Wake Cup Coffeeshop ~ Tawarkan Kemitraan Bisnis Kedai Kopi Dengan Cita Rasa Tinggi

Wake Cup Coffeeshop

Image dari Youtube.com

Wake Cup Coffeeshop – Bisnis kedai kopi saat ini memang sangat ramai dan menjamur. Para penikmat kopi yang semakin tahun bertambah banyak ini memang membutuhkan tempat untuk mereka bisa menikmati kopi. Maka tak ayal bila kemudian banyak bermunculan kedai kopi dadakan di sana-sini. Dengan suguhan atau sajian kopi yang ditawarkan, para pebisnis kopi ini mencoba menawarkan menu dan layanan yang menarik serta memuaskan bagi para pelanggannya.

Namanya bisnis kedai kopi, pastinya tempat akan menjadi salah satu penilaian selain menu atau sajian. Kedai bisnis memang harus menyediakan sebuah suasana menikmati kopi yang nyaman dan menyenangkan bagi para pelanggannya jika ingin bisnisnya ramai dan sukses.

Saat sebuah kedai kopi mampu menyediakan tempat dengan suasana yang nyaman umumnya para pelanggan akan merasa betah untuk berlama-lama di tempat tersebut. Dan jika hal tersebut terjadi di kedai kopi Anda maka itu tandanya usaha Anda sudah menapaki jalan kesuksesan. Namun sebaliknya jika banyak konsumen yang tidak betah maka Anda harus berhati-hati. Anda harus segera memperbaiki tempat dan suasana dari kedai kopi Anda.

Artikel lain: No Sleep Coffee ~ Mengadopsi Teknik Kopi Seduh Dingin Yang Unik

Tempat memang sesuatu yang penting bagi sebuah bisnsi kedai kopi. Hal inilah yang juga menjadi fokus dari Kama Sulaiman yang membuka kedai kopinya dengan brand Wake Cup Coffeeshop. Lalu seperti apakah bisnis yang didirikan pada tahun 2013 dan sudah memiliki enam gerai ini? Berikut ulasannya.




Varian Menu Wake Cup Coffeeshop

Untuk menarik para konsumen, Kama Sulaiman menyajikan beberapa varian menu kopi. Beberapa menu seperti kopi hitam, espresso, iced blended, minuman cokelat, latte, aneka teh serta jus adalah beberapa sajian yang ditawarkan Kama. Untuk mendukung sajian minuman yang ada, Kama juga menyediakan pasta, croissant, nasi goreng dan menu makanan lainnya.

Dengan adanya sajian menu ini maka tak ayal bila kemudian Wake Cup Coffeeshop ini telah memiliki enam gerai yang beroperasi, yakni empat gerai milik mitra di Balikpapan, Surabaya, Purwokerto dan Jakarta serta dua gerai milik pusat di Jakarta. Bahkan sejak tahun 2014 kemarin Wake Cup Cofeeshop ini telah menawarkan kemitraan bagi siapapun yang ingin bekerjasama.

Pilihan Investasi Kemitraan Wake Cup Coffeeshop

Pilihan investasi dalam kemitraan yang ditawarkan oleh Wake Cup Coffeeshop asal Jakarta ini sendiri ada tiga paket #investasi yaitu paket investasi Rp 175 juta, Rp 425 juta dan Rp 650 juta. Untuk paket investasi senilai Rp 175 juta, mitra akan bisnis berkonsep kedai dengan fasilitas peralatan usaha lengkap, namun hanya fokus menjual kopi dengan sistem take away dengan luas ruangan 7,5 m²−12 m².

Dan untuk paket coffee shop senilai Rp 425 juta dengan konsep kedai dengan peralatan lengkap dan mitra boleh menawarkan minuman dan makanan ringan di luar menu kopi, dengan luas ruangan 30 m²−60 m². Sedangkan paket terakhir yaitu paket coffee cafe senilai Rp 650 juta berkonsep kafe. Pada paket ini mitra berhak pula menjual makanan utama, minuman dan makanan ringan. Luas tempat usaha sekitar 60 m².

Estimasi Omset dan Balik Modal

Dalam kemitraan ini Kama membuat estimasi bahwa mitra bisa mencapai balik modal (break even point) sekitar dua tahun. Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, gaji karyawan dan biaya operasional lain, mitra diprediksi meraup laba bersih 40% dari omzet per bulan. Sehingga balik modal sekitar dua tahun.




Dengan harga jual minuman mulai dari Rp 10.000−Rp 35.000 per gelas, Kama juga mengestimasi omzet yang bisa didapat mitra dari tiap paket investasi berbeda-beda. Untuk paket booth, estimasi omzet Rp 1,5 juta−Rp 3 juta per hari. Sedangkan untuk paket coffee shop, target omzet Rp 3 juta−Rp 5 juta per hari. Sementara paket kafe, target omzet Rp 5 juta−Rp 8 juta per hari.

Baca juga: Bintaro Peoples Market ~ Menyulap Resto Menjadi Tempat Nongkrong Populer

Kerjasama atau kemitraan bersama Wake Cup Cofeeshop ini sendiri berlangsung selama lima tahun. Pusat sendiri akan mengutip biaya royalti 5% dari omzet per bulan. Selain itu, mitra juga wajib membeli bahan baku yang bersifat tahan lama dari pusat.

Kama sebagai pendiri Wake Cup Cofeeshop ini menyatakan bahwa kelebihan usaha ini ada pada kemudahan sistem kerjasama serta cita rasa kopi yang ditawarkan yang akan disukai semua kalangan termasuk anak muda.




Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud