Struktur Proposal Kegiatan yang Baik dan Benar Serta Urutan Susunannya

Sebenarnya, seperti apa sih struktur proposal yang baik dan benar? Mungkin ini salah satu pertanyaan yang sering dikemukakan oleh kamu yang sedang ingin membuat proposal.

Seperti kita ketahui, proposal adalah suatu rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kegiatan dalam bentuk tulisan dan dijelaskan secara sistematis dan terperinci.

Adapun tujuan membuat proposal adalah untuk mengajukan ide dan rencana kerja yang akan dilaksanakan. Struktur proposal menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan agar maksud dan tujuan yang ingin disampaikan dapat tertuang dengan baik di dalam proposal.

Namun, banyak proposal dibuat dengan cara yang tidak sistematis sehingga maksud dan tujuan membuat proposal tersebut menjadi tidak maksimal.

Nah, di artikel ini saya akan membahas secara ringkas seperti apa struktur proposal kegiatan yang baik serta urutan susunannya.

Artikel terkait: Pengertian Proposal

Urutan Struktur Proposal Secara Umum

urutan struktur proposal

Sebenarnya ada beberapa macam proposal. Namun secara umum, setiap jenis proposal memiliki struktur yang kurang lebih sama.

Berikut ini adalah urutan struktur proposal tersebut:

1. Sampul Proposal

Setiap proposal harus dilengkapi dengan sampul yang terdapat logo organisasi atau kegiatan. Pada bagian sampul proposal tersebut juga ditulis nama kegiatan yang akan dilakukan.

Logo dan nama kegiatan merupakan bagian yang sangat penting untuk dicantumkan di dalam proposal. Mengapa? Karena bagian tersebut merupakan informasi pertama yang menunjukkan isi dari proposal tersebut kepada orang yang membacanya.

2. Latar Belakang Kegiatan

Pada bagian ini menjelaskan mengenai hal atau keadaan yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan. Perlu diperhatikan bahwa dalam penulisan latar belakang sebaiknya dimulai dari hal yang sifatnya umum hingga hal yang sifatnya khusus.

3. Nama Kegiatan

Di dalam proposal harus dituliskan Nama Kegiatan yang akan dilakukan sehingga setiap orang yang membaca proposal tersebut akan mengerti.

Nama Kegiatan pertamakali disebutkan pada bagian sampul proposal. Selain itu, kita juga perlu menyebutkannya pada bagian isi proposal agar lebih tegas dan jelas.

4. Tema Kegiatan

Setiap kegiatan pasti ada tema khusus yang ingin diangkat. Nah, tema kegiatan tersebut juga harus dituliskan di dalam proposal.

Sebagai contoh, nama kegiatannya adalah Pentas Seni Sekolah, tema yang bisa diangkat misalnya “Tempo Doeloe”

5. Tujuan Kegiatan

Suatu kegiatan dilakukan tentu memiliki alasan dan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan kegiatan juga penting untuk dijelaskan secara ringkas di dalam proposal.

Misalnya proposal Pentas Seni, tujuannya untuk mengakomodasi minat seni anak muda dan menjaga kelestarian budaya Indonesia.

6. Jenis Kegiatan

Di dalam proposal juga harus dijelaskan tentang jenis kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan. Jenis kegiatan yang dilakukan harus sesuai dengan maksud dan tujuan yang ingin dicapai oleh penyelenggara.

7. Sarana Promosi

Pada proposal kegiatan tertentu akan membutuhkan kerjasama dengan pihak lain. Nah, di dalam proposal juga bisa dijelaskan mengenai kesempatan promosi bagi pihak sponsor dan juga media promosi yang disediakan.

Misalnya spanduk, banner, umbul-umbul, brosur, dan lain-lain.

8. Estimasi Anggaran

Informasi mengenai estimasi anggaran yang dibutuhkan juga harus dijelaskan rinci di dalam proposal. Mulai dari alokasi dana untuk perlengkapan, administrasi, konsumsi, dan berbagai keperluan lainnya.

9. Penutup

Bagian penutup biasanya berisi ucapan terimakasih kepada instansi terkait. Di bagian ini kita juga bisa menyampaikan harapan ataupun permintaan dukungan dari pihak yang akan diberikan proposal tersebut.

Pada bagian penutup proposal ini juga harus dilengkapi dengan stempel dan tanda tangan pembuat proposal.

10. Susunan Kepanitiaan

Susunan kepanitiaan menjadi bagian yang cukup penting bagi struktur proposal. Susunan kepanitiaan ini bisa menjadi sarana yang baik untuk menarik perhatian pihak sponsor.

Lalu, Apa Langkah Selanjutnya?

Secara umum, membuat struktur proposal kegiatan yang disebutkan di atas tentu cukup mudah. Namun, terkadang kita kesulitan dalam proses pembuatannya.

Jika mengalami kesulitan, kamu bisa menggunakan aplikasi online seperti Canva untuk membuat proposal kegiatan yang lebih unik dan menarik.

Canva merupakan salah satu aplikasi online yang dapat kamu andalkan jika ingin membuat proposal kegiatan yang menarik dengan cepat dan mudah. Manfaatkan fitur yang disediakan oleh Canva karena di situs ini ada banyak sekali contoh proposal untuk berbagai keperluan.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai struktur proposal yang baik dan benar serta urutan susunannya. Membuat sebuah proposal menjadi lebih mudah setelah kita mengetahui struktur proposal yang baik.

Tinggalkan Komentar Kamu