Vina Kurniasih ~ Berawal Dari Keprihatinan, Kini Sukses Ciptakan Bisnis Boneka Handmade

Vina Kurniasih ~ Berawal Dari Keprihatinan, Kini Sukses Ciptakan Bisnis Boneka Handmade

Vina Kurniasih
Image dari Kontan.co.id

Jika dulu pada saat teknologi belum berkembang seperti saat ini, kebanyakan anak-anak masih banyak yang bermain dengan rekan sejawat atau dengan mainan tradisional. Namun kini ketika pilihan alternatif hiburan sudah semakin beragam, banyak anak yang menjadi ketergantungan memainkan gadget maupun konsol game modern.

Bagi anak yang bisa mengelola dengan baik waktu bermain, mungkin tidak terlalu menjadi masalah. Namun pada kenyataannya, adanya gadget serta beragam game mobile justru lebih banyak memberikan dampak negatif. Hal tersebut tentu dapat menimbulkan efek buruk bagi anak, utamanya dalam hal perkembangan kepribadian.

Beranjak dari keprihatinan terhadap permasalahan di atas, seorang ibu bernama Vina Kurniasih terketuk untuk membuat mainan berbentuk boneka handmade yang awalnya hanya ditujukan untuk sang anak. Namun setelah lama berkembang, pembuatan boneka handmade tersebut dirasa justru menawarkan #peluang bisnis yang luar biasa menguntungkan. Mengusung brand Lovely Dolls, berikut ini ulasan tentang bisnis boneka handmade milik Vina Kurniasih.

Terinspirasi Dari Sang Anak

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, tujuan awal Vina Kurniasih membuat boneka handmade sebenarnya tidak muluk-muluk. Ia yang melihat sang anak mulai menunjukkan kecenderungan akan ketergantungan terhadap gadget dan perangkat game, kemudian ingin membuat mainan yang lebih aman dan edukatif. Berbekal keahlian menjahit, ia kemudian membuat konsep boneka untuk anak perempuan yang kemudian ia beri nama Lovely Dolls. Dengan modal yang tidak terlalu besar, Vina sudah bisa membuat produk boneka yang unik dan menarik.

“Melalui boneka-boneka ini, saya ingin mengembalikan dunia anak kepada dunia yang sebenarnya. Anak-anak sekarang banyak bermain dengan gadget. Saya memacu diri untuk menciptakan boneka-boneka kreatif dan imajinatif kepada anak-anak sekaligus agar mereka bisa lebih komunikatif,“ ucap Vina.

Artikel lain: Planter Craft ~ Bisnis Boneka Lumut yang Menguntungkan dari Kota Bandung

Keunikan Boneka Handmade Karya Vina Kurniasih

Berupaya untuk membuat mainan yang edukatif serta mampu memicu komunikasi nyata pada anak-anak, Vina berfikir bahwa boneka buatannya nanti harus memiliki keunikan tersendiri. Oleh karena itu dengan kreativitas yang dimiliki, ia berhasil membuat boneka yang mempunyai beberapa karakter berbeda. Produk dari lovely Dolls, terdiri dari 7 jenis boneka yang kesemuanya mengusung pasar anak perempuan.

Ketujuh jenis boneka tersebut mempunyai nama dan juga kepribadian yang berbeda-beda, diantaranya Cute Amanda, Sweet Annabelle, Nerdy Brenda, Cheerful Chloe, Tomboy Grace, Girly Jennifer dan Noisy Lucy. Karakter tersebut sangat nampak dari tampilan mulai dari gaya rambut dan pakaian serta nama yang disematkan pada setiap boneka. Seperti contohnya pada boneka Tomboy Grace, sesuai dengan namanya boneka ini lebih mencerminkan anak perempuan yang terkesan tomboy serta penyuka olahraga. Atau jika ingin memilih boneka yang menonjolkan sifat feminim, bisa memilih Girly Jennifer yang nampak cantik dan manis.

Tidak hanya dari karakter dan juga penamaan, keunikan lain yang disuntikan pada produk Lovely Dolls yakni adanya sertifikat adopsi untuk setiap boneka yang dijual. Konsep sertifikat boneka ini memang tidak banyak bahkan bisa dibilang jarang sekali ada di Indonesia. Tujuan dari adanya sertifikat boneka Lovely Dolls, selain untuk pendataan dan orisinalitas, diharapkan anak yang memiliki boneka nanti bisa menjaga dan merawat boneka kesayangannya dengan baik.

Baca juga: Edukatoys – Toko Online Mainan Edukasi Berkualitas

Perkembangan Bisnis Lovely Doll

Hingga saat ini Vina Kurniasih sudah memiliki gerai boneka handmade di beberapa lokasi seperti Bogor dan Bandung. Dari sisi pemasaran, Vina mengaku lebih banyak berfokus pada penjualan offline. Dia sering mengikuti bazar dan pameran kerajinan untuk memperkenalkan produk karyanya.

Dengan harga boneka sebesar Rp75.000 hingga Rp165.000, Vina mengaku bisa mengantongi omset hingga Rp100 juta per bulan. Dari awal mula mengembangkan bisnis di tahun 2011, kini skala dan permintaan terhadap produk Lovely Dolls kian hari terus meningkat dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Ke depan entrepreneur wanita yang satu ini juga berharap bisa terus mengembangkan jaringan bisnis serta memberikan inovasi boneka handmade yang lebih baik lagi.

1 KOMENTAR

  1. sangat menginspirasi sekali,,,semuanya harus berawal dari inspirasi, kemudian jadi passion dan selanjutnya jadi bisnis yang sukses

    terimakasih atas artikelnya

Tinggalkan Balasan