Beranda Sosial Pengertian Kolusi: Arti, Ciri-Ciri, Penyebab, dan Dampak Kolusi

Pengertian Kolusi: Arti, Ciri-Ciri, Penyebab, dan Dampak Kolusi

Pengertian Kolusi Adalah

Pengertian Kolusi Adalah

Apa yang dimaksud dengan kolusi (collusion)? Secara umum, pengertian kolusi adalah suatu bentuk tindakan persekongkolan atau permufakatan secara rahasia yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, dimana tujuannya adalah untuk melakukan perbuatan tidak baik demi mendapatkan keuntungan.

Pendapat lain mengatakan arti kolusi adalah suatu bentuk kerja sama ilegal atau konspirasi rahasia, yang bertujuan untuk menipu atau memperdaya orang lain. Pada umumnya tindakan kolusi disertai dengan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat pemerintah atau pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kolusi adalah sikap dan tindakan tidak jujur dan melanggar hukum dengan membuat kesepakatan rahasia disertai dengan pemberian uang atau fasilitas tertentu sebagai pelicin untuk kepentingan seseorang atau kelompok.

Baca juga: Pengertian Korupsi

Pengertian Kolusi Menurut Para Ahli

Agar lebih memahami apa itu kolusi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Merriam-Webster’s Dictionary

Menurut Merriam-Webster’s Dictionary (1984), pengertian kolusi adalah suatu perjanjian atau kerja sama ilegal dimana tujuannya untuk menipu atau memperdaya pihak lain.

2. Oxford Dictionary

Menurut Oxford Dictionary, pengertian kolusi adalah suatu persekongkolan atau kerja sama rahasia yang ilegal untuk menipu orang lain.

3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, arti kolusi adalah kerja sama rahasia dengan maksud tidak terpuji, persekongkolan yang terjadi antara pengusaha dan pejabat pemerintah.

4. Undang-Undang Republik Indonesia

Menurut UU RI No. 28 Tahun 1999 Pasal 1, pengertian kolusi adalah suatu permufakatan atau kerja sama secara rahasia dan melawan hukum antara penyelenggaraan negara dan pihak lain, masyarakat, dan atau negara.

Baca juga: Arti Nepotisme

Ciri-Ciri Kolusi

Sikap dan perbuatan kolusi dapat dikenali dengan memperhatikan beberapa karakteristiknya. Mengacu pada pengertian kolusi, adapun ciri-ciri kolusi adalah sebagai berikut:

  • Adanya kerja sama rahasia atau pemufakatan ilegal antara dua orang atau lebih yang tujuannya melawan hukum yang berlaku.
  • Pemufakatan atau kerja sama ilegal dilakukan oleh penyelenggara negara atau pihak-pihak yang memiliki posisi penting.
  • Terjadi pemberian uang pelicin atau fasilitas (gratifikasi) tertentu kepada pejabat pemerintah agar kepentingan pihak-pihak tertentu tercapai.

Baca juga: Pengertian Diskriminasi

Penyebab Kolusi

Perilaku kolusi terjadi di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat umum maupun pemerintahan. Berikut ini adalah beberapa contoh tindakan kolusi:

  1. Kolusi Dalam Pemerintahan; disebabkan oleh adanya monopoli kekuasaan dengan wewenang pejabat yang absolut tanpa mekanisme pertanggungjawaban, pejabat pemerintah yang memiliki budaya korupsi, sistem kontrol yang tidak berfungsi, hubungan pemimpin dan bawahan tidak berdasarkan asas persamaan.
  2. Kolusi Dalam Pendidikan; disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya, sistem pendidikan yang kurang baik, tradisi memberi uang kepada tenaga pendidik, kurikulum tidak kontekstual, pemberian gaji/ apresiasi kepada tenaga pendidik masih rendah.
  3. Kolusi di Masyarakat; sebagian besar disebabkan oleh berbagai hal seperti, masalah ekonomi, latar belakang pendidikan seseorang, budaya atau kultur kerja dan lingkungan tempat tinggal seseorang.

Baca juga: Pengertian Moral

Dampak Kolusi

Kolusi yang terjadi secara terus menerus akan menimbulkan dampak buruk bagi banyak pihak. Adapun beberapa dampak perilaku kolusi adalah sebagai berikut:

  • Terjadi kesenjangan sosial di masyarakat dan ketidakadilan di berbagai bidang kehidupan.
  • Proses pertumbuhan ekonomi dan investasi menjadi terhambat sehingga pengentasan kemiskinan menjadi terhambat.
  • Terjadi pemborosan terhadap sumber daya, baik itu sumber daya manusia maupun sumber daya ekonomi.
  • Proses demokrasi menjadi terganggu karena adanya pelanggaran hak-hak warga negara.
  • Timbulnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat negara.
  • Terjadi ketidakselarasan antara fungsi, tujuan, dan mekanisme proses (sesuai prosedur dan hukum) dengan praktiknya.

Contoh Kolusi

Ada banyak sekali contoh kolusi yang terjadi di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyuap instansi pemerintah agar seseorang diterima menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
  2. Menyuap tenaga pengajar agar nilai rapor sekolah murid menjadi lebih baik.
  3. Menyuap instansi pendidikan agar seseorang diterima di sekolah atau perguruan tinggi negeri favorit.
  4. Menyuap petugas pajak agar nilai pajak yang dibayarkan wajib pajak menjadi lebih kecil dari yang seharusnya.
  5. Menyuap hakim atau jaksa agar meringankan hukuman bagi seorang pelaku kejahatan.

Baca juga: Intervensi Adalah

Itulah penjelasan ringkas tentang pengertian kolusi, ciri-ciri, jenis-jenis, penyebab, dan dampak kolusi bagi masyarakat umum. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu.