Beranda Ekbis Pasar Monopoli: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis Pasar Monopoli

Pasar Monopoli: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis Pasar Monopoli

Pengertian Pasar Monopoli
Ilustrasi Pasar Monopoli

Pengertian Pasar Monopoli

Apa itu pasar monopoli? Pengertian Pasar Monopoli adalah salah satu jenis pasar persaingan tidak sempurna dimana di dalamnya hanya terdapat satu produsen/ penjual yang menguasai pasar untuk melayani semua konsumen.

Pada jenis pasar ini produsen baru yang masuk ke pasar umumnya tidak dapat menyaingi produsen lama. Dengan begitu maka akan terjadi monopoli murni di dalam suatu PASAR yang dikuasai oleh satu produsen.

Produsen atau penjual di pasar ini umumnya tidak perlu lagi melakukan promosi terhadap brand utamanya karena sudah dikenal masyarakat luas. Promosi yang dilakukan biasanya adalah untuk pemasaran produk-produk baru atau produk unggulan mereka.

Selain itu, produsen di pasar ini biasanya telah membuat hak cipta (hak paten) dan hak ekslusif untuk produk mereka. Hal ini akan membuat perusahan lain yang sejenis tidak bisa berkembang.

Namun agar dapat bertahan sebagai penguasa pasar, produsen di pasar monopoli dituntut untuk selalu memberikan produk berkualitas, pelayanan yang baik, menentukan harga yang sesuai, serta melakukan inovasi dan perbaikan terhadap produknya.

Baca juga: Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Kita dapat mengenali suatu pasar dengan dengan memperhatikan karakteristiknya. Adapun ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai berikut:

1. Hanya Ada Satu Produsen

Seperti yang telah disebutkan pada pengertian pasar monopoli di atas, di dalam pasar ini hanya ada satu produsen atau penjual. Dengan begitu maka harga ditentukan oleh produsen tanpa pengaruh dari pembeli.

Dengan kata lain, produsen atau penjual bertindak sebagai penentu harga (price maker) dan memonopoli pasar. Namun, tentu saja produsen menentukan harga produk yang dijual sesuai dengan nilainya.

2. Barang yang Diproduksi Tidak Ada Substitusi

Produk yang dijual adalah barang yang dibutuhkan oleh masyarakat luas dan tidak ada barang penggantinya (substitusi) yang sejenis. Selain itu, tidak ada perusahaan yang menyediakan barang substitusinya dengan baik, sehingga produsen pada pasar monopoli akan mendapatkan banyak permintaan dari konsumen.

3. Produsen Baru Sulit Masuk ke Pasar Monopoli

Terdapat hambatan atau rintangan bagi produsen baru yang ingin masuk ke pasar monopoli. Adapun hambatan tersebut diantaranya adalah:

  • Pembatasan legalitas yang diatur dalam undang-undang
  • Hambatan teknologi tinggi sehingga sulit membuat barang yang sejenis
  • Hambatan modal yang besar untuk membuat produk sejenis.

4. Produsen Menjadi Penentu Harga

Pada pasar ini produsen berperan sebagai penentu harga (price maker). Namun, produsen tidak bisa mempengaruhi harga dan output produk lain yang dijual dalam perekonomian.

5. Produsen Tidak Melakukan Promosi

Produsen tidak perlu melakukan promosi atau mengiklankan brand perusahaannya karena sudah menjadi penguasa pasar (monopoli). Konsumen terpaksa harus membeli kepada penjual karena memang tidak ada barang alternatif.

Baca juga: Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Jenis-Jenis Pasar Monopoli

jenis-jenis pasar monopoli

Pasar monopoli terdiri dari beberapa macam. Mengacu pada pengertian pasar monopoli, berikut ini adalah beberapa jenis pasar tersebut:

1. Monopoli Pemerintah dan Negara

Suatu negara/ pemerintah dapat memonopoli pasar untuk berbagai bidang produksi penting bagi negara dimana tujuannya adalah untuk memenuhi hajat hidup orang banyak.

2. Monopoli Secara Alamiah

Pasar monopoli yang tercipta karena adanya pengerauh sumber daya alam, iklim, keadaan alam di suatu tempat yang tidak terdapat di tempat lain.

3. Monopoli Karena Hak Atas Kekayaan Intelektual

Ini merupakan monopoli pasar yang didapatkan oleh produsen karena memiliki hak kekayaan intelektual terhadap suatu produk. Beberapa diantaranya adalah:

  • Hak cipta, yaitu hak ekslusif pencipta untuk mengatur penggunaan atas karyanya.
  • Hak paten, yaitu hak ekslusif kepada penemu atas penemuannya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu.
  • Hak merk, yaitu hak ekslusif pemilik merk terdaftar untuk menggunakan sendiri merk tersebut atau mengijinkan pihak lain untuk memakaiknya dalam jangka waktu tertentu.

4. Monopoli karena Efisiensi Kerja

Kemampuan suatu perusahaan dalam memproduksi barang/ jasa yang berkualitas dan dibutuhkan masyarakat dapat membuat perusahaan tersebut menjadi produsen tunggal yang menguasai suatu pasar.

5. Monopoli karena Bahan Baku

Penguasaan suatu bahan baku oleh perusahaan tertentu dapat melahirkan jenis pasar ini. Umumnya hal ini terjadi jika suatu bahan baku sulit ditemukan di tempat lain sehingga perusahaan tertentu menjadi produsen tunggal.

6. Monopoli karena Penguasaan Teknologi dan Tenaga Ahli

Jenis pasar ini juga dapat tercipta karena penguasaan teknologi dan tenaga ahli di bidang tertentu. Salah satu contoh pasar monopoli karena penguasaan teknologi adalah perusahaan Microsoft yang memiliki teknologi komputasi dan tenaga ahli di bidang tersebut.

7. Monopoli Karena Masyarakat

Kepercayaan masyarakat terhadap suatu perusahaan juga bisa melahirkan pasar monopoli. Masyarakat cenderung lebih memilih untuk membeli produk-produk yang dianggap berkualitas, unik, bermanfaat, serta pelayanan yang baik.

Baca juga: Pengertian Pasar Modal

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Monopoli

Setiap jenis pasar pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitu juga dengan pasar ini. Adapun kelebihan dan kekurangan pasar monopoli adalah:

1. Kelebihan Pasar Monopoli

  • Produsen dapat mempertahankan posisinya sebagai penguasa pasar, yaitu dengan terus melakukan inovasi dan berkreasi dengan produk dan layanannya.
  • Pada pasar ini umumnya tidak terjadi persaingan tidak sehat karena biasanya pasar ini dikuasai oleh satu produsen.
  • Sistem hak cipta/ hak paten pada pasar monopoli atas suatu produk akan membuat perusahaan lain termotivasi untuk menciptakan produk baru yang dapat bersaing dengan produk tersebut.
  • Monopoli pasar yang dimiliki oleeh instansi pemerintah/ negara akan memudahkan dalam proses pemenuhan kebutuhan atau kepentingan masyarakat umum.

2. Kekurangan Pasar Monopoli

  • Adanya monopoli pasar akan memicu munculnya pasar gelap dan transaksi ilegal karena barang-barang tertentu sulit didapatkan atau terlalu mahal.
  • Produsen bisa saja melakukan ketidakadilan terhadap konsumen karena kekuatannya mutlah, misalnya menentukan harga barang terlalu mahal.
  • Keinginan konsumen di pasar ini tidak terlalu berpengaruh karena tidak adanya pilihan barang alternatif.
  • Produsen bisa saja melakukan eksploitasi karena ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Baca juga: Pengertian Ekonomi

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian pasar monopoli, ciri-ciri dan jenis-jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaaat dan menambah wawasan kamu.