Beranda Karir Arti Freelance: Cara Kerja, Syarat, dan Contoh Pekerjaan Freelance

Arti Freelance: Cara Kerja, Syarat, dan Contoh Pekerjaan Freelance

Arti Freelance Adalah

Pekerja lepas atau freelance adalah sebuah profesi yang banyak dilakoni oleh mereka yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Lalu sebenarnya apa arti freelance dan apa saja contoh pekerjaan para pekerja lepas?

Pada artikel ini akan dibahas secara ringkas beberapa hal seputar freelance, di antaranya:

  • Penjelasan apa itu freelance.
  • Cara kerja dan syarat menjadi seorang pekerja lepas.
  • Keuntungan menjadi pekerja lepas.
  • Beberapa contoh pekerjaan tenaga lepas.

Yuk simak artikel ini sampai akhir, supaya kamu lebih paham freelance artinya apa.

Arti Freelance Adalah

Secara umum, arti freelance adalah cara kerja di mana suatu pekerjaan dilakukan oleh seseorang secara mandiri, tidak terikat kontrak atau perjanjian jangka panjang dengan sebuah perusahaan atau orang yang mempekerjakannya.

Pendapat lain mengatakan arti freelance adalah bekerja secara lepas atau bebas yang dilakukan oleh seseorang tanpa terikat kontrak dengan perusahaan atau orang tertentu dimana pekerjaan tersebut dapat dilakukan sesuai keinginan pekerja lepas tersebut.

Seorang tenaga kerja lepas biasanya disebut dengan freelancer. Menjadi seorang freelancer dapat dilakukan secara full time ataupun part time, tergantung waktu yang dimiliki oleh para pelakunya.

Sebagian freelancer menjalankan profesi ini di luar pekerjaan utamanya. Namun, ada banyak juga orang melakoni profesi sebagai pekerja lepas sebagai pekerjaan utamanya.

Baca juga: Pengertian Profesi

Syarat Menjadi Freelancer

Contoh Pekerjaan Freelance

Menjadi seorang freelancer tidak selalu mudah dan menyenangkan. Seseorang harus memiliki keterampilan khusus dan juga pengalaman di suatu bidang.

Sesuai dengan arti freelance di atas, adapun beberapa syarat menjadi freelancer adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Keahlian Tertentu

Menjadi freelancer tentu harus memiliki keahlian tertentu yang ditawarkan kepada orang lain sehingga ada yang mau menggunakan jasanya. Selain itu, para freelancer juga harus memiliki contoh hasil kerja dan pengalaman yang cukup baik agar bisa sukses menjalankan profesi ini.

2. Mengenal Dunia Internet

Pada umumnya perusahaan atau seseorang yang membutuhkan freelancer akan mencarinya melalui internet. Itulah sebabnya setiap orang yang berprofesi sebagai freelancer sangat dekat dengan dunia internet.

Untuk menawarkan dan mempromosikan keahlian dan jasanya kepada orang lain, para freelancer biasanya mendaftarkan diri dan mempublish hasil kerjanya di berbagai situs marketplace freelance. Berikut ini beberapa contoh situs yang sering digunakan oleh para freelancer;

3. Fleksibel dan Cepat Beradaptasi

Para pekerja lepas dapat mengerjakan tugasnya secara bebas, dimanapun dan kapanpun. Ini bisa menjadi keuntungan sekaligus tantangan bagi seorang freelancer.

Kebebasan tersebut harus didukung dengan rasa tanggung jawab yang tinggi karena satu konsumen yang kecewa akan berdampak besar bagi karirnya. Seorang pekerja lepas harus fleksibel dan mudah beradaptasi dengan situasi yang dihadapinya dalam bekerja.

4. Mampu Mengatur Waktu

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, pekerja lepas harus memiliki aturan dan komitmen dalam menjalankan profesinya. Kesepakatan freelancer dengan pemberi kerja harus ditepati, dan hal ini seringkali berhubungan dengan tenggat waktu penyelesaian tugas.

Baca juga: Pengertian Wiraswasta

Arti Freelance dan Cara Kerjanya

Dalam menjalankan profesi sebagai pekerja lepas, ada pola atau cara kerja yang menjadi pedoman bagi setiap freelancer. Mengacu pada arti freelance di atas, secara umum cara kerja freelance adalah sebagai berikut:

