Beranda Sosial Pengertian Demonstrasi: Arti, Sejarah, Penyebab, dan Akibatnya

Pengertian Demonstrasi: Arti, Sejarah, Penyebab, dan Akibatnya

Pengertian Demonstrasi Adalah

Pengertian Demonstrasi Adalah

Apa yang dimaksud dengan demonstrasi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian demonstrasi memiliki dua arti, yaitu:

  1. Pernyataan protes yang dikemukakan secara massal; unjuk rasa
  2. Peragaan atau pertunjukan tentang cara melakukan atau mengerjakan sesuatu.

Dalam artikel ini membahas mengenai demonstrasi dalam arti unjuk rasa. Pengertian demonstrasi adalah suatu kegiatan menyampaikan aspirasi atau menentang kebijakan suatu pihak, baik itu organisasi atau pemerintah, dimana kegiatan tersebut merupakan upaya penekanan secara politik yang dilakukan oleh pihak tertentu yang memiliki kepentingan.

Pendapat lain mengatakan pengertian demonstrasi adalah bentuk pernyataan protes yang disampaikan secara massal oleh sekelompok orang di tempat umum terhadap suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah atau organisasi.

Demonstrasi merupakan satu dari sekian banyak cara untuk nyampaikan pendapat. Kebebasan dalam menyampaikan pendapat ini juga merupakan implementasi dari demokrasi Pancasila yang dianut oleh negara Indonesia. Selain itu, gerakan menyampaikan pendapat atau demonstrasi ini juga diatur di dalam undang-undang negara.

Sejarah Singkat Demonstrasi

Aksi demonstrasi dilakukan oleh banyak orang dan biasanya dilakukan oleh mahasiswa, buruh, atau anggota suatu organisasi. Demonstrasi ini merupakan salah satu cara kelompok tertentu menyuarakan idenya dan tidak heran aksi ini kerap menimbulkan kerugian meskipun tujuannya bisa dibilang cukup baik, “agar suara didengar”.

Aksi demonstrasi ini sudah ada sejak 71 tahun sebelum masehi. Spartakus merupakan seorang pemimpin budak terkemukan melakukan aksi demonstrasi dan merupakan aksi demonstrasi yang terkenal. Bermula dari segerombolan kecil budak dan jumlahnya yang terus berkembang hingga mencapai 120 ribu orang yang terdiri atas pria, wanita dan anak-anak.

Gerombolan tersebut bekeliaran di seluruh Italia dan melakukan panjarahan. Marcus Licinius Crassus merupakan komandan militer pada masa itu berhasil menghentikkan pemberotakan tersebut. Meskipun demikian, pemberontakan tersebut memberikan pengaruh tidak langsung terhadap politik romawi selama bertahun-tahun.

Baca juga: Arti Boikot

Faktor Penyebab Demonstrasi

Kegiatan aksi unjuk rasa tidak terjadi begitu saja, ada banyak faktor yang melatarbelakanginya. Mengacu pada pengertian demonstrasi, adapun beberapa factor penyebab terjadinya demonstrasi adalah sebagai berikut:

1. Ketidakadilan Sosial

Isu ketidakadilan sosial seringkali menjadi penyebab timbulnya gesekan di masyarakat yang berujung pada aksi unjuk rasa. Masyarakat yang merasa tidak mendapatkan keadilan sosial berkumpul untuk menyuarakan pendapat dan keinginannya. Dengan melakukan aksi ini para demonstran menuntun dan berharap akan mendapatkan keadilan yang lebih merata.

2. Ketidaksesuaian Pendapat

Perbedaan pendapat yang sangat bertolak belakang antar masing-masing pihak dapat menyebabkan timbulnya aksi unjuk rasa. Demonstrasi dianggap dapat menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi sehingga dengan aksi demonstrasi diharapkan dapat menampung pendapat hingga tercapai tujuan bersama.

3. Aspirasi Masyarakat yang Belum Terpenuhi

Demontrasi merupakan salah satu bentuk aksi masyarakat dalam memantau kinerja para pengelola negara. Dengan adanya demonstrasi akan membuat para pengelola negara lebih sigap dalam memenuhi aspirasi masyarakat.

Baca juga: Konflik Sosial

Faktor Pendukung Demonstrasi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kegiatan unjuk rasa merupakan salah satu praktik demokrasi di suatu negara. Untuk memperlancar jalannya aksi demonstrasi maka diperlukan beberapa faktor pendukung, diantaranya;

1. Masyarakat Sipil

Aksi demonstrasi merupakan wujud protes kekecewaan yang dilakukan oleh kelompok menengah ke atas dan menengah ke bawah yang kecewa dengan perlakuan atasannya. Kelompok yang dikenal dengan masyarakat sipil ini biasanya memiliki kemampuan menggiring opini publik.

2. Dukungan

Pihak penguasa dapat ditekan oleh aksi demosntrasi dengan menggunakan tiga elemen yang dibutuhkan. Elemen tersebut adalah dukungan jaringan, dukungan militer dan dukungan uang. Ketiga elemen tersebut sangat penting dalam melancarkan aksi demonstrasi.

3. Isu/ Tema

Aksi demonstrasi biasanya dilatarbelakangi oleh isu atau masalah tertentu. Tema yang paling umum adalah kondisi psikologis masyarakat yang berkaitan dengan masalah keadilan sosial, HAM, dan harga diri.

4. Media dan Pers

Keberadaan media dan pers sangat membantu dalam pelaksanaan aksi demonstrasi. Demonstrasi yang terjadi di beberapa tempat biasanya akan diliput oleh pencari berita dan hingga akhirnya disebarkan kemana-mana, seperti melalui siaran televisi, berita online atau media cetak.

Sebelum melaksanakan demonstrasi tentu harus membuat pemberitahuan secara tertulis kepada polisi setempat agar tidak mengganggu keamanan dan kegiatan warga lainnya. Dan, ada baiknya bila demonstrasi dilakukan secara damai dan tertib.

Baca juga: Arti Intervensi

Dampak dan Akibat Demonstrasi

Setiap kali ada aksi unjuk rasa tentu akan ada akibat yang bisa terjadi bagi semua pihak, baik terhadap demonstran maupun pihak yang didemo. Sesuai dengan pengertian demonstrasi, adapun beberapa akibat demonstrasi adalah sebagai berikut

1. Aspirasi atau Tuntutan Dikabulkan

Pada dasarnya para demonstran ingin agar aspirasi atau tuntutannya didengarkan dan dikabulkan. Ini akibat yang bisa saja terjadi setelah terjadi demonstrasi dengan gelombang besar. Namun, tentu saja tidak semua aspirasi dan tuntutan para demonstran dapat dikabulkan karena berbagai pertimbangan.

2. Terjadi Kerusuhan

Tidak dapat dipungkiri bahwa aksi unjuk rasa seringkai berujung pada kerusuhan, khususnya demonstrasi yang berhubungan dengan politik. Jumlah demonstran yang sangat banyak berpotensi untuk disusupi oleh oknum provokator sehingga memicu terjadinya kerusuhan.

3. Terjadi Kerusakan Fasum

Demonstrasi dengan jumlah besar dan tidak terkoordinir seringkali berkhir dengan kerusuhan yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum.

4. Menghambat Perekonomian

Seringkali aksi unjuk rasa yang anarkis akan mempengaruhi kondisi ekonomi suatu negara secara umum. Kerusuhan dan ketidakstabilan keamanan akibat demontrasi juga dapat mengakibatkan merosotnya indeks saham dan nilai mata uang suatu negara.

Baca juga: Interaksi Sosial

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian demonstrasi, sejarahnya, faktor penyebab, faktor pendukung, dan akibat dari aksi demonstrasi. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.