Arbi Pramana ~ Sang Jawara Kompitisi Hingga Sukses Kembangkan Startup Desain Teknologi

Arbi Pramana
Image dari Gurita.id

Arbi Pramana, Bagi rekan-rekan pembaca setia Maxmanroe tentu sudah banyak menyimak kisah sukses talenta muda Indonesia mulai dari awal berjuang hingga berhasil mengangkat tropi kesuksesan. Sebagai bocoran nih, buat rekan-rekan yang mengikuti jejak mereka, setelah saya amati ada satu hal yang menjadi ciri kebanyakan dari mereka yang sukses yakni secara konsisten menjalankan apa yang menjadi passion mereka.

Yup, dalam jalan menuju kesuksesan passion bisa diibaratkan jembatan yang akan mengantarkan kita pada kesuksesan. Dengan passion pula, seseorang bisa bertahan karena ia mencintai apa yang ia kerjakan. Dan tak kalah penting, passion jugalah yang akan mengantarkan kita pada peluang baru yang mungkin belum pernah kita sadari sebelumnya.

Sebagai bahan bakar semangat, kembali kami bagikan sebuah kisah inspiratif perjuangan seorang pengusaha muda bernama Arbi Pramana yang sukses mengembangkan perusahaan desain animasi berkat passionnya di bidang tersebut. Sempat menyabet beberapa penghargaan bergengsi, dunia yang digemari pria berusia 24 tahun tersebut justru kini mengantarkan dirinya pada kesuksesan besar sebagai seorang teknopreneur.

Awal Mula Ketertarikan

Ketertarikan seorang Arbi Pramana pada dunia desain dan animasi sudah dimulai sejak ia menginjak bangku sekolah menengah atas. Dari ketertarikan tersebut, perlahan mulai timbul passion dan kecintaan pada bidang tersebut. Sejak itu ia mulai banyak mempelajari segala hal terkait desain animasi baik secara otodidak dan terlebih melalui #komunitas.

Beberapa komunitas yang secara tidak langsung ikut membangun skillnya antara lain BAI (Blender Army Indonesi), Komunitas Kampung 3D, dan Komunitas Indonesia Grapic Design. Dari ketiga komunitas tersebut, Arbi mendapatkan banyak ilmu dan juga pengalaman berharga dari para member lainnya. Serta yang lebih berharga adalah terbangunnya jaringan antar sesama penggiat dunia desain animasi yang ada dalam komunitas tersebut.

Artikel lain: Kisah Sukses Anantya Van Bronckhorst Dirikan Digital Agency Think.Web

Hobi Arbi Pramana Berbuah Prestasi

Memasuki masa kuliah, Arbi memilih jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma, Depok sebagai tempat yang dirasa tepat untuk mengembangkan potensi dan passion dalam dirinya. Dan benar saja, ilmunya dalam bidang desain animasi semakin terasah dan meningkat.

Dengan bekal kemampuan yang ia miliki, pada satu ketika Arbi merasa tertarik untuk menjajal skillnya di ajang kompetisi. Jadilah ia mencoba peruntungan dalam ajang Indonesia Open Source Award (IOSA) 2013. Pada event garapan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tersebut, Arbi menelurkan sebuah karya film animasi pendek berjudul “Expired”. Mengerahkan semua kemampuan secara maksimal, nyatanya Arbi tak menyangka akan mendapatkan “kejutan” yang luar biasa.

Film animasi pendek yang ceritakan seorang anak yang dipertemukan dengan solusi software free dan open source tersebut mampu mendapatkan podium juara satu.

Tak hanya itu, seakan ingin menjajal tantangan dengan level yang lebih tinggi, Arbi kembali mengikuti sebuah kompetisi desain animasi di tahun yang sama. Namun kali ini terasa lebih berat, pasalnya yang ia dan timnya, Arbi-Desain ikuti adalah CompFest besutan Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia (UI), salah satu event kompetisi IT terbesar di Indonesia. Namun lagi-lagi lewat sebuah karya berjudul “Salah Kaprah” Arbi-Desain berhasil mendapatkan juara kedua dalam kelas film animasi pendek.

Ada satu kisah menarik ketika dirinya mengikuti kompetisi. Kala itu orang tua Arbi yang notabenenya menginginkan sang anak untuk meneruskan  “trah” keluarga sebagai Pegawai Negeri Sipil, ternyata belum memberikan restu sepenuhnya bagi Arbi. Namun dalam hati kecilnya ia yakni bahwa apa yang ia jalankan saat ini adalah hal positif dan akan memberikan hasil positif juga nantinya.

Berangkatlah ia untuk mengikuti kompetisi, bahkan dalam rangkaian kegiatan lomba tersebut hingga mengharuskan dirinya untuk tidak pulang ke rumah selama 2 hari. Namun hasilnya sepadan, ketika pulang ia membawakan gelar juara sebagai bukti kepada sang orang tua sekaligus jalan untuk meridhoi usahanya tersebut. Dari situlah kepercayaan orang tua Arbi perlahan mulai terbangun.

Baca juga: Yohanes Auri – Pengusaha Muda Sukses di Bisnis Desain Grafis Kelas Dunia

Membangun Bisnis Desain Grafis

Pada tahun 2013, pertama kali yang muncul di benak Arbi adalah  membangun sebuah jasa layanan visual desain arsitektur di kawasan Bekasi. Alasannya adalah di kawasan tempat tinggalnya tersebut belum ada jasa sejenis sehingga peluang usahanya pun masih terbuka lebar. Dan akhirnya berdirilah Bekasi Visual Studio (BVS) yang ia kelola bersama dengan tim Abi-Desain.

Setelah berjalan beberapa waktu, ia memutuskan mengubah nama usaha tersebut menjadi Abi-Desain setelah ikut menggandeng beberapa startup lain untuk membentuk perusahaan yang lebih besar. Dan dibawah panji PT Teknoria Cipta Karya, usaha dengan alamat situs Abi-desain.com tersebut semakin berkembang dengan jajaran klien yang semakin besar.

Apa yang telah dijalankan seorang Arbi Pramana tersebut merupakan bentuk konsistensi dalam menjalankan passion. Memang tidak akan mudah, karena tak jarang passion kita akan terbentur dengan berbagai halangan, sebagia contoh orang tua seperti kisah Arbi di atas. Namun yang pasti, ketika kita berhasil bertahan dan terus berusaha mengejar passion tersebut, niscaya kesuksesan akan kita genggam suatu saat kelak. Get Inspired!

M Majid

Mochamad Majid adalah content writer sekaligus editor di Maxmanroe.com. Menyukai dunia digital media dan fotografi.

Leave a Comment