Beranda Umum Pengertian Kompetensi Pedagogik: Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya

Pengertian Kompetensi Pedagogik: Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya

Kompetensi Pedagogik Adalah

Artikel ini mengulas secara ringkas tentang pengertian pedagogik, kompetensi pedagogik, fungsinya, serta tujuan dan manfaatnya bagi dunia pendidikan.

Kompetensi Pedagogik Adalah

Apa yang dimaksud dengan kompetensi pedagogik? Pertama, kita harus memahami terlebih dulu apa itu pedagogik.

Secara umum, pengertian pedagogik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara membimbing anak didik, cara menghadapi anak didik, apa saja tugas tenaga pendidik, dan apa tujuan mendidik seorang anak.

Pedagogik merupakan suatu ilmu pengetahuan yang wajib dikuasai oleh para tenaga pengajar, dimana di dalamnya terdapat kajian tentang proses pengajaran dan pembelajaran, cara mengelola tempat belajar-mengajar, organisasi sekolah, dan interaksi guru dan pelajar.

Dari penjelasan di atas maka pengertian kompetensi pedagogik dapat didefinisikan sebagai suatu kemampuan yang dimiliki oleh seorang tenaga pengajar dalam menglola proses pembelajaran para peserta didiknya.

Baca juga:

Kompetensi Pedagogik Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu pedagogik, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Jan Hoogveld

Menurut Jan Hoogveld, pengertian pedagogik adalah suatu ilmu untuk mendidik anak yang mempelajari mengenai cara membimbing anak ke arah tujuan tertentu, yaitu mampu secara mandiri dalam menyelesaikan tugas hidupnya.

2. Martinus Jan Langeveld

Menurut Martinus Jan Langeveld, arti pedagogik adalah sebuah ilmu mendidik, yang lebih mengutamakan pemikiran, perenungan tentang pendidikan. Suatu pemikiran bagaimana kita membimbing anak, dan mendididk anak. Sedangkan menurutnya istilah pedagogi diartikan sebagai pendidikan yang menekankan pada praktik, menyangkut kegiatan mendidik, kegiatan membimbimg anak.

3. Malcolm Knowles

Menurut Malcolm Knowles, pedagogik memiliki makna yang sama dengan istilah andragogi yaitu sebuah ilmu dan seni dalam mendidik orang dewasa. Singkatnya, andragogi merupakan proses untuk melibatkan peserta didik dewasa ke dalam suatu struktur pengalaman belajar.

4. Ana Maria Gonzalez Soca

Menurut Ana Maria Gonzalez Soca, arti pedagogik adalah sebuah proses pendidikan yang menyorot hubungan antara pendidikan, pengajaran, dan pembelajaran, dimana tujuannya untuk mengembangkan kepribadian siswa agar mempersiapkan diri dalam menjalani kehidupan.

5. Gladys Valdivia

Menurut Gladys Valdivia, pengertian pedagogik adalah suatu proses yang erat kaitannya dengan tujuan sosial yang dikembangkan dan berhubungan satu sama lain. Unit dialektik yang ada di antara pendidikan dan pengajaran, serta sifat umum pendidikan itu sendiri yang menunjukan adanya paedagogi di dalam dan luar proses sekolah.

Baca juga: Taksonomi Bloom

Sejarah Pedagogik

Secara etimologis, istilah pedagogik (paedagogi) berasal dari bahasa Yunani (παιδαγωγέω paidagōgeō; dari παίς país: anak dan άγω ági: ) atau paedagogia mengandung arti pergaulan dengan anak-anak.

Pada masa Yunani Kuno istilah παιδαγωγός biasanya digunakan pada budak yang sedang mengawasi pendidikan anak majikannya. Hal tersebu termasuk mengantarkan anak ke sekolah (διδασκαλείον) atau tempat latihan (γυμνάσιον), mengasuhnya, dan membawakan perbekalannya (seperti membawakan alat musiknya).

Selain itu, istilah paedagagos berasal dari kata “paid” dan “agogos” yang dalam bahasa Yunani artinya “anak” dan “membimbing atau memimpin”. Inilah awal munculnya istilah paedagogi yang mengandung arti suatu ilmu dan seni dalam mengajar anak-anak.

Saat ini, istilah padegogik (paedagogi) merujuk pada ilmu dan seni dalam mengajar dimana di dalamnya terjadap kajian tentang pengajaran, khususnya pendidikan formal.

Meskipun esensi paedagogi sama saja di semua tempat dan situasi, mungkin sejarah perkembangan pedagogi di setiap negara berbeda-beda. Hal tersebut dapat tercermin dari standar kerja suatu pemerintahan dan penguasa birokrasi di suatu negara.

Menurut N. Chacon (2002) dalam rangka mengembangkan kemampuan dan keterampilan kepaedagogian diperlukan upaya pengembangan etika profesi guru, dengan mengemas program yang menyentuh beberapa dimensi:

  1. Pemahaman tentang substansi pengajaran dan pembelajaran yang meliputi ilmu pengetahuan, budaya, keterampilan, nilai dan sikap dalam integrasi sekolah dan pendidikan.
  2. Pemahaman mengenai dimensi pedagogik, khususnya yang berhubungan dengan etika profesi dan nilai-nilai kemanusiaan.
  3. Pemahaman terhadap program pendidikan yang berbasis pada proses dan hasil yang dilakukan dalam keseluruhan perilaku dan pekerjaan kependidikan.
  4. Pemahaman tentang metode proses pengembangan kegiatan belajar-mengajar berdasarkan perspektif lintas-kurikuler secara aksiologis dengan menggunakan perangkat teknologi.

Baca juga: Metode Pembelajaran

Fungsi Pedagogik Secara Umum

Sama halnya dengan ilmu pada umumnya, pedagogik memiliki fungsi atau tugas tertentu. Mengacu pada definisinya, adapun fungsi pedagogik adalah sebagai berikut:

  1. Menyatupadukan temuan hasil studi karena pada dasarnya suatu ilmu adalah suatu sistem pengetahuan yang teratur.
  2. Memberikan penjelasan (deskriptif) dan petunjuk (preskriptif) tentang apa, mengapa, dan bagaimana sesungguhnya pendidikan anak, serta memberikan petunjuk mengenai siapa saja pihak yang mendidik anak.
  3. Memberikan prediksi tertentu mengenai apa saja yang mungkin terjadi dalam proses pendidikan anak.
  4. Mengontrol atau mengendalikan situasi dan kondisi agar proses pendidikan anak sesuai dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri.
  5. Pedagogik dapat berfungsi untuk melanjutkan atau mengembangkan suatu penemuan yang lalu sehingga bisa menghasilkan temuan-temuan baru.

Baca juga: Pengertian Sekolah

Tujuan Kompetensi Pedagogik

Setiap ilmu pengetahuan pasti memiliki tujuan tertentu yang ingin dicapai, termasuk pedagogik. Adapun beberapa tujuan kompetensi pedagogik adalah sebagai berikut:

  1. Memanusiakan Manusia, maksudnya adalah menciptakan seorang manusia yang dewasa sehingga dapat menjalani kehidupannya dengan mandiri dan bahagia.
  2. Memahami Jati Diri, agar anak didik mampu memahami dan menjalani kehidupannya di masa mendatang, dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, serta hidup secara bermakna.
  3. Melatih Keberanian, agar anak memiliki keberanian dalam bertanya dan mencari jawaban dari pertanyaannya tersebut.
  4. Mengembangkan Kepribadian, agar anak dapat menjadi seseorang yang berkepribadian baik sehingga dapat menghadapi kehidupannya kelak.

Manfaat Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik memberikan manfaat bagi berbagai pihak, khusunya tenaga pengajar dan anak didik. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya bagi guru dan siswa.

1. Manfaat Kompetensi Pedagogik Bagi Guru

  • Guru dapat memahami mengenai karakter, sifat, daya pikir, perkembangan psikis dan fisik, para peserta didik.
  • Membantu para tenaga pengajar dalam memahami dan menentukan tujuan arah pembelajaran yang ingin dicapai.
  • Membantu para tenaga pengajar dalam meminimalisir kesalahan praktik karena telah memahami teori pendidikan.
  • Menjadi tolak ukur keberhasilan seorang tenaga pengajar dalam melaksanakan tugas dalam pendidikan.

2. Manfaat Kompetensi Pedagogik Guru Bagi Siswa

  • Rasa keingintahuan siswa dapat terpenuhi karena tenaga pengajar mampu mengelola dan merangsang daya pikir kritis para siswa dalam proses belajar-mengajar.
  • Timbulnya kemampuan dan keberanian peserta didik dalam memberikan pendapat dan menyelesaikan masalah.
  • Proses belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan karena tenaga pengajar dapat mengelola nuansa pendidikan dengan humor, menghargai imajinasi siswa, serta menanamkan tenggang rasa. Dengan begitu, siswa akan memiliki rasa percaya diri, perasaan berharga dengan bakat yang dimilikinya.

Baca juga: Pengertian Belajar

Itulah penjelasan ringkas mengenai pengertian pedagogik, kompetensi pedagogik, fungsi, tujuan, dan manfaatnya bagi dunia pendidikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.

Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Pedagogi