Arti Elektabilitas: Pengertian dan Kaitannya dengan Kampanye Politik

Arti Elektabilitas: Pengertian dan Kaitannya dengan Kampanye Politik

Arti Elektabilitas adalah

Arti Elektabilitas Adalah

Apa yang dimaksud dengan Elektabilitas? Arti Elektabilitas adalah tingkat keterpilihan atau ketertarikan publik dalam memilih sesuatu, baik itu seorang figur, lembaga atau partai, maupun barang dan jasa, dimana informasi tersebut didapatkan dari hasil berbagai survei.

Menurut Dendy Sugiono (2008), arti elektabilitas adalah ketertarikan seseorang dalam memilih. Secara bahasa, istilah elektabilitas adalah hasil serapan dari Bahasa Inggris, yaitu “electability” yang artinya keterpilihan.

Kata elektabilitas sangat sering digunakan dalam kaitannya dengan bidang politik. Jika diterapkan pada bidang politik, misalnya partai politik, maka arti elektabilitas adalah tingkat keterpilihan suatu partai politik di masyarakat umum.

Pada umumnya untuk meningkatkan elektabilitas sebuah objek (barang, jasa, orang, lembaga), maka objek tersebut harus populer dan memenuhi kriteria keterpilihan, misalnya;

  • Dikenal baik oleh masyarakat luas
  • Terbukti memiliki kinerja yang baik
  • Memiliki prestasi di bidang tertentu
  • Memiliki rekam jejak yang positif di bidangnya

Baca juga: Pengertian Politik

Perbedaan Elektabilitas dan Popularitas

Di masyarakat umum, seringkali elektabilitas disamakan dengan popularitas seseorang. Dalam hal ini, kedua istilah tersebut berhubungan namun memiliki pengertian yang berbeda.

Popularitas adalah tingkat keterkenalan suatu objek (barang, jasa, seorang figur, dan lembaga) di mata masyarakat, sedangkan elektabilitas adalah tingkat keterpilihan objek yang dimaksud.

Artinya, seseorang yang populer di masyarakat belum tentu memiliki elektabilitas tinggi sehingga layak dipilih. Begitu pun sebaliknya, seseorang yang punya elektabilitas mungkin saja tidak dipilih karena tidak populer di mata masyarakat.

Dalam bidang politik, popularitas seorang figur merupakan modal yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian publik. Popularitas tersebut nantinya akan dapat mendongkrak elektabilitas figur tersebut dengan membangun pencitraan, baik secara langsung di masyarakat maupun melalui berbagai media massa.

Baca juga: Pengertian Budaya Politik

Hubungan Kampanye Politik dan Elektabilitas

Kampanye politik merupakan serangkaian usaha komunikasi secara terencana yang dilakukan sekelompok orang untuk mendapatkan dukungan dari publik. Untuk meningkatkan elektabilitas seseorang, umumnya kampanye politik yang dilakukan adalah dengan pencitraan politik.

Dalam hal ini, elektabilitas seorang figur dapat ditingkatkan melalui kegiatan kampanye politik. Namun perlu dicatat bahwa tidak semua kampanye politik bertujuan untuk meningkatkan elektabilitas seorang figur, ada juga kampanye yang bertujuan untuk menjatuhkan figur lain yang menjadi lawan politik.

Dalam kegiatan kampanye politik, seringkali dilakukan pencitraan dengan tujuan untuk membentuk opini publik mengenai seorang figur yang diangkat. Pencitraan politik ini biasanya dilakukan secara persuasif untuk mendapatkan lebih banyak dukungan dari pemilih.

Menurut Corner dan Pels (Nimmo, 2009:8), figur yang bersih maupun figur yang bermasalah, keduanya secara substansial harus berupaya keras membangun citra politik mereka agar dapat meraih dukungan pemilih. Hal ini dikarenakan citra seseorang dimasyarakat menjadi faktor yang menentukan dalam keberhasilan kegiatan kampanye politik.

Baca juga: Lembaga Politik

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai arti elektabilitas, perbedaan elektabilitas dengan popularitas, dan hubungan elektabilitas dengan kampanye politik. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.