5 Entrepreneur Muda Indonesia Ini Gapai Mimpi Besarnya Dari Kondisi Bawah

entrepreneur muda Indonesia

Image dari Business2community.com

Usia muda terkadang identik dengan banyak hal yang kurang baik, misalnya hura-hura, keluyuran, menghambur-hamburkan uang, dan sejenisnya. Tidak jarang mereka melakukan hal itu selalu mendapatkan respon negatif dari masyarakat sekitar. Namun seiring berjalannya waktu anggapan itu mulai pudar dengan sendirinya, karena pada kenyatannya ada juga beberapa anak muda yang mengisi masa mudanya dengan cara bekerja keras dan mengisinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat bagi kehidupannya di masa depan.

Tidak perlu jauh untuk melihatnya, karena di negara Indonesia yang kita cintai ini ada beberapa anak muda yang rata-rata memiliki umur masih sekitar 30 tahun nan, telah bisa merasakan apa itu arti dari sebuah kesuksesan. Apalagi kerja keras dan usaha yang dilakukannya bahkan telah diakui oleh ribuan mata di dunia. Mungkin Anda pernah mengenal istilah young entrepreneur, ya itu merupakan istilah yang dipakai bagi para pengusaha muda pada umumnya.

Artikel lain: Victor Giovan Raihan ~ Pengusaha Sukses Kembangkan Bisnis Minuman Sejak Usia Remaja



Kebanyakan pengusaha muda yang telah sukses, biasanya mendapatkan penghasilan ratusan juta rupiah karena awalnya mewarisi kekayaan dari orang tuanya dan mereka hanya tinggal melanjutkannya saja. Tetapi jauh berbeda dengan ke lima pengusaha muda ini yang merasakan sukses meraih omzet  sampai miliaran mulai dari bawah, bahkan dari faktor usianya belum menginjak usia tiga puluh tahun. Beberapa diantaranya malah masih memiliki umur belasan tahun ketika terjun ke dunia bisnis.

Beberapa di antaranya bisa rekan-rekan simak dalam daftar lima entrepreneur muda Indonesia yang mulai berbisnis dari bawah dan mendapatkan kesuksesan besar berikut ini.

1. Victor Giovan Raihan (Pengusaha Teh Kempot dan Bakso Mercon)

Victor Giovan RaihanVictor Giovan Raihan merupakan anak dari pasangan Bambang Hermanto dan juga Sri Winarsih. Bisnis yang ditekuninya hanya berawal dari rasa ingin coba-coba meracik teh dan juga yoghurt. Kemudian Victor berani memasarkan teh buatannya itu dengan hanya memakai modal sebesar 3 juta pada tahun 2010. Bisnis yang berjenis #waralaba terutama di bidang minuman memang ketika itu sedang naik daun, karena disamping pembuatannya yang tidak sulit juga untuk memasarkannya tidak di perlukan tempat mewah.

Melihat kondisi semacam itu dengan konsumen yang antusias akan minuman siap saji, Victor pun mencoba untuk memasarkan teh yoghurt buatannya yang diberi nama dengan Teh Kempot. Nama itu sendiri diambil olehnya dari kebiasaan orang yang sering menyedot minuman sampai pipinya pada kempot. Nah inspirasi itulah yang sampai sekarang diambil dan dijadikan merk dagangnya sendiri.

Diakui oleh Victor sendiri, bisnis yang telah dibangunnya itu telah bisa mendapatkan omzet sampai 350 persen setiap bulannya. Sangat berbeda jauh apabila dibandingkan dengan bisnis keduanya yaitu bakso mercon miliknya, yang mampu menghasilkan keuntungan hanya 100 persen saja. Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, Victor telah mampu memiliki puluhan cabang outlet Teh Kempot dan juga Bakso Mercon yang tersebar di kota Malang.

2. Merry Riana (Motivator, Speaker, Trainer)

merry-rianaPerjalanan dari Merry Riana untuk bisa menjadi seorang motivator memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Anak dari pasangan Ir. Suanto Sosrosaputro dan juga Lynda Sanian ini, mencoba peruntungannya di negara Singapura. Gadis yang satu ini berjuang untuk bisa bersekolah di Singapura dengan beasiswa pinjamannya dan bahakan uang jajan yang dimilikinya hanya 10 dollar Singapura per minggu.

Gaya hidup yang tinggi dan serba modern di negeri orang tidak membuat patah arang, bahkan langkah yang diambilnya dengan menjalani hidup dengan berhemat. Pada akhirnya kondisi seperti itu lambat laun mulai membaik, ketika ia telah menjadi konsultan keuangan di bidang asuransi, dan juga penghasilan yang didapatnya sebesar satu juta dollar Singapura.

Sekarang Merry Riana telah sukses menjadi penulis buku yang diambil dari pengalaman pribadi hidupnya, buku tersebut diberi judul Mimpi Sejuta Dollar dan menjadi National Best Seller. Masih ingat dengan film Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar yang hadir pada pertengahan tahun 2014, film tersebut diangkat dari kisah nyata kehidupannya selama berada di negeri orang. Film tersebut juga telah meraih kesuksesan di industri perfilman.

3. Teguh Wahyudi (Pengusaha Tempe di Negeri Sakura Jepang)

Teguh WahyudiTinggal di luar negeri tidak membuat jiwa bisnis yang dimiliki Teguh Wahyudi menjadi pudar. Berawal dari ide membuat tempe untuk dikonsumsi sendiri, Teguh pun mencoba memasarkan tempe buatannya lewat toko Halal Food yang berada di daerah Anjo-Shi.

Bisnis yang dijalaninya tersebut semakin ke sini semakin meningkat pesat, keuntungan yang bisa diperolehnya pun akhirnya membuat mahasiswa Indonesia ini bertekad untuk membangun perusahaan Indonesia di Jepang. Dengan semangat pantang menyerah dan resiko penolakan dari bank untuk mengurus perizinan, akhirnya perusahaan tempe yang di beri nama Sariraya pun dapat berdiri di Jepang.

4. Elang Gumilang (Pengusaha Properti)

Elang-Gumilang-Pebisnis-Muda-Mempelopori-Bisnis-PropertiSiapa yang tidak mengenal dengan pengusaha #properti satu ini, yang menawarkan rumah murah dengan tipe 22/60. Ya, Elang Gumilang merupakan pengusaha muda sukses yang membidik pasar kalangan bawah dari segi finansial untuk bisa membeli rumah sendiri.

Dengan memiliki modal awal sebesar 30 juta, orang telah memiliki rumah untuk bernaung dari panas dan juga hujan. Pria yang lahir di Bogor, pada 6 April 1985 ini telah memiliki keuntungan lebih dari 20 milyar per tahunnya dari bisnis properti yang dijalaninya. Belum lagi tambahan kotrak pre-periodik yang dapat mencapai 100 milyar untuk perusahaan yang dimilikinya, Semesta Group.

Baca juga: Elang Gumilang ~ Pebisnis Muda Pelopor Bisnis Properti Sederhana

5. Yunara Ningrum Nasution, Manggarsari, dan Syifa Fauziah (Pengusaha Boneka Anatomi)

Tiga dara cantik yang menimba ilmu di bidang keperawatan selain pintar juga mahir membaca #peluang bisnis. Berawal dari ide yang muncul dari ketiganya untuk membuat boneka anatomi yang memiliki organ tubuh mirip manusia pada umumnya dan cocok untuk dijadikan bahan pembelajaran. Boneka anatomi yang diberi nama Heuphoria ini sangat berbeda dengan kebanyakan boneka anatomi umumnya yang lebih terkesan menakutkan. Sebaliknya boneka ciptaan dara cantik ini dibuat lebih mirip dengan manusia dan juga lebih cantik.

Boneka Heuphoria di bandrol dengan harga antara 100.000 sampai 200.000 mampu mendatangkan keuntungan bersih perbulannya sebesar 3.5 juta. Tiga wanita cantik ini juga memasarkan produknya secara online sehingga dapat merangkul konsumen di seluruh Indonesia.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud