Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Jenis, Pelaku, dan Contoh Kegiatan Ekonomi

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi? Sederhananya, kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang kita lakukan untuk mendapatkan penghasilan, uang, kekayaan, atau kebutuhan hidup lainnya.

Pada artikel ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan topik tersebut, di antaranya:

  • Pengertian kegiatan ekonomi.
  • Tujuan aktivitas ekonomi secara umum.
  • Jenis-jenis kegiatan ekonomi.
  • Contoh kegiatan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk simak artikelnya sampai akhir, supaya kamu lebih paham.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Secara umum, pengertian kegiatan ekonomi adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya.

Salah satu tujuan utama kegiatan ekonomi adalah menghasilkan barang dan jasa agar tersedia bagi konsumen.

Selain itu, kegiatan ekonomi juga dapat didefinisikan sebagai upaya yang dilakukan manusia untuk mencapai suatu tingkatan kesejahteraan atau kemakmuran dalam hidup.

Dalam upaya untuk memenuhi tujuan kegiatan ekonomi tersebut, manusia harus melakukan beberapa hal. Secara umum, kegiatan ekonomi terdiri dari beberapa aktivitas, antara lain:

  • Produksi, yaitu proses menghasilkan barang atau jasa.
  • Distribusi, yaitu proses menyalurkan barang atau jasa ke konsumen.
  • Dan konsumsi, yaitu proses penggunaan terhadap barang atau jasa.

Pada praktiknya, masing-masing kegiatan tersebut (produksi, distribusi, dan konsumsi) saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya.

Menurut beberapa ekonom, aktivitas ekonomi terjadi pada beberapa sektor, yaitu:

  1. Sektor Primer: yaitu sektor yang berkaitan dengan bahan baku, seperti; pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, dan pertambangan.
  2. Sektor Sekunder: yaitu sektor yang menghasilkan barang jadi dari bahan baku sektor primer. Sektor ini berkaitan dengan industri dan manufaktur, seperti; pengadaan dan distribusi air bersih, konstruksi, pabrik, listrik, gas, dan sebagainya.
  3. Sektor Tersier: yaitu sektor di bidang jasa dan umumnya menjual produk dari sektor sekunder, seperti; jasa kesehatan, keuangan, asuransi, transportasi, hotel, restoran, dan sebagainya.
  4. Sektor Kuarter; yaitu sektor yang berhubungan dengan pengetahuan, seperti; pendidikan, budaya, informasi dan teknologi, telekomunikasi.
  5. Sektor Quinary; yaitu sektor yang masih berhubungan dengan sektor kuarter tetapi lebih sempit dan berkaitan dengan pengambilan keputusan tertinggi di masyarakat, seperti; media, budaya, pemerintah, dan layanan publik.

Baca juga: Pengertian Ekonomi

Jenis Kegiatan Ekonomi

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari aktivitas ekonomi. Mengacu pada pengertiannya, berikut ini adalah beberapa jenis kegiatan ekonomi:

1. Kegiatan Produksi

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan produksi adalah suatu aktivitas atau pekerjaan yang dapat menghasilkan suatu produk, baik itu barang maupun jasa. Dengan adanya kegiatan produksi maka diharapkan barang atau jasa yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

Pelaku kegiatan produksi ini biasanya disebut dengan produsen, di mana tujuan dari kegiatan produksi adalah untuk memperoleh keuntungan dari barang/ jasa yang dihasilkan. Beberapa jenis barang yang dihasilkan dari kegiatan, yaitu; barang mentah, barang setengah jadi, dan barang jadi.

Contoh kegiatan produksi, misalnya;

  • Petani menanam padi di sawah untuk memenuhi permintaan akan beras sebagai bahan makanan.
  • Perusahaan pembuat roti yang menghasilkan berbagai produk roti untuk memenuhi permintaan akan makanan.
  • Kontraktor bangunan membuat rumah atau gedung hotel untuk memenuhi permintaan akan tempat tinggal.
  • Pengusaha mebel mengubah kayu menjadi lemari, meja, kursi, dan barang lainnya.

2. Kegiatan Distribusi

Aktivitas Ekonomi

Kegiatan distribusi adalah kegiatan menyalurkan suatu produk, baik itu barang atau jasa, dari produsen ke konsumen sehingga produk tersebut tersebar luas ke masyarakat yang membutuhkan.

Tujuan dari kegiatan distribusi ini adalah untuk memastikan keberlangsungan kegiatan produksi dan memastikan produk diterima oleh konsumen dengan baik.

Pihak yang melaksanakan kegiatan distribusi biasanya disebut dengan distributor atau penyalur, di mana umumnya merupakan pedagang besar. Adapun beberapa aktivitas dalah kegiatan distribusi di antaranya:

  • Pembelian dari produsen
  • Pengangkutan barang
  • Pengepakan (pengemasan)
  • Penjualan ke pedagang pesar (grosir)
  • Penyimpanan di gudang
  • Standarisasi mutu barang
  • Klasifikasi barang
  • Promosi barang
  • Penyaluran barang

Contoh kegiatan distribusi misalnya;

  • Proses penyaluran beras dari distributor ke pengecer kecil yang kemudian dijual ke konsumen akhir.
  • Proses penjualan surat kabar, majalah, tabloid, buku, dan media lainnya ke pembaca.
  • Mengemas barang dengan desain kemasan tertentu agar barang tidak mudah rusak.
  • Mempromosikan suatu barang atau jasa melalui media tertentu, misalnya iklan di televisi, media online, dan media cetak.

