Beranda Surat Pengertian Surat Perjanjian Secara Umum, Syarat, Ciri-Ciri, dan Jenis Surat Perjanjian

Pengertian Surat Perjanjian Secara Umum, Syarat, Ciri-Ciri, dan Jenis Surat Perjanjian

Pengertian Surat Perjanjian
Ilustrasi Surat Perjanjian

Pengertian Surat Perjanjian

Apa yang dimaksud dengan surat perjanjian? Pengertian Surat Perjanjian adalah surat yang isinya kesepakatan atau perjanjian tertulis antara dua belah pihak mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak yang saling mengikatkan diri untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

Secara umum, surat perjanjian dibagi menjadi dua macam, yaitu

  • Surat Perjanjian Autentik, yaitu surat perjanjian yang dibuat dan dihadiri/ diketahui pejabat pemerintah sebagai saksi.
  • Surat Perjanjian di Bawah Tangan, yaitu surat perjanjian yang dibuat tanpa adanya saksi dari pejabat pemerintah.

Penggolongan surat perjanjian tersebut tidak ada kaitannya dengan keabsahan surat perjanjian yang dibuat. Misalnya, surat perjanjian yang dibuat tanpa notaris, sah-sah saja asalkan dapat memenuhi syarat-syarat sahnya sebuah surat perjanjian.

Baca juga: Pengertian Surat Berharga

Fungsi Surat Perjanjian

Berdasarkan pengertian surat perjanjian di atas, surat iniberfungsi sebagai bukti otentik bahwa pihak-pihak tertentu telah melakukan perjanjian atau kesepakatan. Surat perjanjian juga menjadi dasar dalam melaksanakan hal-hal yang telah disepakati oleh pihak-pihak yang membuat perjanjian.

Surat perjanjian dapat dijadikan acuan ketika menggugat seseorang yang melanggar kesepakatan yang telah dibuat di dalam surat perjanjian tersebut.

Selain itu, surat perjanjian juga berguna untuk:

  • Menciptakan rasa tenang bagi pihak-pihak yang berjanji karena ada kepastian di dalam surat perjanjian.
  • Mengetahui dengan jelas batas hak dan kewajiban pihak yang bersepakat.
  • Menghindari perselisihan yang mungkin timbul di masa depan.
  • Sebagai acuan dalam menyelesaikan perselisihan atau perkara yang mungkin timbul akibat suatu perjanjian.

Syarat-Syarat Sahnya Surat Perjanjian

Seperti yang disebutkan pada pengertian surat perjanjian di atas, sebuah surat perjanjian dapat dikatakan sah bila telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Berikut ini adalah beberapa syarat sahnya surat perjanjian:

  • Surat perjanjian harus ditulis di atas kertas segel atau kertas biasa yang dibubuhi dengan materai.
  • Surat perjanjian harus dibuat dengan ikhlas, rela, dan tanpa paksaan dari manapun.
  • Isi surat perjanjian harus dimengerti dan disetujui oleh pihak-pihak yang saling bersepakat.
  • Pihak-pihak yang saling bersepakat harus sudah dewasa, serta dalam keadaan waras dan sadar saat membuat surat perjanjian tersebut.
  • Isi surat perjanjian harus dibuat dengan jelas dan terperinci.
  • Isi surat perjanjian wajib tunduk kepada undang-undang dan norma susila yang berlaku.

Baca juga: Pengertian Surat Niaga

Ciri-Ciri Surat Perjanjian

Kita dapat mengenali sebuah surat perjanjian dari karakteristiknya. Secara umum, berikut ini adalah ciri-ciri surat perjanjian yang sering dibuat:

  • Surat perjanjian harus berlandaskan hukum, kesusilaan, serta mengikat kepentingan umum dan ketertiban.
  • Obyek surat perjanjian dalam surat kontrak disebutkan dengan jelas.
  • Surat perjanjian dibuat atas dasar rasa ikhlas tanpa paksaan.
  • Dalam surat perjanjian salah satu pihak yang terdapat dalam surat kontrak merupakan orang yang cakap
  • Judul kontrak dalam surat perjanjian harus ditulis dalam surat kontrak, dibuat secara singkat, padat, dan jelas.
  • Pihak-pihak yang terkait dalam surat perjanjian harus disebutkan identitasnya secara jelas.
  • Di dalam surat perjanjian harus dijelaskan latar belakang kesepakatan (retical).
  • Surat perjanjian harus berisi dari perjanjian kontrak yang bersifat jelas. Pada hakekatnya isi perjanjian kontrak terdiri dari pasal-pasal dan ayat-ayat sehingga sangat jelas bagi kedua belah pihak.
  • Surat perjanjian membahas tentang mekanisme penyelesaian bila terjadi sengketa.
  • Surat perjanjian harus ditandatangani oleh kedua belah pihak maupun satu pihak.
  • Ada saksi yang yang menyaksikan serta menandatangani surat kontrak.
  • Terdapat salinan surat kontrak.

Baca juga: Pengertian Surat Kuasa

Jenis-Jenis Surat Perjanjian

Mengacu pada pengertian surat perjanjian di atas, terdapat beberapa jenis surat perjanjian yang umum digunakan. Berikut ini adalah macam-macam surat perjanjian tersebut:

  1. Surat Perjanjian Jual-Beli; surat perjanjian yang menyebutkan pihak penjual wajib menyerahkan suatu barang kepada pihak pembeli. Sebaliknya, pihak pembeli diwajibkan menyerahkan sejumlah uang (sebesar harga barang tersebut) kepada pihak penjual.
  2. Surat Perjanjian Sewa Beli (Angsuran); Surat perjanjian yang menyebutkan pembayaran dapat dilakukan secara mengangsur. Barang diserahkan ke pembeli setelah surat pernjanjian ini ditandatangani, namun hak kepemilikan masih ada pada pihak penjual hingga cicilan lunas.
  3. Surat Perjanjian Sewa Menyewa; Surat perjanjian yang berisi persetujuan antara penyewa dan yang menyewakan, dimana pihak menyewa membayar sejumlah uang atas pemakaian barang tertentu milik yang menyewakan (bangunan, tanah, dan lainnya).
  4. Surat Perjanjian Borongan; Surat perjanjian yang dibuat antara pihak pemilik proyek dan pihak pemborong, dimana pihak pemborong bersedia dan sanggup untuk melaksanakan pekerjaan borongan sesuai dengan syarat syarat/ spesifikasi serta waktu yang di tetapkan/ disepakati oleh kedua belah pihak.
  5. Surat Perjanjian Meminjam Uang; Surat perjanjian yang dibuat antara pihak peminjam dan pemberi uang, dimana peminjam mendapatkan sejumlah uang pinjaman dari pihak piutang dan wajib mengembalikan uang tersebut dengan bunganya dalam waktu yang telah disepakati.
  6. Surat Perjanjian Kerja; Surat perjanjian yang dibuat antara pemberi kerja dan pekerja. Dalam hal ini obyek dalam surat perjanjian kerja adalah jasa kerja atau pelayanan.

Contoh Surat Perjanjian

Berikut ini adalah salah satu contoh surat perjanjian, yaitu Surat Perjanjian Jual Beli Mobil,

DOWLOAD CONTOH SURAT PERJANJIAN

Baca juga: Pengertian Surat Penawaran

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian surat perjanjian, fungsi surat perjanjian, ciri-ciri surat perjanjian, syarat surat perjanjian, dan contohnya. Semoga bermanfaat.