5 Gaya Berjualan Online Yang Terkesan Murahan dan Wajib Anda Hindari

5 Gaya Berjualan Online Yang Terkesan Murahan dan Wajib Anda Hindari

5-gaya-berjualan-online
Ilustrasi dari hostpapa.blog

Membangun bisnis dengan berjualan online merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan karena Anda tidak perlu berlelah-lelah berangkat kerja dan membuka toko atau berkeliling sambil membawa barang dagangan untuk ditawarkan ke calon pembeli. Cukup bekerja dengan perangkat komputer maupun perangkat Smartphone plus dukungan jaringan internet Anda bisa menawarkan barang via online dengan lebih mudah.

Dengan mengandalkan foto produk, video, ataupun teks sebagai deskripsi produk yang ‘diracik’ dengan skill #internet marketing, ratusan bahkan ribuan produk pun terjual via internet dengan tempo singkat. Makanya Anda tidak perlu heran jika ada seseorang kerjanya di rumah saja namun ia bisa memiliki uang banyak, ini berkat aktivitas perdagangan online.

Namun yang kemudian menjadi masalah adalah, jumlah pedagang online yang semakin banyak membuat persaingan semakin ketat. Ini membuat beberapa seller online akhirnya menjadi sembarangan dalam memasarkan produknya. Tindakan si pebisnis online tersebut malah sudah masuk kategori mengganggu orang lain dan sekaligus membuat toko online-nya berkesan murahan. Seperti memburu-buru, mengemis untuk dibeli dagangannya.

Pastikan Anda tidak melakukan hal-hal memalukan seperti itu karena seller yang baik adalah seller yang mampu menjaga sikap saat ia berjualan bahkan meskipun tidak face to face. Berikut ini adalah 5 gaya berjualan online yang terkesan murahan dan sebaiknya tidak Anda lakukan:

1. Berjualan via Komentar Instagram

Instagram menjadi salah satu #media sosial berbasis gambar yang sedang ‘booming’ saat ini. Tak pelak semakin banyak penggunanya dan semakin banyak juga para pedagang-pedagang online yang mendaftar. Uniknya di Indonesia para pedagang online yang berjualan via Instagram banyak yang ‘ngawur’.

Bagaimana tidak ketika seorang artis terkenal memposting foto di Instagram, muncul banyak seller yang menawarkan barang dagangannya melalui fitur komentar. Benar-benar tidak nyambung dan berkesan mengganggu. Jika Anda memang sering melakukan trik ini, apakah cara pemasaran semacam ini efektif? Atau malah sebaliknya, memperburuk citra bisnis Anda?

berjualan-via-komentar-instagram
Image dari akun Instagram @raisa6690

2. Posting Komentar Berisi Promosi di Forum-Forum

Pada forum-forum populer yang memiliki banyak member, sering muncul postingan yang berisi promosi bisnis atau lapak dagangan padahal tidak nyambung dengan isi thread. Bila Anda pernah melakukan hal ini, tentunya tindakan tersebut cukup memalukan dan malah menjatuhkan nama baik toko online Anda.

Perbuatan semacam ini sering kali mendapat tindakan tegas dari pihak administrator forum online, bisa dihapus postingannya atau bahkan akun milik seller tersebut di banned. Biasanya di forum online memiliki kategori khusus untuk berjualan atau promosi bisnis, jadi jangan sembarangan memposting dagangan Anda di dalam forum, apalagi melalui komentar di thread orang lain.

posting-komentar-berisi-promosi

3. Membuat Terlalu Banyak Postingan atau Thread Sama

Demi mendapatkan konsumen banyak seller online yang akhirnya mencoba cara yang sebenarnya kurang tertib yakni memperbanyak postingan maupun thread baik lewat forum online, maupun sosial media. Khususnya pada forum jual beli jika Anda memposting beberapa lapakan dengan judul sama atau produk sama berarti Anda tidak menghormati seller lain yang juga ingin memanfaatkan fasilitas forum.

Dianggapnya semakin banyak thread yang dibuat akan semakin berpeluang besar mendapatkan konsumen. Ingat bahwa konsumen online lebih suka stalking lebih dahulu, mengecek harga dan kualitas produk dari beberapa seller untuk membandingkan mana yang lebih bagus. Jika yang muncul hanya thread milik Anda maka si konsumen tersebut bisa saja merasa jengkel dan close.

4. Promosi Membuat Penuh Beranda Facebook

Pernahkah Anda menemui seller online yang begitu beringas, beringas dalam memposting status berisi promosi maupun mengunggah gambar di Facebook. Hampir beberapa menit sekali selalu muncul, membuat postingan orang lain tenggelam karena terlalu banyak postinga seller tersebut.

Mungkin sebaiknya Anda menghapus pertemanan karena malah mengganggu privasi. Cara berjualan yang justru berkesan murahan dan tidak efektif sebenarnya.
promosi-membuat-penuh-beranda-facebook

5. Hastag yang Tidak Sesuai Dengan Spesifikasi Produk

Ketika saya sedang mencari kata kunci dengan hastag #raisa di Instagram, entah mengapa yang muncul ternyata banyak sekali hasil pencarian yang tidak ada hubungannya dengan Raisa. Saya melihat banyak sekali produk dagangan yang sebenarnya tidak sedang dicari dan membuat saya tidak nyaman.

Sebenarnya tidak ada larangan menggunakan hastag semacam itu, namun pikirkanlah apakah cara tersebut efektif atau malah terkesan murahan? Trik pemasaran online semacam ini sering dimanfaatkan pada media sosial yang memiliki fitur pencarian melalui kata kunci dengan hastag, misalnya Instagram dan Twitter. Menurut saya ini sudah termasuk SPAM.
hastag-yang-tidak-sesuai-produk

7 KOMENTAR

  1. Ini yang paling aku tidak suka, karena sangat mengganggu perjalanan hhh : Posting Komentar Berisi Promosi di Forum-Forum

  2. membuka mataku, ternyata cara-cara seperti itu ndak bener ya….
    Mas, jualan ebook saat ini masi bagus nggak ya?
    terima kasih

    • Tergantung target marketnya siapa, tapi potensi menjual ilmu via internet masih sangat bagus

  3. Pantasan teman facebook banyak yg blokir aku. Mungkin malas lihat postingan ku kali ya.
    tanks tipsnya gan

  4. Hal seperti itu menurut saya bisa menjadi boomerang :3

  5. yang terpenting, kita sbg pembeli harus jeli

  6. Wah betul sekali Gan ulasannya! memang cara-cara seperti di sebutkan di atas tadi,banyak sekali di praktekkan oleh kebanyakan para pemilik toko online. Dan menurut saya juga menjadi terlihat terlalu ribet dan membingungkan para pengunjung. Seperti halnya toko ofline,jika penataan barangnya berantakan tentunya para pengunjungpun akan males untuk mendatangi toko tersebut. Good job…!!!

Tinggalkan Balasan