Macam-Macam Sistem Ekonomi yang Ada di Dunia dan Penjelasannya

Macam-Macam Sistem Ekonomi yang Ada di Dunia dan Penjelasannya

Macam-Macam Sistem Ekonomi
Macam-Macam Sistem Ekonomi

Apa saja macam-macam sistem ekonomi yang ada di dunia ini? Apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sistem ekonomi tersebut?

Sebelum membahas topik ini lebih jauh, ada baiknya kita memahami dulu apa pengertian sistem ekonomi. Secara singkat, sistem ekonomi adalah sistem atau cara yang dipakai untuk mengelola semua kegiatan perekonomian di masyarakat.

Setiap negara di dunia ini menggunakan sistem ekonomi yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi di negara tersebut, baik secara ekonomi, politik, ideologi, dan keadaan alam. Seperti halnya di negara kita, sistem ekonomi Indonesia menggunakan sistem ekonomi campuran, yaitu sistem ekonomi Pancasila.

Sistem ekonomi di Indonesia belum tentu dapat diterapkan di negara lain, dan begitu juga sebaliknya. Namun yang pasti penerapan suatu sistem ekonomi bertujuan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian suatu negara sehingga dapat mengakomodasi pertanyaan pokok dalam ekonomi, yaitu:

  • What (apa dan berapa banyak barang produksi)
  • How (bagaimana cara memproduksi)
  • For Whom (untuk siapa barang diproduksi)

Baca juga: Pengertian Ekonomi

Macam-Macam Sistem Ekonomi

Seperti yang disebutkan di atas, timbulnya berbagai macam sistem ekonomi di dunia ini terjadi karena perbedaan situasi dan kondisi masing-masing negara. Jadi, sistem ekonomi di suatu negara itu tergantung pada kondisi negara yang bersangkutan.

Adapun macam-macam sistem ekonomi di dunia adalah sebagai berikut:

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem Ekonomi Tradisional
Macam-Macam Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem perekonomian yang berlandaskan pada kebiasaan, tradisi, dan adat istiadat masyaratkat secara turun temurun dimana faktor ekonominya sangat terbatas.

> Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Tradisional:

  • Belum mengenal uang dan proses transaksi masih menggunakan sistem barter.
  • Tidak ada pembagian kerja.
  • Jenis produksi masih berdasarkan kebutuhan.
  • Hubungan masyarakat masih bersifat kekeluargaan.
  • Masih bertumpu pada sektor agraris.
  • Keadannya masyarakatnya tradisional dan cenderung miskin.

> Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Semua anggota masyarakat masih memiliki motivasi untuk menjadi produsen.
  • Kegiatan produksi berlangsung untuk memenuhi kebutuhan, tidak untuk mencari keuntungan.
  • Masyarakatnya cenderung jujur dalam kegiatan pertukaran karena masih menggunakan sistem barter.

> Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Belum ada kerjasama yang baik di masyarakatnya.
  • Sulitnya dalam penentuan nilai barang yang dipertukarkan.
  • Jenis dan jumlah barang yang dihasilkan seringkali tidak bisa melayani kebutuhan.
  • Sulitnya mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan untuk aktivitas perekonomian.

2. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

Sistem Ekonomi Terpusat
Macam-macam sistem ekonomi

Sistem ekonomi Komando atau Terpusat (sosialis) adalah sistem perekonomian yang menempatkan pemerintah sebagai pemilik kekuasaan dominan dalam mengatur kegiatan ekonomi. Penerapan sistem ekonomi sosialis penguasaan adalah dengan membatasi kegiatan ekonomi yang lakukan oleh anggota masyarakat.

> Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Terpusat

  • Pemerintah memiliki kekuasan dominan terhadap pengaturan kegiatan perekonomian.
  • Negara tidak mengakui hak milik perorangan, kecuali yang sudah dibagikan.
  • Segala sumber daya dan peralatan produksi adalah milik negara.
  • Pemerintah berkuasa dalam pembagian kerja sehingga tidak ada kebebasan dalam berusaha bagi individu.
  • Pemerintah menentukan harga-harga.

> Kelebihan Sistem Ekonomi Terpusat

  • Semua aktivitas ekonomi menjadi tanggungjawab pemerintah sepenuhnya.
  • Segala aktivitas perekonomian lebih mudah dikendalikan dan diawasi.
  • Mencegah terjadinya kesenjangan sosial di masyarakat.

> Kekurangan Sistem Ekonomi Terpusat

  • Segala potensi, kreativitas, dan inisiatif masyarakat tidak bisa berkembang.
  • Hak milik perorangan tidak diakui oleh negara.
  • Individu tidak memiliki kebebasan untuk memiliki usaha sendiri.
  • Kualitas suatu pemerintah menjadi penentu keberhasilan sistem ekonomi sosial.

3. Sistem Ekonomi Liberal

Sistem Ekonomi Liberal
Macam-macam sistem ekonomi

Sistem ekonomi liberal atau kapitalis adalah bentuk sistem ekonomi yang memberikan kebebasan sebesar-besarnya kepada setiap orang dalam kegiatan perekonomian tanpa dicampuri oleh pemerintah.

> Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal

  • Setiap orang dapat memiliki hak atas alat produksi dan bebas melakukan kegiatan perekonomian.
  • Harga-harga barang di pasar ditentukan oleh permintaan dan penawaran.
  • Terjadi persaingan bebas antar pelaku ekonomi.
  • Setiap pelaku ekonomi dapat mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

> Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

  • Setiap orang termotivasi untuk berkarya dan melakukan kegiatan ekonomi untuk kemakmuran pribadi.
  • Negara mengakui adanya hak milik perorangan.
  • Adanya peningkatan efisiensi dan kualitas barang yang dihasilkan.
  • Setiap orang dapat memilih sektor usaha sesuai dengan kemampuannya.

> Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal

  • Timbulnya persaingan tidak sehat antar pelaku ekonomi.
  • Tingginya kesenjangan sosial di masyarakat.
  • Adanya pihak-pihak yang memonopoli sumber-sumber ekonomi.
  • Sering terjadi eksploitasi terhadap sumber daya manusia dan alam.

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Campuran
Macam-macam sistem ekonomi

Sistem ekonomi campuran adalah penggabungan sistem ekonomi liberal dengan sisten ekonomi terpusat. Dalam sistem ekonomi ini, masyarakat diberikan kebebasan dalam melakukan kegiatan perekonomian, namun pada pelaksanaannya pemerintah memiliki peran untuk mengawasi dan mengendalikan semua kegiatan perekonomian.

> Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

  • Pemerintah turut campur dalam segala kegiatan perekonomian.
  • Kegiatan perekonomian juga dilakukan oleh pihak swasta karena adanya kesempatan.

> Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

  • Adanya pemisahan yang jelas dalam sektor ekonomi pemerintah dengan pihak swasta.
  • Pergerakan harga-harga barang dapat diawasi dan dikendalikan.
  • Pemerintah mengakui dan melindungi hak kepemilikan perorangan.

> Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

  • Potensi terjadinya etatisme jika peran pemerintah semakin mendominasi.
  • Potensi terjadinya monopoli jika pihak swasta mendominasi, sehingga merugikan rakyat.

Baca juga: Prinsip Ekonomi

Di atas tadi adalah ulasan singkat mengenai macam-macam sistem ekonomi yang ada di dunia. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.