Beranda Karir Arti Freelance: Pengertian, Cara Kerja, Syarat, Kelebihan Menjadi Freelancer

Arti Freelance: Pengertian, Cara Kerja, Syarat, Kelebihan Menjadi Freelancer

Arti Freelance Adalah

Arti Freelance Adalah

Apa yang dimaksud dengan freelance (pekerja lepas)? Secara umum, arti freelance adalah cara kerja dimana suatu pekerjaan dilakukan oleh seseorang secara mandiri, tidak terikat kontrak atau perjanjian jangka panjang dengan sebuah perusahaan atau orang yang mempekerjakannya.

Pendapat lain mengatakan arti freelance adalah bekerja secara lepas atau bebas yang dilakukan oleh seseorang tanpa terikat kontrak dengan perusahaan atau orang tertentu dimana pekerjaan tersebut dapat dilakukan sesuai keinginan pekerja lepas tersebut. Seorang tenaga kerja lepas disebut dengan freelancer.

Menjadi seorang freelancer dapat dilakukan secara full time ataupun part time. Sebagian freelancer menjalankan profesi ini di luar pekerjaan utamanya. Namun, sebagian orang lainnya berprofesi sebagai freelancer sebagai pekerjaan utamanya.

Beberapa jenis pekerjaan yang banyak dilakukan oleh freelancer diantaranya adalah:

  • Membuat desain (logo, grafis, interior, etc)
  • Membuat website/ blog
  • Membuat aplikasi Android/ iOS
  • Jasa konsultan keuangan
  • Jasa penerjemah bahasa asing
  • Menulis artikel dan copy writing
  • Digital marketing (SEO, SEM, etc)
  • Membuat dan mengedit video
  • Dan berbagai pekerjaan lainnya

Baca juga: Pengertian Profesi

Syarat Menjadi Freelancer

Menjadi seorang freelancer tidak selalu mudah dan menyenangkan. Seseorang harus memiliki keterampilan khusus dan juga pengalaman di suatu bidang. Sesuai dengan arti freelance di atas, adapun beberapa syarat menjadi freelancer adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Keahlian Tertentu

Menjadi freelancer tentu harus memiliki keahlian tertentu yang ditawarkan kepada orang lain sehingga ada yang mau menggunakan jasanya. Selain itu, para freelancer juga harus memiliki contoh hasil kerja dan pengalaman yang cukup baik agar bisa sukses menjalankan profesi ini.

2. Mengenal Dunia Internet

Pada umumnya perusahaan atau seseorang yang membutuhkan freelancer akan mencarinya melalui internet. Itulah sebabnya setiap orang yang berprofesi sebagai freelancer sangat dekat dengan dunia internet.

Untuk menawarkan dan mempromosikan keahlian dan jasanya kepada orang lain, para freelancer biasanya mendaftarkan diri dan mempublish hasil kerjanya di berbagai situs marketplace freelance. Berikut ini beberapa contoh situs yang sering digunakan oleh para freelancer;

3. Fleksibel dan Cepat Beradaptasi

Para pekerja lepas dapat mengerjakan tugasnya secara bebas, dimanapun dan kapanpun. Ini bisa menjadi keuntungan sekaligus tantangan bagi seorang freelancer.

Kebebasan tersebut harus didukung dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena satu konsumen yang kecewa akan berdampak besar bagi karirnya. Seorang pekerja lepas harus fleksibel dan mudah beradaptasi dengan situasi yang dihadapinya dalam bekerja.

4. Mampu Mengatur Waktu

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, pekerja lepas harus memiliki aturan dan komitmen dalam menjalankan profesinya. Kesepakatan freelancer dengan pemberi kerja harus ditepati, dan hal ini seringkali berhubungan dengan tenggat waktu penyelesaian tugas.

Baca juga: Pengertian Wiraswasta

Arti Freelance dan Cara Kerjanya

Dalam menjalankan profesi sebagai pekerja lepas, ada pola atau cara kerja yang menjadi pedoman bagi setiap freelancer. Mengacu pada arti freelance di atas, secara umum cara kerja freelance adalah sebagai berikut:

  1. Freelancer membuat profil di situs-situs marketplace freelance. Di dalam profilnya tersebut menjelaskan keahliannya dan juga menyertakan hasil kerja yang pernah dibuat.
  2. Pemilik bisnis atau pemberi kerja mencari freelancer di situs marketplace freelance sesuai dengan kategori pekerjaan yang dibutuhkan. Pemberi kerja kemudian memilih seorang freelancer yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Namun, tidak jarang pemberi kerja membuat thread di situs marketplace freelance mengenai jenis pekerjaan yang diperlukannya, dan nantinya akan ada freelancer yang akan menawarkan jasanya.
  3. Setelah pemberi kerja memilih freelancer, selanjutnya pekerja lepas tersebut melakukan tugasnya sesuai dengan kesepatakan. Dalam hal ini kesepakatan menyangkut durasi waktu pekerjaan dan juga biaya atas pekerjaan tersebut.
  4. Freelancer wajib menyelesaikan tugas sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan, dan juga sesuai dengan spesifikasi yang diminta pemberi kerja. Sedangkan pemberi kerja wajib memberikan penjelasan sedetail mungkin spesifikasi yang dibutuhkannya dan memberikan deposit pembayaran ke situs marketplace yang bersangkutan.
  5. Setelah pekerjaan selesai, freelancer mengirimkan file hasil pekerjaan kepada pemberi kerja. Jika pemberi kerja setuju maka tugas tersebut dianggap selesai, namun ada kemungkinan hasil pekerjaan tersebut direvisi bila tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
  6. Freelancer akan mendapatkan pembayaran di dalam akunnya setelah pekerjaan dianggap selesai.

Baca juga: Pengertian Kewirausahaan

Keuntungan Menjadi Freelancer

Menjadi pekerja lepas memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan pekerjaan kantoran yang sifatnya tetap. Mengacu pada arti freelance, adapun beberapa keuntungan menjadi freelancer adalah sebagai berikut:

  • Pekerjaan yang dilakukan freelancer biasanya sesuatu yang disukainya atau diminati. Dengan kata lain, seorang pekerja lepas dibayar untuk melakukan seesuatu yang disukainya.
  • Seorang pekerja lepas dapat mengatur waktu mengerjakan tugasnya, baik itu pagi, siang, ataupun malam.
  • Freelancer juga dapat mengerjakan tugasnya di mana saja tanpa harus repot-repot datang ke kantor.
  • Seorang pekerja lepas dapat menghasilkan uang yang lebih besar, sesuai dengan tingkat kesulitan dan jumlah tugas yang dikerjakan.

Baca juga: HRD Adalah

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai arti freelance, cara kerjanya, syarat, dan keuntungan menjadi seorang freelancer. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.