Melirik Usaha Budidaya Ternak Keong Mas Untuk Kuliner dan Pakan Ternak

Usaha Budidaya Ternak Keong Mas

Ilustrasi via Google

Usaha Budidaya Ternak Keong Mas – Para petani di sawah sudah pasti sering jengkel dengan hama yang satu ini. Bayangkan saja, hanya dengan  ekor keong mas, hasil panen padi bisa turun hingga 15%.

Hebatnya lagi, kerusakan akibat keong ini masih berlanjut setelah 50 hari paskah panen. Pertanyaannya, kenapa justru ada orang yang membuka usaha budidaya ternak keong mas, ya?

Melihat antusias beberapa pelaku usaha budidaya ternak keong, saya tertarik untuk sedikit mengulas peluang usaha dari mahluk lambat ini.

Manfaat Keong Mas untuk Kesehatan

Terlepas dari kebencian petani padi terhadap keong mas, ternyata hama ini memiliki kandungan protein tinggi. Melalui uji proksimat, kandungan protein keong mas berkisar antara 16%-50%.

Kerennya lagi, 40% massa tubuh terdiri dari protein. Kandungan zat lain yang terdapat dalam hewan ini terdiri dari asam omega-3, -6 dan -9. Kita juga bisa menjadikannya sebagai sumber energi yang cukup dengan total nilai gizi 83 kalorii, lemak 0,4 gram, protein 12,2 gram, fosfor 61mg, karbohidrat 6,6 gram kalium 17 mg, natrium 40 mg, niacin 1,8 mg, riboflavin 12 mg dan kandungan mineral penting dari Zn, vitamin C, Iodium dan lainnya.

Anak-anak juga disarankan mengkonsumsi daging keong mas karena kaya akan kalsium.

Seberapa Menguntungkan Usaha Budidaya Ternak Keong Mas?

Ada banyak sekali peluang yang bisa didapatkan hanya dengan membuka usaha budidaya ternak keong mas. Peluang bisnis yang bisa Anda raih antara lain:

1. Untuk Usaha Kuliner

Sekarang ada banyak sekali usaha kuliner yang berbasis keong mas, seperti sate, pepes, dendeng, sambel hingga kerupuk. Anda bisa saja menjadikannya sebagai usaha sampingan.

Bahkan kepercayaan masyarakat terhadap hewan keluarga molusca ini masih tinggi sehingga memungkinkan peluang omset tinggi sangatlah ada.

2. Untuk Pakan Ternak

Nah, keuntungan yang bisa didapatkan dengan usaha budidaya ternak keong mas adalah sebagai pakan ternak. Tingginya protein sangat bagus untuk perkembangan budidaya ternak Anda mulai dari udang, ikan, bebek dan lainnya. Bahkan banyak sekali peternak bebek yang mengaku mendapatkan keuntungan lebih.




Bebek mampu menghasikan telur dengan kuantitas 80% lebih tinggi. Tidak hanya itu, mencampurkan 4,5% tepung keong mas untuk pakan sapi potong juga memberikan hasil yang sangat signifikan.

Nah, jadi tidak perlu ragu mencoba usaha budidaya ternak keong ini karena pasar Anda sangat luas.

Bagaimana Cara Memulai Usaha Budidaya Keong Mas?

1. Pembuatan Kolam Keong

Mudah saja memulai budidaya keong mas. Anda bisa menggunakan terpal atau tembok untuk membuat kolam. Hanya saja, buat ketinggian kolam 5 kali lebih tinggi dari genangan air. Contohnya Anda membuat kolam dengan genangan air 10 cm, maka tinggi tembok kolam haruslah 60 cm untuk mencegah keong keluar dari habitatnya.

Disarankan membuat kolamyang terbuat dari tanah atau semen. Sebab, keong nantinya akan meletakkan telurnya di dinding kolam. Sementara terpal tidak bisa digunakan untuk menyimpan telur karena licin.

2. Pembibitan Keong Mas

Pembibitan keong mas cukup mudah. Sediakan saja ranting pohon untuk menempatkan telur.

3. Pakan Keong Mas

Pakan keong mas pun juga sangat mudah. Gunakan sayuran seperti selada, sawi atau letakkan enceng gondok di dalam kolam. Pemberian makan keong mas ini baiknya dilakukan 4-5 kali sehari.

Sementara bayi keong memiliki jenis pakan berbeda. Mereka cenderung makan lumut dan alga.

Proses Panen Keong Mas

Keong mas bisa dipanen bila umurnya sudah mencapai 1 bulan dengan ukuran sesuai selera Anda. Setelah itu, tinggal cara Anda memasarkannya ke orang lain.

Penjualan keong mas bisa bermacam-macam. Anda bisa menjualnya dalam bentuk daging atau dalam bentuk tepung cangkang. Rata-rata harga yang dipatok untuk 1 kg daging keong mas antara Rp15.000 – Rp20.000, sementara untuk tepung cangkangnya Rp8000 per kg-nya.

Penjualannya pun bisa Anda lakukan secara online. Banyak sekali peternak di luar kota yang mencari keong mas sebagai bahan campuran pellet. Untuk menjual daging keong, menawarkannya pada pengusaha kuliner adalah pilihan yang paling tepat.

Namun, misal memiliki beberapa jenis peternakan seperti sapi potong, itik, ikan lele dan lainnya, agaknya keong mas Anda akan sangat berguna karena bisa meningkatkan produksi dengan waktu yang relatif singkat.



Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2017 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud