Beranda Marketing Pengertian Negosiasi: Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Contoh Negosiasi

Pengertian Negosiasi: Definisi, Tujuan, Manfaat, dan Contoh Negosiasi

Kemampuan Dasar Bernegosiasi

Negosiasi adalah salah satu bentuk komunikasi yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, baik itu dalam kegiatan bisnis maupun kehidupan sehari-hari. Lalu sebenarnya apa pengertian negosiasi dan apa tujuan dari negosiasi?

Pada artikel ini kita akan membahas beberapa hal terkait negosiasi, di antaranya:

  • Penjelasan ringkas apa yang dimaksud dengan negosiasi.
  • Tujuan negosiasi secara umum.
  • Manfaat negosiasi secara umum.
  • Beberapa kemampuan dasar dalam melakukan negosiasi.
  • Contoh aktivitas negosiasi dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk, simak artikel ini sampai akhir supaya kamu lebih paham apa itu negosiasi.

Pengertian Negosiasi Adalah

Secara Etimologis, kata negosiasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “to negotiate” dan “to be negotiating” yang artinya membicarakan, merundingkan, atau menawarkan. Kata tersebut kemudian memiliki turunan lain yaitu “negotiation” yang artinya aktivitas membicarakan atau merundingkan sesuatu dengan pihak lain untuk mencapai kesepakatan.

Menurut asal katanya tersebut, negosiasi adalah proses diskusi strategis yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang dapat diterima oleh pihak-pihak yang bernegosiasi.

Dalam negosiasi, masing-masing pihak mencoba membujuk pihak lain untuk menyetujui sudut pandangnya. Dengan bernegosiasi, semua pihak yang terlibat mencoba menghindari pertengkaran tetapi setuju untuk mencapai suatu bentuk kompromi.

Jadi secara umum, pengertian negosiasi adalah suatu bentuk interaksi sosial antara beberapa pihak yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan bersama yang dianggap menguntungkan pihak-pihak yang bernegosiasi. Orang yang melakukan kegiatan negosiasi disebut dengan negosiator.

Kegiatan negosiasi digunakan di berbagai bidang kehidupan, dan biasanya menyangkut permasalahan banyak orang. Misalnya dalam dunia bisnis dan organisasi, aktivitas pada kedua bidang ini tidak pernah lepas dari proses negosiasi.

Pihak yang terlibat dalam negosiasi bisa bermacam-macam dan bisa mencakup banyak hal. Berikut ini beberapa contoh kegiatan negosiasi dalam kehidupan sehari-hari:

  • Pembicaraan antara pembeli dengan penjual dalam proses tawar menawar barang.
  • Proses wawancara antara pemberi kerja dengan calon karyawan.
  • Proses kesepakatan bisnis antara suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.
  • Proses komunikasi antara pemerintah suatu negara dengan negara lainnya dalam kerja sama bilateral.

Artikel terkait: Pengertian Diskusi

Tujuan Negosiasi

Pengertian Negosiasi

Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara yang dilakukan dalam upaya mencapai kesepakatan melalui diskusi formal. Negosiasi dilakukan oleh dua pihak atau lebih di mana masing-masing pihak memiliki tujuan berbeda dan terjadi proses tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan.

Dari penjelasan tersebut dapat kita pahami bahwa dalam kegiatan negosiasi ada tujuan yang ingin dicapai oleh pihak-pihak yang bernegosiasi. Adapun tujuan negosiasi adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mencapai suatu kesepakatan yang dianggap menguntungkan semua pihak.
  2. Untuk menyelesaikan suatu masalah dan menemukan solusi dari masalah yang tengah dihadapi pihak-pihak yang bernegosiasi.
  3. Untuk mencapai suatu kondisi yang saling menguntungkan bagi pihak-pihak yang bernegosiasi dimana semuanya mendapatkan manfaat (win-win solution).

Sebagai contoh, kegiatan negosiasi bisnis antara suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya sangat bermanfaat dalam mengembangkan pasar dimana tujuannya adalah untuk meningkatkan angka penjualan.

Contoh lain, proses negosiasi juga terjadi ketika produsen dan konsumen melakukan tawar-menawar harga suatu produk untuk menetapkan harga yang disepakati. Dengan adanya kegiatan negosiasi maka penjual dan pembeli dapat menentukan harga yang dianggap setara dengan nilai suatu produk.

Baca juga: Pengertian Diplomasi

Manfaat Negosiasi

Manfaat Negosiasi

Banyak orang berasumsi bahwa suatu penawaran atau harga merupakan sesuatu yang sudah final. Faktanya, sebenarnya banyak hal yang dianggap sudah final ternyata fleksibel atau bisa berubah.

Setelah memahami pengertian negosiasi dan tujuannya, kita perlu mengetahui apa saja manfaat negosiasi. Adapun beberapa manfaat negosiasi adalah sebagai berikut:

  1. Terciptanya suatu jalinan kerjasama antara satu pihak dengan pihak lainnya untuk mencapai tujuan masing-masing.
  2. Adanya saling pengertian antara masing-masing pihak yang bernegosiasi mengenai kesepakatan yang akan diambil dan dampaknya bagi semua pihak.
  3. Negosiasi bermanfaat bagi terciptanya suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan bagi semua pihak yang bernegosiasi.
  4. Terciptanya suatu interaksi yang positif antara pihak-pihak yang bernegosiasi sehingga jalinan kerjasama akan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi banyak orang.

Baca juga: Pengertian Opini

Kemampuan Dasar Bernegosiasi

Pengertian Negosiasi Adalah

Sebelum melakukan negosiasi, semua negosiator harus memahami mengenai filosofi dalam bernegosiasi. Mengacu pada pengertian negosiasi, dasar dalam melakukan negosiasi adalah bahwa kesepakatan yang diambil menguntungkan semua pihak, atau semua orang menang.

Hal tersebut dapat dicapai dengan mempertimbangkan semua aspek negosiasi dari berbagai sudut pandang. Adapun beberapa kemampuan dasar melakukan negosiasi adalah sebagai berikut:

  1. Tajam dalam berpikir.
  2. Sabar dalam bertindak.
  3. Dapat beradaptasi dengan baik.
  4. Memiliki daya tahan.
  5. Kemampuan sosialisasi yang baik.
  6. Kemampuan konsentrasi yang baik.
  7. Memiliki kemampuan artikulasi.
  8. Punya selera humor yang baik.

Selain itu, ada berapa hal krusial yang harus diperhatikan oleh negosiator saat melakukan proses negosiasi, diantaranya:

  • Dalam menyampaikan pendapat harus disertai dengan alasan, fakta, atau contoh yang jelas agar mudah dimengerti oleh pihak lain.
  • Pendapat harus disampaikan dengan volume suara yang sesuai, intonasi dan pilihan kata yang tepat.
  • Penyampaian pendapat harus dilakukan dengan jelas, lancar, dan sopan.
  • Tidak mudah menerima atau menolak pendapat pihak lain tapi harus melalui berbagai pertimbangan.

Baca juga: Pengertian Birokrasi

Faktor Utama dalam Negosiasi

Faktor Utama dalam Negosiasi

Ada beberapa elemen atau faktor utama yang harus diperhatikan dalam proses negosiasi. Dikutip dari Investopedia.com, berikut ini merupakan beberapa faktor utama dalam negosiasi:

1. Para Pihak yang Terlibat

Kita harus tahu siapa saja pihak yang akan ikut dalam negosiasi, dan apa kepentingannya? Penting juga untuk mengetahui latar belakang pihak-pihak yang terlibat dan bagaimana hal itu mempengaruhi posisi mereka dalam proses negosiasi.

2. Hubungan

Selanjutnya, kita juga perlu mengetahui apa hubungan antara para pihak dan perantara mereka dalam proses negosiasi. Bagaimana pihak-pihak tersebut terhubung dan peran apa yang dimainkan dalam proses negosiasi?

3. Komunikasi

Ini berhubungan dengan kepentingan para negosiator dapat dikomunikasikan dengan baik untuk mengamankan kesepakatan mereka melalui negosiasi? Apa cara yang paling efektif untuk menyampaikan hasil yang diinginkan? Bagaimana para negosiator bisa yakin bahwa mereka didengarkan?

4. Alternatif

Apakah ada alternatif lain dari apa yang awalnya diinginkan oleh salah satu pihak? Jika kesepakatan langsung tidak memungkinkan, apakah para pihak perlu mencari alternatif lain?

5. Opsi Realistis

Pilihan apa yang mungkin untuk mencapai suatu hasil? Sudahkah para negosiator menyatakan bahwa mungkin ada fleksibilitas dalam tuntutan mereka?

6. Klaim yang Sah

Apakah permintaan dan janji masing-masing pihak sah? Bukti apa yang ditawarkan para negosiator untuk mendukung klaim mereka dan menunjukkan bahwa tuntutan mereka valid? Bagaimana mereka akan menjamin bahwa mereka akan menindaklanjuti hasil negosiasi?

Baca juga: Pengertian Humas

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa pengertian negosiasi adalah aktivitas diskusi strategis yang melibatkan dua atau lebih pihak untuk mencapai suatu kesepakatan akhir yang disetujui oleh semua pihak yang terlibat.

Pada praktiknya, salah satu pihak akan mengedepankan sudut pandangnya, sementara yang lain akan menerima kondisi yang ditawarkan atau menolak dengan menyampaikan sudut pandangnya sendiri. Proses ini berlanjut hingga kedua belah pihak menyetujui sebuah resolusi.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai negosiasi, mulai dari pengertiannya, tujuan, manfaat, dan kemampuan dasar yang diperlukan dalam bernegosiasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menamba wawasan kamu.