Dr. Warsito P. Taruno ~ Penemu Alat Terapi Kanker yang Telah Diapresiasi Ahli Medis Dunia

Dr. Warsito

Image dari Tempo.co

Salah satu penyakit yang hingga saat ini masih menjadi momok menakutkan bagi banyak masyarakat adalah penyakit kanker. Penyakit yang dapat menyerang beragam anggota tubuh dan sistem kerja tubuh tersebut tiap tahunya telah memakan banyak sekali korban bahkan disebut sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

Untuk menyembuhkan penyakit kanker, metode umum yang paling banyak digunakan yakni dengan cara kemoterapi. Namun selain membutuhkan biaya yang sangat mahal, terapi ini juga mempunyai dampak efek samping yang juga tak kalah menyakitkan. Namun kita wajib berbangga karena kini telah ditemukan sebuah alat terapi yang terbukti secara medis mampu menyembuhkan penyakit kanker dengan biaya dan efek samping yang lebih kecil. Yang lebih membanggakan adalah ternyata alat tersebut ditemukan oleh peneliti asli Indonesia bernama Dr. Warsito P. Taruno.

Memulai riset pembuatan alat terapi dengan tujuan untuk menyembuhkan sang kakak yang mengalami penyakit kanker payudara, kini temuan Dr. Warsito justru menggemparkan dunia medis tidak hanya di Indonesia namun juga hingga kancah dunia.



Berawal Dari Keinginan Menyembuhkan Sang Kakak

Dr. Warsito P. Taruno merupakan seorang peneliti asli Indonesia yang berkarir sebagai pendidik di Universitas Shizuoka, Jepang. Mengambil spesialisasi sebagai ahli tomografi, Dr. Warsito memang sudah lama mempunyai fokus untuk mengembangkan alat terapi penyakit kanker. Keinginan besar dirinya untuk mengembangkan alat tersebut tak lepas dari penderitaan sang kakak perempuan, Suwarni yang sudah mengidap penyakit kanker payudara stadium IV.

Sebagai adik yang mempunyai kapasitas dan kapabilitas untuk menolong sang kakak, Dr. Warsito lantas berupaya untuk meneliti sebuah alat terapi yang dapat digunakan untuk membunuh sel kanker. Setelah reset selama waktu yang tidak sedikit, akhirnya ia berhasil membuat sebuah alat yang dinamakan Breast Cancer Electro Capacity Therapy. Alat yang berbentuk seperti bra pada umumnya tersebut telah dimodifikasi dengan penambahan #teknologi khusus yang dapat menghilangkan atau membunuh sel kanker.

Setelah alat tersebut berhasil dibuat, kemudian ia langsung mengaplikasikannya pada sang kakak. Pada awal pemakaian nampak beberapa efek samping yang memang cukup mengganggu. Namun ia memahami bahwa hal tersebut merupakan bagian dari proses penghancuran dan pengeluaran sel sel kanker.

Artikel lain: Niluh Djelantik ~ Founder Nilou Shoes, Brand Sepatu Asli Indonesia Dengan Konsumen Para Pesohor Dunia

“Hanya saja kakak saya merasa gerah, keringatnya  jadi berlendir dan sangat bau. Nggak cuma itu, urin dan fesesnya (kotoran) pun baunya lebih busuk. Tapi nggak perlu khawatir, karena ini menandakan sel-sel kanker yang sudah dihancurkan oleh alat terapinya itu sedang dikeluarkan atau detoksifikasi,” ujarnya.

Setelah dijalankan selama 1 bulan ternyata hasilnya sangat menggembirakan. Sang kakak yang sebelumnya berada di tahap kanker payudara stadium 4, kini sudah dinyatakan negatif mengidap kanker. Dari situ ia tentu sangat bahagia dan bersyukur karena usaha untuk menolong sang kakak dapat berjalan dengan baik.

Berkembang Untuk Menyembuhkan Berbagai Jenis Kanker

Setelah terbukti mampu memberikan hasil positif dalam usaha penyembuhan kanker payudara, Dr. Warsito tak lantas menghentikan upayanya untuk terus mengembangkan alat terapi ciptaannya. Bahkan tak lama setelah menolong sang kakak, ia juga memberikan terapi pada seorang penderita lumpuh total akibat kanker otak. Penderita yang masih berusia belia tersebut kemudian ia buatkan alat terapi khusus berbentuk helm yang telah dilengkapi dengan teknologi serupa dengan alat terapi kanker payudara yang ia ciptakan sebelumnya.

Setelah menunjukkan hasil efek samping yang serupa dengan sang kakak, lambat laun perkembangan positif mulai dirasakan oleh pasien. Ia yang sebelumnya tidak bisa bergerak sama sekali, lama kelamaan sudah bisa bangun serta menggerakkan tangan dan kakinya. Dan dalam 2 bulan pemuda tersebut dinyatakan telah sembuh dari kanker otak. Pencapaian inilah yang kemudian membuat Dr. Warsito semakin banyak dicari tidak hanya para penderita kanker namun juga tenaga medis dari dalam dan juga luar negeri.

Selain itu untuk menyesuaikan dengan beragam kanker yang menyerang bagian tubuh lain, alat terapi kanker yang dibuat oleh Dr. Warsito dibuat dalam bentuk lain seperti rompi, celana, selimut, masker serta beberapa bentuk lain. Dengan begitu penggunaan alat terapi miliknya dapat diaplikasikan pada beragam jenis kanker.

Baca juga: Linda Sudarsono ~ Kesuksesan Desainer Batik Indonesia Di Negeri Sakura

Temuan Dr. Warsito Menarik Minat Ahli Medis Dunia

Penghargaan dari luar negeri juga berhasil ia  dapatkan di antaranya adanya pesanan alat terapi dari beberapa universitas dan unit medis dari beberapa negara seperti pemesanan alat terapi breast activity scanner dan brain activity scanner dari Universitas King Abdul Aziz, Saudi Arabia. Tidak hanya itu pesanan juga datang dari rumah sakit di negara India serta juga Belgia. Bahkan kabar terakhir menyebut bahwa Dr. Warsito baru saja terbang ke negara Belgia untuk mulai mengembangkan lebih lanjut alat temuanya tersebut.

Melihat apa yang telah dicapai oleh Dr. Warsito, tentu bisa membuka mata kita bahwa potensi dari talenta-talenta asli Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Kita bisa mencontoh apa yang telah diusahakan Dr. Warsito P. Taruno yang memulai upayanya dari niat mulia. Dan dengan kerja keras ia akhirnya bisa menciptakan alat terapi kanker yang bahkan kini telah mendunia.






Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud