklan In-feed akan muncul dengan rapi di dalam feed (umpan) di blog Anda, misalnya di daftar artikel atau produk di situs Anda. Iklan ini sangat mudah diatur agar sesuai dengan tampilan dan nuansa konten pada bagian feed (umpan) website Anda.

Berikut tampilannya pada bagian feed blog publisher

Native In-article Menawarkan Pengalaman Periklanan yang Lebih Baik

Format iklan native in-article tersedia untuk semua publisher. Seperti namanya, native in-article akan tampil di dalam halaman konten artikel di website Anda. Dioptimalkan oleh Google untuk membantu Anda memasang iklan yang akan terlihat lebih baik di antara paragraf halaman konten Anda.

Iklan native in-article menggunakan elemen periklanan berkualitas tinggi dan menawarkan pengalaman membaca yang lebih baik kepada pengunjung Anda. Berikut tampilannya pada bagian artikel blog publisher,

Matched Content Mengarahkan Lebih Banyak Pembaca ke Konten Anda

Matched Content hanya tersedia untuk penerbit yang memenuhi kriteria kelayakan. Matched Content adalah alat rekomendasi konten yang membantu mempromosikan konten Anda kepada pengunjung dan berpotensi meningkatkan pendapatan, tampilan halaman, dan waktu di dalam sebuah situs.

Publisher yang memenuhi syarat untuk fitur “Allow Ads” juga dapat menampilkan iklan yang relevan di dalam unit Matched Content, sehingga menghasilkan peluang pendapatan tambahan di dari fitur ini. Berikut tampilannya pada bagian bawah artikel

Kesimpulan;

Sejauh pengalaman saya, performa iklan Google Adsense terbaik adalah iklan yang berada di halaman konten (native in-article). Kita berharap peluncuran format iklan Google Adsense ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi semua publisher di Indonesia.




Saya membuat sedikit kesimpulan mengenai format iklan native in-article Adsense, diantaranya;

  1. Iklan native in-article adalah iklan jenis responsive yang baru saja diluncurkan oleh pihak Google Adsense.
  2. Selain memiliki tampilan visual yang lebih menarik, lebih menyatu dan lebih meningkatkan pengalaman pembaca, iklan native in-article juga dioptimalkan oleh Google Adsense.
  3. Iklan native in-article akan lebih cocok jika diterapkan pada artikel yang cukup panjang. Lokasi yang paling ideal untuk jenis iklan ini adalah tepat di bawah paragraf kedua dalam artikel.
  4. Meski memiliki beberapa kelebihan, iklan native in-article juga memiliki kekurangan, terutama dalam hal CPM. CPM iklan in-article lazimnya tidak cukup tinggi.
  5. Dengan segala kekurangan dan kelebihannya, iklan native in-article cukup layak dicoba untuk dapat meningkatkan penghasilan publisher Google Adsense di Indonesia (yang belakangan ini semakin terpuruk).



9 total comments on this postSubmit yours
  1. Ane masih belum paham dengan sistem yang baru ini

  2. Adsense kok semakin menurun aja ya…
    Dengan iklan terbaru tersebut bagaimana hasilnya? Apakah lebih banyak klik?

    • Banyak yang bilang sih berpengaruh, CTR nya jadi lebih tinggi

  3. inovasinya google adsense selalu ada , tapi penghasilan malah semakin turun perharinya

  4. saya juga sudah pasang iklan native ads tapi saat ini nilai cpc nya kecil sekali

    • CPC Indonesia memang lagi hancur nih

  5. sejauh ini adsense memang terus melakukan inovasi namun disatu sisi penghasilan publiser anjlok..itu yang saya alami walau ada pembaharuan masalah konten

    • Iya ya. Ini karena pengiklan banyak yang nurunin bid nya, ditambah lagi platform untuk beriklan udah semakin banyak pilihan. Pengiklan banyak juga yang beralih ke Facebook Ads dan network yang lain, pada akhirnya nilai CPC Google Adsense menjadi lebih kecil

  6. Penghasilan Google Adsense memang lagi parah-parahnya ini. Sudah berbulan-bulan cpc nya kecil sekali…harus ada perubahan besar-besaran dari segi trafik dan tampilan web biar bisa kembali lagi seperti dulu

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud