Saatnya ‘Berdiet’ Facebook, Hindari Ketergantungan Pada Sosmed

Hindari-Ketergantungan-Pada-Sosmed

Saat sedang menunggu antrian, memainkan smartphone tentu menjadi pilihan. Saat Anda sedang merasa sendirian di tengah keramaian, mengoperasikan gadget menjadi solusi. Anda dirumah – bosan dan sendirian, memainkan ponsel menjadi opsi. Lalu pada momen-momen seperti itu, #Facebook menjadi pilihan wajib yang harus dibuka.

Anda tak perlu khawatir sendirian jika ilustrasi tersebut terasa familiar karena ribuan bahkan jutaan pengguna sosial media Facebook seringkali melakukannya. Terbenam dalam berbagai hal yang berkaitan dengan Facebook menjadi hal yang sangat dekat dengan kehidupan harian, bahkan sebuah studi mengatakan bahwa sosial media mampu membuat ketergantungan lebih parah daripada Alkohol dan Rokok.

Tentu saja ada sisi lain dari segala keuntungan memiliki akun Facebook. Ketergantungan sosial media satu ini ternyata berdampak buruk karena dapat menyebabkan kecemasan dan stres berlebihan, merusak hubungan sosial, hingga memecah belah kekeluargaan.

Ketergantungan Facebook atau yang sering disebut Facebook Addiction Disorder adalah kondisi yang membuat seseorang terlalu banyak menghabiskan waktu mengakses Facebook secara berlebihan. Dalam kasus ekstrim, seseorang dapat lebih memilih memandang layar berjam-jam daripada berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Anda tak perlu bingung apabila gejala Facebook Addiction Disorder mulai terlihat pada diri sendiri maupun orang tercinta sebab ternyata ada lho cara untuk menanggulanginya. Bagaimana sih diet Facebook yang bisa dilakukan? Mari simak informasi selengkapnya berikut ini:

Artikel lain: Tipe Pengguna Facebook yg Perlu Anda Remove dari Pertemanan

1. Jujur Pada Diri Sendiri

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk melawan Facebook Addiction Disorer adalah dengan mengakui bahwa Anda telah terlalu banyak menghabiskan waktu pada sosial media ini. Meski pengakuan bahwa Anda punya masalah adalah hal yang cukup klise, namun langkah ini perlu dilakukan agar dapat tetap termotivasi menentukan langkah penyelesaian masalah.

2. Mulai Menanyakan Esensi Penggunaan Facebook

Daripada membiarkan diri mengakses Facebook dan terjebak didalamnya, mulailah bertanya tentang apa saja yang Anda dapatkan dari media sosial satu ini. Menanyakan pentingnya Facebook dalam hidup dapat menjadi hal yang cukup sehat dilakukan terlebih jika Anda sudah terlalu banyak menghabiskan waktu berkutat dengannya. Dengan melakukannya Anda akan tahu manfaat sebenarnya dari jejaring sosial ini, seperti sekadar mengusir kebosanan atau memang diperlukan untuk berkomunikasi.

3. Buatlah Catatan

Anda bisa melakukannya dengan membuat cacatan khusus mengenai segala aktivitas Facebook dalam kurun waktu tertentu. Anda juga dapat menggunakan catatan ini untuk mengetahui berapa kali akses Facebook dilakukan per hari dan durasi yang dihabiskan untuk menelusurinya. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui tingkat keparahan ketergantungan pada sosial media ini.

4. Bertanya Pada Orang Lain

Anda dapat menanyakan pendapat orang lain mengenai kebiasaan mengakses #sosial media sebagai salah satu motivasi agar keluar dari kecanduan Facebook. Mintalah opini, bersiaplah mendengarkan, dan cobalah untuk tidak menyerang argumen mereka. Jika orang-orang di sekitar menyatakan Anda kecanduan Facebook, maka mintalah pertolongan mereka untuk membantu terlepas dari masalah ini dengan rajin mengingatkan dan meningkatkan komunikasi langsung.

5. Buatlah Aturan Waktu Akses Facebook per Hari

60-90 menit per hari adalah waktu yang sangat cukup untuk berinteraksi dengan jejaring sosial Facebook bila melakukan kalkulasi sederhana, seperti mengecek updates teman hingga membalas pesan. Tentu saja Anda dapat membagi durasi waktu 90 menit itu sesuai kebutuhan, misalnya 30 menit dipagi hari dan 60 menit selanjutnya di malam hari. Jika berhasil melakukannya selama beberapa hari, Anda dapat sedikit demi sedikit mengurang waktu 90 menit tersebut hingga mencapai batas waktu minimal yang ditargetkan.




6. Jangan Lupa Pasang Alarm

Hal lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecanduan Facebook adalah dengan memasang alarm yang akan mengingatkan begitu alokasi waktu akses jejaring sosial telah habis. Anda dapat menggunakan alarm di smartphone atau meminta bantuan orang terdekat. Begitu alarm berbunyi, tidak ada alasan untuk tidak log out.

7 Batasi Automatic Feeds dan Status Updates

Anda dapat mengurangi kecanduan Facebook dengan mematikan fitur update otomatis pada handset. Dengan demikian, Anda tidak akan tergoda untuk membuka notifikasi Facebook yang masuk dalam ponsel pintar kesayangan.

Baca juga: Cara Bijak untuk Menangani Kritik di Media Sosial

Itulah beberapa langkah yang perlu dilakukan agar terhindar dari Facebook Addiction Disorder. Anda juga dapat melengkapi tips tersebut dengan membuat Facebook Free Day (hari bebas Facebook) setiap satu minggu sekali agar akses ke sosial media ini semakin dapat dikontrol. Selamat mencoba!



2 total comments on this postSubmit yours
  1. Alhamdulillah berhasil mengatasi ketergantungan sama medsos ini, dimulai dari bulan kemarin sampai sekarang belum pernah buka FB sama sekali :D setelah bertahun-tahun, dan baru ngerasain perbedaannya.

    Jadi lebih aktif ngeblog dan lain-lain, tapi FB bisa aja nge-goda orang supaya bisa login lagi ke situsnya lagi dengan puluhan email yang masuk dari FB XD

  2. penggunaan facebook di indonesia masih banyak sekali ya.
    wajar jika perusahaan teknologi ini hampir menguasai setengah dunia ;-)

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud