Fauzan Helmi ~ Tawarkan Teknologi Sebagai Solusi Masalah Transportasi

Fauzan Helmi

Image dari Youngsters.id

Transportasi merupakan kebutuhan umum bagi masyarakat di Indonesia. Terutama yang berada di kawasan kota besar, transportasi saat ini sudah semakin padat bahkan dibumbui dengan berbagai ancaman kecelakaan.

Inilah alasan mengapa banyak insan kreatif yang berupaya untuk menawarkan solusi terutama demi memecahkan masalah transportasi di perkotaan. Salah satunya yakni apa yang dilakukan oleh Fauzan Helmi dengan menciptakan aplikasi TemanJalan.

Aplikasi ini, secara umum mempunyai fungsi sebagai jembatan antara pemilik alat transportasi baik itu mobil maupun motor, dengan orang lain yang mungkin bisa menjadi teman perjalanan. Keuntungan, selain dapat menjalin silaturahmi, #aplikasi ini tentu juga mampu mengatasi kemacetan karena padatnya kendaraan.

Terinspirasi Masalah Pribadi

Sebagai seorang mahasiswa, tentu seringkali memikirkan masalah transportasi ketika pergi ke kampus. Bagi yang tidak mempunyai kendaraan, pilihan transportasi umum adalah satu-satunya hal yang bisa di ambil. Namun, transportasi umum terkadang juga bukan solusi yang tepat. Oleh karena itu, diciptakanlah aplikasi TemanJalan.

Sang founder, Fauzan juga mengalami masalah yang sama. Ia sering melihat sebenarnya ada juga teman yang mungkin searah yang bisa dimintai tumpangan.

Artikel lain: Arbi Pramana ~ Sang Jawara Kompitisi Hingga Sukses Kembangkan Startup Desain Teknologi

“Ide ini berangkat dari kehidupan yang saya lihat sehari-hari di kampus. Ada banyak mahasiswa yang tinggal berdekatan, namun mereka berangkat sendiri-sendiri dan mengeluarkan banyak biaya untuk ongkos transportasi. Padahal di dekat mereka ada teman yang searah yang bisa ditumpangi sekaligus jadi teman seperjalanan,” ungkapnya.

Dari situlah, ia mengajak dua sahabat Rasmunandar Rustam dan Caraka Nur Azmi untuk mulai mengembangkan aplikasi sesuai dengan ide awal tersebut. Tempatnya pada bulan Agustus 2015, konsep dari layanan TemanJalan.com sudah mulai terlihat. Semuanya dijalankan secara bootstrap atau pendanaan pribadi didukung dengan kemampuan ilmu komputer yang mereka miliki.

Pada waktu itu, salah satu harapan yang ingin dicapai adalah bisa membantu semakin banyak mahasiswa untuk mempermudah sarana transportasi menuju kampus.

“Dengan TemanJalan kami berharap banyak mahasiswa bisa memanfaatkan fitur untuk berbagi tumpangan secara aman, mudah, dan menyenangkan,” tutur Fauzan.




Sistem Layanan TemanJalan

Yang unik dari layanan ini adalah sama sekali tidak melibatkan urusan finansial. Jadi baik dari memberi tumpangan maupun yang menumpang, semuanya didasari rasa ingin membantu dan juga menjalin pertemanan.

Ketika awal mempopulerkan layanan, Fauzan memperkenalkan kepada komunitas anak-anak kampus di Universitas Indonesia tempat mereka menimba ilmu selama ini. TemanJalan menerapkan verifikasi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) bagi mahasiswa yang mendaftar.

Dari situlah perlahan layanan ini mulai dikenal bahkan saat ini sudah ada lebih dari 50 kampus di kawasan Jagotabek yang memanfaatkan layanan TemanJalan.

“Selain dapat menjadi ajang networking on-the-go, kami berharap TemanJalan juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai salah satu solusi dalam menghadapi kemacetan perjalanan di Jakarta  mengurasi macet, mengurangi polusi dan bisa mendapatkan nilai bertemu orang yang berbeda. Sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan,” jelas Fauzan.

Sosok Yang Berprestasi

Mengungkap kisah personal dari seorang Fauzan Helmi, ia merupakan sosok yang bisa dibilang bertalenta terutama di bidang teknologi. Tempat tinggal lama di luar negeri, menjadikan pola pikir Fauzan lebih solutif apalagi melihat beragam masalah yang ada di Indonesia.

“Keadaan itu sangat berbekas di diri saya, dan mungkin itu yang membentuk pemikiran saya seperti ini. Misalnya naik angkutan umum sambil bergelantungan di pintu. Itu sesuatu yang kriminal kalau di Jerman. Di sini boleh, dan terasa menyenangkan,” kisahnya.

Di situlah ia mulai menciptakan beragam terapan teknologi sejak masih berseragam putih biru. Kala itu ia bahkan mampu menjuarai Indonesia ICT Awards (INAICTA) berturut-turut tahun 2008 dan 2009 serta Merit Award pada Asia Pacific ICT Awards kategori Secondary School Project 2009.

Baca juga: Sumber Inspirasi, Inilah 5 Kartini Masa Kini yang Sukses Berkarya di Bidang Teknologi

Target ke depan yang ingin diraih adalah, untuk semakin memperluas cakupan layanan TemanJalan. Dengan dukungan aplikasi berbasis Android dan iOS, nantinya ada beberapa fitur baru yang diterapkan antara lain layanan untuk para pekerja.

“Selain dapat menjadi ajang networking on-the-go, kami berharap TemanJalan juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai salah satu solusi untuk mendukung kebijakan plat ganjil-genap yang sudah mulai diuji coba di Jakarta,” ucap Fauzan.




1 comment on this postSubmit yours
  1. Apa pulangnya nggak bingung cari penumpang jalan lagi, apa pulangnya pakai aplikasi itu lagi?
    Tapi ini mkerupakan ide yang bagus, guna mengurangi pencemaran udara di jakarta juga hemat serta bagus utk bersosiallita

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud