Beranda Sosial Pengertian Imigrasi: Arti, Jenis, Faktor Penyebab Imigrasi

Pengertian Imigrasi: Arti, Jenis, Faktor Penyebab Imigrasi

Pengertian Imigrasi Adalah

Pengertian Imigrasi Adalah

Apa yang dimaksud dengan imigrasi? Secara umum, pengertian imigrasi adalah proses perpindahan orang dari suatu negara/ bangsa ke negara lain dengan tujuan untuk menetap secara permanen, dimana orang tersebut bukanlah warga negara dari negara yang dituju.

Pendapat lain mengatakan arti imigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan untuk menetap secara permanen dan mencari nafkah di negara tersebut.

Dalam bidang pelayanan publik, istilah imigrasi merujuk pada rangkaian kegiatan dalam memberi pelayanan, penegakan hukum, pengamanan terhadap proses keluar masuknya manusia dari dan ke wilayah suatu negara, serta pengawasan terhadap warga negara asing di wilayah negara tersebut.

Orang yang melakukan imigrasi ke negara lain disebut dengan imigran. Dalam hal ini, turis, rombongan olahraga dan seni, diplomat, dan pekerja asing, tidak termasuk dalam kategori imigran karena hanya sementara di negara yang dituju.

Baca juga: Pengertian Urbanisasi

Faktor Pendorong Imigrasi

Imigrasi tidak terjadi begitu saja, ada beberapa hal yang menjadi faktor pendorongnya. Mengacu pada pengertian imigrasi, adapun beberapa faktor pendorong terjadinya imigrasi adalah sebagai berikut:

1. Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi adalah faktor utama yang paling banyak menimbulkan terjadinya imigrasi dari suatu negara ke negara lain. Kondisi ekonomi yang buruk di suatu negara seringkali membuat warga negaranya melakukan imigrasi ke negara lain dimana terdapat peluang memiliki taraf ekonomi yang jauh lebih baik.

2. Faktor Sosial Budaya

Sosial budaya dalam hal ini adalah nilai-nilai, tata sosial, dan tata laku manusia di suatu negara. Misalnya sistem sosial dan budaya di negara Eropa yang memberikan kebebasan dan sangat menghargai hak asasi manusia, hal tersebut membuat banyak warga negara lain yang mengalami konflik melakukan imigrasi ke negara-negara Eropa.

3. Faktor Kestabilan Politik

Stabilitas politik suatu negara sangat berkaitan dengan taraf ekonomi di negara tersebut. Pada umumnya suatu negara dengan kondisi politik dan ekonomi yang stabil akan menjadi tempat tujuan migrasi warga negara asing yang negaranya kurang aman secara politik dan ekonomi.

Selain faktor ekonomi, budaya, dan politik, masih ada beberapa faktor lain yang mendorong terjadinya imigrasi. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kesempatan mendapatkan pendidikan lebih baik di negara lain.
  • Adanya harapan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di negara lain.
  • Kondisi lingkungan dan pola hidup yang lebih baik di negara lain. Misalnya iklim, fasilitas umum, tempat tinggal, dan lain-lain.

Baca juga: Pengertian Ruralisasi

Jenis-Jenis Migrasi

Imigrasi dapat dibedakan dalam beberapa jenis. Sesuai dengan pengertian imigrasi di atas, adapun jenis-jenis migrasi adalah sebagai berikut:

  1. Migrasi Masuk (in migration), yaitu masuknya penduduk ke daerah tujuan tertentu (dari luar negeri).
  2. Migrasi Keluar (out migration), yaitu perpindahan penduduk keluar menuju daerah lain (ke luar negeri).
  3. Migrasi Netto (nett migration), yaitu istilah yang dipakai untuk menjelaskan selisiih jumlah migrasi masuk dan keluar.
  4. Migrasi Bruto (gross migration), yaitu istilah yang dipakai untuk menjelaskan jumlah migrasi masuk dan keluar.
  5. Migrasi Total (total migration), yaitu total keseluruhan kejadian migrasi, mencakup migrasi semasa hidup dan migrasi pulang.
  6. Migrasi Internasional (international migration), yaitu perpindahan penduduk antar negara.
  7. Migrasi Semasa Hidup (life time migration), yaitu perpindahan penduduk yang dilakukan berdasarkan tempat kelahiran.
  8. Migrasi Parsial (partial migration), yaitu jumlah perpindahan penduduk suatu daerah ke daerah lain sebagai tujuan
  9. Arus Migrasi (migration stream), yaitu besarnya jumlah migrasi dari suatu daerah tertentu ke dearah tujuan dalam periode tertentu.
  10. Urbanisasi (urbanization), yaitu perpindahan penduduk dari daerah perdesaan menuju ke wilayah perkotaan atau kota besar dengan tujuan menetap dalam kurun waktu tertentu.
  11. Transmigrasi (transmigration), yaitu perpindahan penduduk dari daerah yang padat penduduk ke daerah lain yang lebih jarang penduduknya di wilayah Indonesia.

Baca juga: Otonomi Daerah

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian imigrasi, jenis-jenis, dan beberapa faktor penyebab imigrasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.