Beranda Umum Arti Barter: Pengertian, Jenis, Syarat, dan Kekurangannya

Arti Barter: Pengertian, Jenis, Syarat, dan Kekurangannya

Arti Barter Adalah

Arti Barter Adalah

Apa yang dimaksud dengan barter? Secara umum, arti barter adalah suatu kegiatan tukar-menukar barang yang dilakukan dua belah pihak tanpa menggunakan perantara uang atau alat bayar lainnya. Sederhananya barter adalah transaksi penukaran barang dengan barang, atau jasa dengan barang.

Pendapat lain mengatakan pengertian barter adalah proses pertukaran barang atau jasa yang terjadi tanpa menggunakan alat bayar berupa uang. Dalam hal ini barter dilakukan agar masing-masing pihak yang melakukannya mendapatkan keuntungan.

Contoh aktivitas barter, seorang petani sayuran dan peternak ayam melakukan barter barang milik mereka, yaitu sayuran ditukar dengan ayam. Keduanya terlebih dahulu menentukan apakah penawaran dari pihak lain setara dengan imbalan yang akan diberikan.

Baca juga: Pengertian Uang

Jenis-Jenis Barter

Kegiatan barter merupakan transaksi pertukaran barang yang umum dilakukan pada masa lalu sebelum ditemukan mata uang. Namun, hingga saat ini masih ada transaksi yang dilakukan dengan sistem barter.

Mengacu pada arti barter seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, adapun beberapa jenis barter adalah sebagai berikut:

  1. Barter Langsung;  yaitu pertukaran barang dengan barang yang terjadi secara langsung.
  2. Barter Alih; yaitu barter yang terjadi ketika suatu negara yang sedang melakukan barter tidak dapat memanfaatkan barang hasil dari barternya sehinggga mengalihkannya ke negara yang lain.
  3. Barter Imbal Beli; barter yang terjadi karena adanya kerjasama untuk saling membeli barang atau jasa yang dibutuhkan satu sama lainnya.

Baca juga: Uang Kartal

Syarat-Syarat Barter

Pada umumnya kegiatan barter seringkali sulit untuk benar-benar memuaskan harapan masing-masing pihak yang melakukan transaksi. Namun, ada beberapa syarat penting agar kegiatan barter bisa dilakukan.

Sesuai dengan arti barter, adapun beberapa syarat barter adalah sebagai berikut:

  • Setiap pihak yang akan melakukan barter harus memiliki barang yang akan ditukarkan.
  • Setiap pihak yang akan melakukan barter harus saling membutuhkan barang yang akan ditukarkan, serta dilakukan pada waktu yang sama.
  • Barang yang akan ditukar dalam kegiatan barter harus memiliki nilai yang sama atau setidaknya mendekati.

Baca juga: Pengertian Bank

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Barter

Transaksi dengan sistem barter merupakan alternatif yang masih dilakukan hingga saat ini. Sistem barter memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan, diantaranya:

1. Kekurangan Sistem Barter

  • Barang yang ditukarkan harus dibawa kemana-mana sampai seseorang menemukan pihak lain yang memiliki barang yang ia butuhkan. Namun, belum tentu orang lain tersebut mau menukarkan barangnya dengan barang lain.
  • Jika jumlah atau ukuran barang yang akan ditukarkan berukuran besar, misalnya sapi, tentu akan sulit untuk dibawa ke mana-mana untuk ditukarkan. Belum lagi jika lokasinya sangat jauh dan belum tentu ada orang yang mau menukarkan dengan sapi tersebut.
  • Untuk melakukan transaksi barter kedua belah pihak harus memiliki kerelaan sehingga ini menjadi salah satu kekurangan dari sistem barter karena belum tentu yang satu juga menginginkan barang yang ditukarkan.
  • Kelemahan barter lainnya yaitu barang yang ditukar sulit untuk dipecah-pecah. Misalnya Ketika seseorang hanya memiliki seekor sapi untuk ditukarkan dengan beras, maka tidak mungkin sapi harus dipotong-potong terlebih dahulu.

2. Kelebihan Sistem Barter

  • Manusia akan mengenal satu sama lain karena akan sering bertukar barang yang membuat mereka lebih mengenal orang lain. Mau tidak mau jika menggunakan sistem ini maka seseorang akan banyak bernegosiasi dan berkomunikasi dengan orang lain.
  • Melalui kegiatan barter dapat memicu terjadinya sikap saling tolong-menolong. Barter juga dapat menimbulkan sikap toleransi yang besar antar sesama manusia

Baca juga: Pengertian Pajak

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai arti barter, jenis-jenisnya, syarat, serta kelebihan dan kekurangan transaksi dengan sistem barter. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.