Beranda Sosial Pengertian Norma Kesusilaan, Tujuan, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Pengertian Norma Kesusilaan, Tujuan, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Pengertian Norma Kesusilaan
Ilustrasi Norma Kesusilaan

Pengertian Norma Kesusilaan

Apa yang dimaksud dengan norma kesusilaan? Pengertian Norma Kesusilaan adalah aturan sosial yang mengatur tentang cara manusia berperilaku secara umum yang bersumber dari hati nurani manusia itu sendiril.

Dalam norma kesusilaan tidak terdapat sanksi yang tegas seperti halnya norma hukum. Namun, mereka yang melanggar norma kesusilaan tetap mendapat sanksi yang sifatnya individual, yaitu rasa malu.

Norma kesusilaan terdiri dari dua kata, yaitu:

  • Norma; aturan atau pedoman untuk mengatur
  • Kesusilaan; sikap atau peraturan hidup

Sehingga definisi norma kesusilaan dapat juga diartikan sebagai peraturan sosial yang bersumber dari hati nurani manusia yang membentuk akhlak seseorang.

Karena bersumber dari hati nurani, maka norma kesusilaan tidak tertulis dan pelaksaaannya dilakukan manusia berdasarkan hati nuraninya. Norma kesusilaan juga disebut sebagai norma moral, sehingga mereka yang melanggar norma kesusilaan disebut sebagai orang yang tidak bermoral atau asusila.

Baca juga: Pengertian Norma Kesopanan

Tujuan dan Manfaat Norma Kesusilaan

tujuan norma kesusilaan
via pixabay.com

Mengacu pada pengertian norma kesusilaan di atas, tujuan norma ini adalah agar setiap individu memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan sifat kesusilaan yang baik sehingga keharmonisan hubungan antar manusia dapat terwujud.

Hal tersebut tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi manusia, misalnya untuk membantu seseorang agar dapat membedakan mana hal yang buruk dan yang baik.

Selain itu, norma kesusilaan juga dapat menjadi petunjuk bagi manusia tentang bagaimana cara bersikap dan bertingkah laku di dalam masyarakat.

Ciri-Ciri Norma Kesusilaan

Berdasarkan pengertian norma kesusilaan, berikut ini adalah beberapa ciri norma kesusilaan yang bisa kita ketahui:

  1. Norma Kesusilaan bersumber dari hati nurani manusia.
  2. Norma kesusilaan sifatnya lokal dalam suatu masyarakat tertentu dan tidak abadi.
  3. Mereka yang melanggar norma kesusilaan akan mendapatkan sanksi yang bersifat individu, yaitu dikucilkan dari masyarakat, rasa malu, penyesalan batin.

Baca juga: Pengertian Norma Menurut Para Ahli

Contoh Norma Kesusilaan

contoh norma kesusilaan

Untuk lebih memahami pengertian norma kesusilaan, kita dapat melihatnya dari beberapa contoh norma kesusilaan dan gambarnya berikut ini:

1. Jujur Dalam Bersikap dan Bertingkah Laku

Dalam hal ini, jujur bukan hanya dalam berbicara tapi juga dalam bersikap dan bertingkah laku. Salah satu contohnya adalah sikap kita ketika menemukan atau melihat barang milik orang lain yang terjatuh atau tertinggal di suatu tempat.

Orang yang jujur akan menyerahkan barang tersebut ke pemilik atau melaporkan dan menyerahkannya ke pihak berwajib agar bisa dikembalikan kepada pemiliknya.

2. Meminta Maaf Saat Melakukan Kesalahan

Pada umumnya orang yang melakukan kesalahan akan meminta maaf. Ini merupakan salah satu bentuk norma kesusilaan di masyarakat.

Dengan meminta maaf maka seseorang menyadari kesalahannya dan bersikap dewasa dengan meminta maaf. Orang yang berani meminta maaf merupakan pribadi yang bertanggungjawab dan dapat diandalkan.

3. Berpakaian Sesuai Tempat dan Situasi

Cara berpakaian juga merupakan salah satu bentuk norma kesusilaan. Umumnya orang memilih untuk berpakaian sesuai dengan tempat dan situasi.

Bila kita menghadiri suatu acara resmi, tentunya kita harus memakai pakaian yang resmi. Dan untuk kegiatan yang santai, kita bisa berpakaian kasual yang santai. Cara berpakaian juga dapat menunjukkan kepribadian orang tersebut.

4. Menghargai dan Menghormati Orang Lain

Norma kesusilaan mengatur cara manusia dalam bergaul dengan sesama manusia. Secara umum, orang yang lebih tua wajib dihormati dan dihargai orang yang lebih muda.

Selain itu, cara berbicara dan menyampaikan pendapat kepada orang lain juga harus dijaga. Sesuaikan cara berkomunikasi dengan orang yang sebaya dengan orang yang lebih tua.

5. Berbicara Hal-Hal yang Baik

Bagi banyak orang, cara berbicara merupakan hal yang dianggap sepele. Namun, kenyataannya cara kita berbicara dan topik yang dibicarakan dapat berdampak besar bagi orang lain dan diri kita sendiri.

Membicarakan hal tentang orang lain akan berdampak juga pada diri kita sendiri. Itu sebabnya perlu memperhatikan cara berbicara karena hal itu akan berdampak pada diri sendiri.

6. Tidak Mengambil Hak Orang Lain

Manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dalam kehidupan bersama, tentunya setiap individu harus menghargai dan menghormati hak orang lain.

Masing-masing individu tidak boleh mengambil hal milik orang lain atau merugikan pihak lain. Segala tindakan yang merugikan, misalnya mengambil hak orang lain akan merusak keseimbangan masyarakat sehingga menciptakan kesenjangan dan berpotensi mengakibatkan terjadinya chaos.

Sanksi Norma Kesusilaan

Di dalam diri setiap manusia pasti terdapat ‘bisikan hati’ yang mengarahkannya pada tindakan yang baik sesuai norma kesusilaan. Namun, tidak jarang manusia mengabaikannya dan melakukan hal-hal yang melanggar norma kesusilaan.

Ketika seseorang melakukan pelanggaran, maka orang tersebut akan mendapatkan sanksi. Beberapa bentuk sanksi norma kesusilaan tersebut diantaranya adalah:

  • Perasaan malu
  • Perasaan menyesal
  • Pengucilan di dalam masyarakat, bahkan dipenjara

Baca juga: Pengertian HAM Menurut Para Ahli

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian norma kesusilaan, tujuan, ciri-ciri, manfaat, dan contoh norma kesusilaan di masyarakat. Semoga bermanfaat.