Pasar Persaingan Tidak Sempurna: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Pasar Persaingan Tidak Sempurna: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenisnya

Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Ilustrasi Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Sebenarnya, apa itu pasar persaingan tidak sempurna? Pengertian pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang tidak terorganisir dengan baik dimana terdapat sedikit penjual tapi jumlah pembelinya sangat banyak.

Dalam pasar persaingan tidak sempurna (inperfect competition market) hanya ada beberapa penjual yang menguasai pasar sehingga penjual dapat menentukan harga dan mengambil keuntungan yang lebih besar.

Disebut pasar persaingan tidak sempurna adalah karena pasar tersebut dianggap ‘cacat’ sehingga timbul ketidakadilan dalam pasar. Di┬ápasar ini umumnya terdapat beragam jenis barang/ jasa yang dijual (heterogen) namun jumlahnya terbatas.

Baca juga: Pasar Persaingan Sempurna

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Tidak terlalu sulit untuk mengetahui bahwa sebuah pasar termasuk di dalam pasar persaingan tidak sempurna, yaitu dengan melihat karakteristiknya. Berikut ini adalah ciri-ciri pasar persaingan tak sempurna tersebut:

  • Di dalam pasar hanya ada beberapa penjual, namun jumlah pembelinya sangat banyak.
  • Terdapat unsur monopoli karena penjual bisa menentukan sendiri harga produk yang dijual.
  • Interaksi ekonomi atau yang kita kenal dengan permintaan dan penawaran kurang memiliki peran dalam penentuan harga.
  • Produses atau penjual baru cenderung sulit masuk ke dalam pasar karena para pembeli biasanya lebih memilih belanja ke penjual lama.
  • Beberapa produsen lama cenderung bekerjasama untuk menjatuhkan produsen baru dan menimbulkan ketidakadilan.
  • Terdapat banyak jenis barang/ jasa namun sulit untuk mendapatkan barang alternatif dengan fungsi yang sama.

Baca juga: Pengertian Pasar

Macam-Macam Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Bentuk pasar ini terdiri dari beberapa macam, yaitu pasar monopoli, pasar monopolistik, pasar oligopoli, pasar monopsoni, dan pasar oligopsoni. Berikut penjelasannya:

1. Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu pasar yang dikuasai oleh satu produsen besar yang dapat melayani permintaan seluruh konsumen. Umumnya produsen besar ini tidak perlu lagi melakukan promosi karena sudah dikenal masyarakat.

Produsen pada jenis pasar monopoli juga telah menetapkan hak cipta dan hak ekslusif terhadap produk mereka. Hal tersebut membuat perusahaan lain sulit berkembang karena tidak bisa membuat produk sejenis.

Beberapa contoh perusahaan di pasar monopoli adalah:

  • Perusahaan Listrik Negara (PLN)
  • Telkom Indonesia
  • Perusahaan Minyak Bumi dan Gas

2. Pasar Monopolistik

Pasar monopolistik adalah suatu pasar yang di dalamnya terdapat banyak produsen dengan produk serupa, namun semua produk tersebut masih memiliki keunikan tersendiri.

Pada pasar ini, para produsen dapat masuk dan keluar dengan mudah sehingga jumlah penjualnya tidak terbatas. Kesuksesan masing-masing produsen ditentukan oleh kemampuannya dalam berinovasi, kreativitas, dan promosi yang dilakukan.

Dalam penentuan harga produk didasari oleh segi kualitas, fungsi, kemasan, dan lain-lain. Sehingga harga barang di pasar monopolistik sangat beragam dan bukan penentu dalam peningkatan angka penjualan.

Beberapa contoh pasar monopolistik adalah:

  • Pasar perabotan rumah tangga
  • Pasar makanan kemasan
  • Pasar pakaian
  • Pasar aneka minuman rasa

3. Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah suatu pasar yang di dalamnya terdapat beberapa produsen/ penjual dan jumlah pembelinya banyak. Produk yang dijual di pasar ini sifatnya homogen walaupun penjualnya berbeda-beda.

Persaingan di pasar oligopoli cukup ketat karena angka penjualan dipengaruhi oleh banyak faktor. Penjual baru di pasar ini biasanya sulit berkembang karena pembeli cenderung lebih memilih penjual lama.

Beberapa contoh pasar Oligopoli adalah:

  • Industri rokok
  • Industri baja
  • Industri sabun
  • Industri pasta gigi

4. Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni adalah suatu pasar yang di dalamnya terdapat banyak penjual, namun jumlah pembelinya sangat sedikit atau tunggal. Produk yang dijual di pasar ini memiliki kualitas baik karena pedagang berlomba-lomba menjadi yang terbaik agar tidak kalah bersaing.

Pada pasar monopsoni, pembeli sangat diuntungkan karena dapat menentukan harga barang. Namun, tentu saja penjual tetap berusaha untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

5. Pasar Oligopsoni

Pasar Oligopsoni adalah suatu pasar yang di dalamnya terdapat banyak penjual dan beberapa pembeli. Produk yang dijual di pasar Oligopsoni biasanya adalah bahan mentah atau hasil alam. Dan konsumen biasanya adalah pedagan yang akan mengolah bahan mentah tersebut untuk dijual kembali.

Harga barang/ jasa di pasar ini cenderung stabil dan lebih ditentukan oleh konsumen. Namun tentu saja para produsen berusaha untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Baca juga: Pengertian Pasar Modal

Demikianlah penjelasan ringkas tentang pasar persaingan tidak sempurna, ciri-ciri dan macam-macam pasar persaingan tak sempurna. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.