Beranda Sosial Arti Privasi: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi

Arti Privasi: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi

Arti Privasi Adalah

Artikel ini membahas secara ringkas mengenai arti privasi, fungsinya, jenis-jenisnya, perbedaan privasi dengan rahasia, serta beberapa faktor yang mempengaruhi privasi seseorang secara umum.

Arti Privasi Adalah

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan privasi (privacy)? Secara umum, arti privasi adalah suatu keadaan dimana kehidupan pribadi seseorang atau sekelompok orang terbebas dari pengawasan atau gangguan orang lain.

Pendapat lain menyebutkan, pengertian privasi adalah suatu kondisi dimana seseorang atau sekelompok orang memiliki keleluasaan dan bebas dari gangguan yang tidak diinginkan dalam kehidupan atau urusan pribadinya.

Setiap orang atau suatu kelompok orang tentunya memiliki ranah yang tidak boleh diketahui oleh pihak lain. Sehingga individu atau sekelompok individu tersebut melakukan upaya agar privasi tersebut tetap terjaga. Sebagai contoh:

  • Privasi Individu: hal-hal yang sifatnya pribadi seperti, misalnya masalah keuangan seseorang.
  • Privasi Sekelompok Individu: informasi penting suatu organisasi atau perusahaan, misalnya database keuangan, database klien, database strategi perusahaan, dan lain-lain.

Baca juga: Arti Intervensi

Arti Privasi Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu privasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Dibyo Hartono

Menurut Dibyo Hartono (1986), privasi adalah suatu tingkatan interaksi atau keterbukaan terhadap orang lain yang dikehendaki oleh seseorang pada situasi atau kondisi tertentu.

2. Amos Rapoport

Menurut Amos Rapoport (1988), arti privasi adalah suatu kemampuan untuk mengontrol interaksi, kemampuan untuk memperoleh pilihan-pilihan dan kemampuan untuk mencapai interaksi yang diinginkan.

3. Irwin Altman

Menurut Irwin Altman (1975), arti privasi adalah suatu proses pengontrolan yang selektif terhadap akses kepada diri sendiri dan akses kepada orang lain.

4. Alfred Marshall

Menurut Alfred Marshall (1981), pengertian privasi adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya pilihan untuk menghindarkan diri dari keterlibatan dengan orang lain dan lingkungan sosialnya.

5. Wikipedia

Menurut Wikipedia, privasi dapat bermakna kerahasiaan pribadi atau keleluasan pribadi, yaitu kemampuan satu atau sekelompok individu untuk melindungi atau menutup kehidupan dan urusan pribadinya dari publik, atau untuk mengendalikan arus informasi mengenai dirinya.

Baca juga: Interaksi Sosial

Perbedaan Privasi dengan Rahasia

Privasi seringkali dihubungkan dengan rahasia. Meskipun kedua istilah ini mempunyai makna yang hampir sama, namun pada dasarnya keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

Perbedaan privasi dan rahasia terletak pada apa dan bagaimana tujuan individu atau sekelompok individu dalam melindungi urusan pribadinya.

Menyimpan atau menjaga rahasia mengandung arti menyembunyikan masalah tertentu agar tidak diketahui oleh pihak lain. Sedangkan privasi mengandung arti suatu kebebasan atau keleluasaan untuk terhindar dari gangguan atau pengawasan pihak lain.

Privasi pada umumnya berkaitan dengan hal-hal yang bersifat pribadi. Sesuatu yang bila dilanggar oleh pihak lain akan membuat individu atau sekelompok individu tidak nyaman dan marah.

Baca juga: Pengertian Jujur

Fungsi Privasi Secara Umum

Bagi setiap individu atau sekelompok individu, privasi memiliki fungsi tersendiri. Menurut Irwin Altman, adapun beberapa fungsi privasi adalah sebagai berikut:

  • Mengatur dan mengendalikan interaksi interpersonal dengan orang lain sehingga dapat menentukan kapan waktu untuk menyendiri dan kapan waktu bersama-sama dengan orang lain.
  • Membuat rencana dan strategi dalam berinteraksi dengan orang lain, termasuk menjaga jarak dalam interaksi tersebut.
  • Privasi juga berfungsi untuk memperjelas konsep diri dan identitas diri seseorang.

Jenis-Jenis Privasi

Secara umum, privasi dapat dibedakan dalam 2 kategori, yaitu:

1. Privasi Secara Fisik

Ini merupakan golongan yang memiliki keinginan untuk tidak mengalami gangguan secara fisik, seperti;

  • Ingin menyendiri tanpa gangguan dari orang lain (solitude).
  • Ingin jauh dari pandangan atau gangguan suara orang lain, misalnya tetangga/ lalu lintas (seclusion).
  • Ingin dekat dengan orang-orang tertentu saja, tetapi jauh dari orang lainnya (intimacy).

2. Privasi Secara Tingkah Laku

Ini merupakan golongan yang memiliki keinginan untuk menjaga kerahasiaan dirinya dengan cara hanya memberikan informasi tertentu saja yang dianggap perlu, seperti;

  • Merahasiakan jati dirinya (anonymity).
  • Membatasi informasi tentang dirinya kepada orang lain (reserve).
  • Tidak ingin terlibat dengan tetangga (non-neighboring).

Baca juga: Arti Apatis

Faktor yang Mempengaruhi Privasi

Menurut hasil penelitian beberapa ahli (Alfred Marshall, Robert Gifford, Patterson dan Chiswick), terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi privasi, yaitu:

1. Faktor Personal

Menurut Marshall, latar belakang pribadi seseorang akan sangat berpengaruh pada kebutuhan akan privasi. Berdasarkan penelitiannya, anak-anak yang tumbuh dalam kondisi rumah yang sesak cenderung memilih keadaan anonim dan reserve saat dewasa. Sedangkan anak yang hidup di kota cenderung memilih keadaan anonim dan intimacy.

2. Faktor Situasional

Berdasarkan hasil penelitian mengenai privasi dalam dunia kerja, secara umum dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasaan akan privasi sangat berkaitan dengan seberapa besar lingkungan kerja mengijinkan orang-orang di dalamnya untuk menyendiri (Robert Gifford, 1987).

3. Faktor Budaya

Berdasarkan hasil penelitian Patterson dan Chiswick terhadap suku Iban di Kalimantan, Jan Yoors pada orang Gypsy, dan Clifford Geertz pada orang Jawa dan Bali, setiap budaya tidak memiliki perbedaan terhadap kebutuhan akan privasi tetapi sangat berbeda dalam cara bagaimana mereka mendapatkan privasi tersebut (Robert Gifford, 1987).

Baca juga: Pengertian Komunitas

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa privasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting bagi setiap individu. Dengan begitu, maka sudah sewajarnya setiap orang menghormati hak privasi orang lain agar ranah pribadinya tidak dicampuri.

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai arti privasi, fungsinya, jenis-jenisnya, serta beberapa faktor yang mempengaruhi privasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Kerahasiaan_pribadi