Beranda Ekbis Pengertian Modal Secara Umum, Manfaat, Sumber, dan Jenis-Jenis Modal

Pengertian Modal Secara Umum, Manfaat, Sumber, dan Jenis-Jenis Modal

Pengertian Modal
Ilustrasi Modal

Pengertian Modal Secara Umum

Apa itu modal? Pengertian Modal adalah sekumpulan uang atau barang yang digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan suatu pekerjaan. Dalam bahasa Inggris modal disebut dengan capital, yaitu barang yang dihasilkan oleh alam atau manusia untuk membantu memproduksi barang lainnya yang dibutuhkan manusia dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Modal merupakan hal yang sangat vital dalam sebuah bisnis atau perusahaan. Tanpa modal bisnis tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Mulai dari bisnis yang besar maupun bisnis yang kecil pun membutuhkan modal untuk menjalankan bisnisnya.

Pada intinya modal adalah aset (baca: pengertian aset) utama perusahaan untuk menjalankan bisnis dimana umumnya berbentuk dana atau uang. Dengan uang maka bisnis bisa berjalan dengan lancar untuk mendukung proses produksi hingga pemasarannya.

Artikel ini akan membahas secara lengkap pengertian modal dan jenis-jenisnya.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Mikro

Pengertian Modal Menurut Para Ahli

Beberapa ahli dibidang ilmu ekonomi pernah menjelaskan mengenai definisi modal, diantaranya adalah:

1. Lawrence J. Gitman

Menurut Lawrence J. Gitman, pengertian modal adalah  bentuk pinjaman dalam jangka waktu tertentu yang dimiliki oleh perusahaan, atau semua hal yang ada di bagian kanan neraca perusahaan selain kewajiban saat ini.

2. Bambang Riyanto

Menurut Bambang Riyanto, pengertian modal adalah hasil produksi yang digunakan kembali untuk memproduksi lebih lanjut. Dalam perkembangannya, kemudian modal ditekankan pada nilai, daya beli, atau pun kekuasaan menggunakan yang ada dalam barang-barang modal.

3. Drs. Moekijat

Menurut Moekijat, definisi modal adalah semua hal yang dimiliki oleh perusahaan, meliputi uang tunai, kredit, hak membuat, serta menjual sesuatu (berupa paten), mesin-mesin, dan property.

Namun, sering juga istilah modal digunakan untuk menggambarkan hak milik total yang terdiri dari jumlah yang ditanam, surplus, dan semua keuntungan yang tidak dibagi.

4. Mayo

Menurut Mayo, pengertian modal adalah berbagai instrumen utang untuk memanfaatkan dana investor yang membeli sekuritas hutang. Ada dua jenis saham; saham preferen dan saham biasa.

5. Prof. A. Bakker

Menurut Prof. Bakker, definisi modal adalah barang-barang konkret yang masih ada dalam rumah tangga perusahaan yang ada dalam neraca bagian debit, maupun berupa daya beli atau pun nilai tukar barang-barang yang tercatat di neraca bagian kredit.

6. Profesor Polak

Menurut Profesor Polak, pengertian modal adalah kekuasaan yang dimiliki individu/ organisasi untuk menggunakan barang-barang modal (berada di neraca kredit). Yang dimaksud dengan barang modal adalah barang-barang dalam perusahaan yang belum digunakan.

7. Munawir

Menurut Munawir modal adalah kekayaan perusahaan yang bisa berasal dari internal maupun eksternal termasuk juga kekayaan yang dihasilkan dari proses produksi sebuah perusahaan.

8. Profesor Meij

Definisi modal menurut Profesor Meij adalah kollektivitas dari barang-barang modal (semua barang yang ada, dalam rumah tangga perusahaan dalam fungsi produktif-nya untuk membentuk pendapatan) yang terdapat dalam neraca sebelah debit (baca: Pengertian Debit dan Kredit), dan kekayaan ialah daya beli yang terdapat dalam barang-barang modal yang ada di neraca sebelah kredit.

9. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Pengertian modal menurut KBBI adalah uang yang digunakan sebagai pokok (induk) untuk berdagang; harta benda (uang, barang) yang bisa digunakan dalam menghasilkan sesuatu yang mampu menambah kekayaan dan sebagainya.

Baca juga: Pengertian Ekuitas

Jenis-Jenis Modal

Jenis-jenis modal atau capital dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu berdasarkan sumber-sumber modal, berdasarkan wujud, dan berdasarkan fungsinya.

I. Jenis Modal Berdasarkan Sumber Modal

Modal berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi dua, yaitu modal internal dan modal eksternal. Berikut penjalasan keduanya:

1. Modal Internal

Sumber modal internal merupakan modal yang didapatkan dari perusahaan itu sendiri biasanya dari hasil penjualan. Modal internal sulit digunakan untuk mengembangkan bisnis karena sifatnya yang terbatas dan sulit mengalami peningkatan signifikan.

2. Modal Eksternal

Sumber modal eksternal adalah modal yang berasal dari luar perusahaan atau dana yang diperoleh dari para kreditur ataupun dari pemegang saham yang dapat ambil bagian dalam perusahaan. Adanya keterbatasan pada modal internal, sehingga perlu adanya modal eksternal yang bisa didapatkan dari luar dan sifatnya tidak terbatas.

Modal eksternal ini umumnya didapatkan dari pinjaman bank, koperasi atau sumber modal lainnya. Modal eksternal juga bisa didapatkan dari investor yang menanamkan modalnya kepada perusahaan Anda.

II. Jenis Modal Berdasarkan Fungsi

Modal berdasarkan fungsinya dapat dibagi menjadi dua, yaitu modal perseorangan dan modal sosial. Berikut penjelasan dari keduanya:

1. Modal Perseorangan

Jenis modal perseorangan adalah modal yang berasal dari seseorang yang memiliki fungsi untuk memudahkan berbagai aktivitas dan memberikan laba kepada pemiliknya. Misalnya: deposito, property pribadi, saham, dan lainnya.

2. Modal Sosial

Jenis modal sosial adalah modal yang dimiliki oleh masyarakat dimana modal tersebut memberikan keuntungan bagi masyarakat secara umum dalam melakukan kegiatan produksi. Misalnya jalan raya, pelabuhan, pasar (baca: Pengertian Pasar), dan lainnya.

III. Jenis Modal Berdasarkan Wujud

Jenis-jenis modal juga dibedakan berdasarkan bentuknya yaitu modal konkret atau modal aktif dan modal abstrak atau modal pasif. Penjelasan modal konkret dan modal abstrak yaitu:

1. Modal Konkret (Modal Aktif)

Modal konkret adalah modal aktif yang berarti dapat diliht secara kasat mata atau berwujud. Yang termasuk modal konkret seperti bahan baku, tempat, mesin, gudang dan bentuk sarana prasarana lainnya.

2. Modal Abstrak (Modal Pasif)

Modal abstrak adalah kebalikan dari modal konkret dimana tidak dapat terlihat secara kasat mata. Meskipun begitu, modal ini juga penting untuk keberlangsungan perusahaan seperti skill tenaga kerja, hak cipta dan hal pendirian.

Manfaat Modal Bagi Perusahaan

Seperti yang sudah dijelaskan dari pengertian modal diatas, modal adalah hal vital yang wajib dimiliki perusahaan apalagi untuk perusahaan yang sedang berkembang, Tanpa modal, bisnis akan kesulitan untuk menjalankan kegiatan-kegiatannya.

Beberapa hal pentingnya modal adalah seuntuk membantu memproduksi barang lainnya yang dibutuhkan manusia dengan tujuan untuk memperoleh keuntunganbagai berikut:

1. Sewa Tempat

Tidak memiliki lahan untuk berbisnis berarti Anda memerlukan persewaan tempat. Ketersediaan modal penting untuk urusan sewa tempat dibanding harus membeli lahan yang harganya jauh lebih mahal.

2. Penyediaan Bahan Produksi

Modal diperlukan untuk menyediakan bahan-bahan produksi termasuk bahan baku, peralatan penunjang dan mesin produksi. Pada bisnis yang menjalankan usaha dibidang penyedia produk tentu membutuhkan modal untuk membeli peralatan produksi.

3. Gaji Pekerja

Untuk menjalankan perusahaan tak terlepas dari anggota-anggota perusahaan dalam hal ini pegawai atau tenaga kerja. Sehingga ketersediaan modal diperlukan untuk memberi hak-hak karyawan seperti gaji, tunjangan bahkan asuransi keselamatan kerja.

4. Simpanan

Modal tidak harus sepenuhnya dialokasikan untuk kepentingan produksi, namun modal juga harus dalam bentuk simpanan. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti defisit, kekurangan biaya operasional atau terjadi peningkatan permintaan pasar.

Baca juga:

Itulah ulasan singkat tentang pengertian modal, manfaat modal, sumber modal, dan jenis-jenisnya yang bisa menjadi sumber informasi  untuk menunjang bisnis Anda. Semoga bermanfaat.