3. Kegiatan Konsumsi

Jenis Kegiatan Ekonomi

Kegiatan konsumsi adalah aktivitas penggunaan atau memakai barang atau jasa yang dihasilkan oleh produsen. Tujuan dari kegiatan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hidupnya.

Pelaku kegiatan konsumsi disebut dengan konsumen di mana semua aktivitasnya adalah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Beberapa pelaku utama kegiatan konsumsi di antaranya; rumah tangga keluarga, industri atau perusahaan, dan pemerintah.

Beberapa contoh kegiatan konsumsi misalnya;

  • Rumah tangga keluarga membeli makanan, minuman, pakaian, gadget, dan lain sebagainya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Penggunaan daya listrik untuk keperluan rumah tangga dan perusahaan atau industri.
  • Perusahaan multifinance membeli Alat Tulis Kantor, meja dan kursi, serta perangkat komputer untuk memenuhi kebutuhan kerja pegawainya.
  • Pengusaha mebel membeli kayu untuk memenuhi kebutuhannya akan bahan mentah yang akan dibuat menjadi produk mebel.
  • Pemerintah melakukan impor pembelian beras dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mencegah peningkatan harga secara signifikan.

Pelaku Kegiatan Ekonomi

Apa yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi

Dalam hal ini, pelaku kegiatan ekonomi adalah semua pihak yang melakukan aktivitas ekonomi, baik itu individu, sekelompok orang, maupun lembaga atau organisasi.

Berikut ini adalah beberapa pelaku kegiatan ekonomi dan perannya:

1. Rumah Tangga Konsumsi

Rumah tangga konsumsi (konsumen) adalah individu atau sekelompok orang yang melakukan aktivitas konsumsi. Peran konsumen adalah sebagi pengguna akhir dari sebuah barang atau jasa.

2. Rumah Tangga Produksi

Rumah tangga produksi (produsen) adalah individu atau sekelompok orang yang melakukan aktivitas produksi. Kegiatan produksi tersebut menghasilkan suatu produk, baik itu barang maupun jasa tertentu yang dibutuhkan oleh rumah tangga konsumsi.

3. Perusahaan

Perusahaan adalah tempat terjadinya kegiatan produksi, baik barang dan jasa, serta tempat berkumpulnya semua faktor produksi. Perusahaan di Indonesia terdiri dari BUMN, swasta, dan koperasi.

4. Pemerintah

Pemerintah sangat berperan penting dalam aktivitas ekonomi di suatu negara. Pemerintah memiliki kewenangan tertentu dan dapat mengendalikan berbagai aktivitas perekonomian melalui kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan.

Contoh Kegiatan Ekonomi

Ada banyak sekali contoh kegiatan ekonomi yang ada di sekitar kita. Semua aktivitas ekonomi tersebut memiliki dampak besar bagi kehidupan bermasyarakat. Artinya, satu aktivitas ekonomi akan mempengaruhi aktivitas ekonomi lainnya.

Adapun beberapa contoh kegiatan ekonomi berdasarkan sektor ekonominya dijelaskan pada tabel berikut ini:

No Sektor Ekonomi Contoh Kegiatan Ekonomi
1 Primer
(Bahan baku)
1. Menanam dan memanen berbagai tanaman seperti; padi, gandum, kelapa sawit, buah-buahan dan sayuran, dan lain sebagainya.
2. Pengusaha melakukan ekspor hasil bumi dari Indonesia ke luar negeri.
3. Konsumen membeli gandum sebagai bahan baku membuat roti.
2 Sekunder
(Industri dan manufaktur)
1. Pemerintah membangun infrastruktur untuk pengadaan listrik di daerah pedalaman.
2. Pihak pengembang perumahan membangun instalasi air bersih bagi masyarakat.
3. Pengusaha otomotif membangun pabrik pembuatan sepeda motor untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
3 Tersier
(Jasa)
1. Pemerintah dan swasta memberikan jasa keuangan bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan di bidang keuangan.
2. Pemerintah dan swasta membangun sarana dan prasarana di bidang jasa kesehatan bagi masyarakat umum.
3. Pemerintah dan swasta membangun sarana dan prasarana untuk memberikan layanan transportasi umum bagi masyarakat.
4 Kuarter
(Pengetahuan)
1. Inovasi teknologi di bidang keuangan, seperti; metode pembayaran secara online.
2. Inovasi proses belajar mengajar, yaitu secara online dengan menggunakan aplikasi tertentu.
5 Quinary
(Pengambilan keputusan)
1. Layanan dari kepolisian yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.
2. Budayawan menjaga dan melestarikan budaya nasional dengan membangun sanggar seni.

Selain yang disebutkan di atas, masih ada banyak sekali contoh kegiatan ekonomi yang terjadi di sekitar kita. Dari sini, kita dapat memahami bahwa sebagian besar aktivitas manusia berhubungan dengan aktivitas ekonomi.

Baca juga: Prinsip Ekonomi

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa kegiatan ekonomi adalah semua tindakan yang melibatkan aktivitas produksi, pendistribusian, dan konsumsi produk atau jasa.

Sedangkan tujuan kegiatan ekonomi adalah untuk memenuhi segala kebutuhan manusia di dalam hidupnya sehingga tercapai tingkat kesejahteraan yang diharapkan.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian kegiatan ekonomi, tujuannya, jenis, serta beberapa contoh kegiatan ekonomi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Tinggalkan Komentar Kamu