  1. Freelancer membuat profil di situs-situs marketplace freelance. Di dalam profilnya tersebut menjelaskan keahliannya dan juga menyertakan hasil kerja yang pernah dibuat.
  2. Pemilik bisnis atau pemberi kerja mencari freelancer di situs marketplace freelance sesuai dengan kategori pekerjaan yang dibutuhkan. Pemberi kerja kemudian memilih seorang freelancer yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Namun, tidak jarang pemberi kerja membuat thread di situs marketplace freelance mengenai jenis pekerjaan yang diperlukannya, dan nantinya akan ada freelancer yang akan menawarkan jasanya.
  3. Setelah pemberi kerja memilih freelancer, selanjutnya pekerja lepas tersebut melakukan tugasnya sesuai dengan kesepatakan. Dalam hal ini kesepakatan menyangkut durasi waktu pekerjaan dan juga biaya atas pekerjaan tersebut.
  4. Freelancer wajib menyelesaikan tugas sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan sesuai kesepakatan, dan juga sesuai dengan spesifikasi yang diminta pemberi kerja. Sedangkan pemberi kerja wajib memberikan penjelasan sedetail mungkin spesifikasi yang dibutuhkannya dan memberikan deposit pembayaran ke situs marketplace yang bersangkutan.
  5. Setelah pekerjaan selesai, freelancer mengirimkan file hasil pekerjaan kepada pemberi kerja. Jika pemberi kerja setuju maka tugas tersebut dianggap selesai, namun ada kemungkinan hasil pekerjaan tersebut direvisi bila tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
  6. Freelancer akan mendapatkan pembayaran di dalam akunnya setelah pekerjaan dianggap selesai.

Baca juga: Pengertian Kewirausahaan

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Menjadi pekerja lepas memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan pekerjaan kantoran yang sifatnya tetap. Mengacu pada arti freelance, adapun beberapa kelebihan dan kekurangan menjadi freelancer adalah sebagai berikut:

1. Kelebihan Menjadi Freelancer

  • Pekerjaan yang dilakukan freelancer biasanya sesuatu yang disukainya atau diminati. Dengan kata lain, seorang pekerja lepas dibayar untuk melakukan seesuatu yang disukainya.
  • Seorang pekerja lepas dapat mengatur waktu mengerjakan tugasnya, baik itu pagi, siang, ataupun malam.
  • Freelancer juga dapat mengerjakan tugasnya di mana saja tanpa harus repot-repot datang ke kantor.
  • Seorang pekerja lepas dapat menghasilkan uang yang lebih besar, sesuai dengan tingkat kesulitan dan jumlah tugas yang dikerjakan.

2. Kekurangan Menjadi Freelancer

  • Pada awal menjalani profesi ini akan cukup sulit mendapatkan klien dan membutuhkan waktu lama untuk menemukan klien yang menawarkan pekerjaan secara konsisten.
  • Bekerja sebagai pekerja lepas tidak selalu konsisten. Pada saat tertentu freelancer akan mendapatkan banyak pekerjaan, tetapi bulan berikutnya mungkin tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali.
  • Profesi freelancer cocok untuk mereka yang suka bekerja sendiri sehingga mereka yang suka bekerja dalam tim akan kesulitan menjadi pekerja lepas.

Artikel lain: Arti Outsourcing

Contoh Pekerjaan Freelance

Ada banyak contoh pekerjaan yang bisa dilakoni oleh para pekerja lepas. Adapun beberapa jenis pekerjaan yang banyak dilakukan oleh freelancer di antaranya:

NoJenis Pekerjaan Deskripsi
1Penulis kontenMembuat artikel untuk blog post, copywriting, berita, ulasan produk, dan lain-lain.
2Analis dan konsultan bisnisMengumpulkan dan melakukan analisis data dan informasi dari suatu permasalahan bisnis.
3Voice over atau suara latarPengisi suara untuk audiobook, e-learning, video, dan lain sebagainya.
4Pemandu wisataMemandu para turis yang sedang melakukan kegiatan wisata, baik melalui travel agent atau di tempat-tempat wisata.
5Desainer grafisMenggambar desain grafis, baik berupa logo, ilustrasi, brosur, dan lain sebagainya.
6Web designerMerancang sebuah website yang unik, menarik, efektif, dan sesuai dengan peruntukannya.
7Digital marketerMembantu perusahaan klien memasarkan produknya secara online, baik itu melalui email marketing, Pay Per Clik, Search Engine Optimization, Media Sosial, dan lain sebagainya.
8PhotographerMembuat dokumentasi kegiatan atau produk klien dalam bentuk foto dengan kualitas yang baik.
9ProofreaderMelakukan pemeriksaan dan koreksi terhadap naskah, baik itu kesalahan penulisan, typo, dan lain sebagainya.
10Desainer arsitekturMerancang atau mendesain rumah, baik interior maupun eksterior, sehingga klien memiliki gambaran yang jelas mengenai rumah yang dibutuhkannya.

Selain yang disebutkan di atas masih ada banyak sekali pekerjaan lainnya yang marak dikerjakan oleh para freelancer.

Baca juga: HRD Adalah

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa freelance adalah suatu profesi atau pekerjaan yang dilakukan seseorang untuk dirinya sendiri tanpa harus terikat dengan suatu organisasi atau perusahaan tertentu.

Pada dasarnya seorang freelancer atau pekerja lepas adalah seorang wirausahawan yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Biasanya pekerjaan yang diterima seorang freelancer berdasarkan rekomendasi, dihubungi pihak klien, atau dapat menawarkan jasa secara langsung kepada klien.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai arti freelance, cara kerjanya, syarat, keuntungan dan kekurangan menjadi seorang freelancer, serta beberapa contoh pekerjaan freelance. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Tinggalkan Komentar Kamu