Udang Vannamei, Peluang Bisnis Besar Sambut MEA

Udang-Vannamei-Peluang-Bisnis-Besar-Sambut-MEA

MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah sebuah konsep pasar bebas antar negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang diberlakukan pada tahun 2015 ini. Pasar bebas yang merupakan salah satu perwujudan AFTA (ASEAN Free Trade Area) ini tentu akan membuat persaingan menjadi ketat. Mengapa? Karena orang-orang dari negara tetangga ini akan bebas masuk ke Indonesia untuk menjual barang, jasa atau keahliannya.

Masuknya orang-orang dari negara tetangga ini nantinya akan otomatis menciptakan sebuah persaingan dengan orang-orang penduduk setempat termasuk kita sendiri. Maka jelang MEA ini pemerintah Indonesia kini sedang mempersiapkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara di Asia tenggara.

Salah satu bidang usaha yang sedang dilakukan adalah mengembangkan budidaya Udang Vannamei, salah satu varietas udang yang diyakini cocok untuk komoditas bisnis di pasar MEA. Lalu seperti apakah Udang Vannamei dan potensinya dipasar Asia tenggara ini sendiri? Berikut ulasannya.

Artikel lain: 3 Alasan Mengapa Bisnis Anda Harus Go Online

Mengenal Udang Vannamei Dan Keunggulannya

Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) adalah salah satu jenis udang introduksi yang berasal dari Pantai Pasifik Barat Amerika Latin yang kemudian meluas ke Asia dan diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2001. Udang yang dikenal sebagai udang putih ini kini telah menjelma sebagai komoditas yang potesial dihampir seluruh wilayah Inonesia.

Bagaimana tidak, udang yang banyak dibilang punya protein tinggi dan rasa daging yang gurih ini sangat digemari oleh masyarakat dalam negeri dan luar negeri. Maka tak ayal ekspor Udang Vannamei selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Apa yang membuat bisnis Udang Vannamei ini begitu laris manis dan menguntungkan? Udang asal Panama ini memilki kelebihan pada tingkat adaptasi yang baik yang membuat kemungkinan udang mati menjadi kecil. Jika demikian karena kelengsungan hidup Udang Vannamei ini cukup tinggi maka peternak akan terhidar dari kerugian yang besar.

Selain itu, panen Udang Vannamei ini cukup cepat karena udang ini memiliki laju pertumbuhan yang cepat pada bulan pertama dan kedua dari nafsu makan yang tinggi. Bayangkan saja, hanya dalam tempo 15 hari, sejak tebar telur, Udang Vannamei sudah berukuran PL 6 atau post larva yang siap untuk dipanen dan dijual pada petani pembesaran udang vaname. Itulah beberapa kelebihan udang vaname yang sangat potensial untuk dikembangkan dalam menghadapai pasar MEA ini.

Prospek Pasar Bisnis Udang Vannamei

Dari beberapa keunggulan udang vaname tadi, pasar pun kemudian meresponnya dengan baik. Bagaimana tidak, dengan kualitas yang dimiliki serta harga yang terjangkau dan stabil membuat udang vaname selalu menjadi pilihan istimewa bagi penjual dan pembelinya. Tidak hanya pasar dalam negeri, udang vaname produksi Indonesia ini kini juga telah menjadi komoditas favorit untuk sajian restoran berkelas di luar negeri.

Pilihan Bisnis Udang Vannamei

Dalam bisnis Udang Vannamei dibagian hulu setidaknya ada tiga pilihan usaha yang bisa diambil yaitu usaha pembibitan udang, pembesaran udang dan menjalankan keduanya. Kedua bisnis ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Seperti usaha pembibitan yang memiliki kelebihan pada minimnya modal yang dikeluarkan, namun ada kekurangannya pada sulitnya mengurus anakan udang dan kecilnya keuntungan yang didapat. Jika Anda punya modal yang besar, Anda bisa menjalankan usaha pembesaran bibit atau bisa juga menjalankan dua-duanya, yaitu pembibitan dan pembesaran udang. Dengan usaha pembesaran atau pebibitan dan pembesaran, Anda akan memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi.




Satu keuntungan lagi yang bisa didapat dari usaha pembesaran Udang Vannamei adalah faktor pemasaran yang mudah karena saat panen para tengkulak besar, Anda tak perlu sudah-sudah mencari pembeli karena saat panen sudah akan ada tengkulak besar yang siap membeli udang Anda.

Baca juga: Industri Kreatif : Memulai Bisnis Kerajinan Tangan Berkonsep Craft Indie

Teknologi Supra Intensif dan Tantangannya

Teknologi supra intensif yang kini populer digunakan peternak untuk mempercepat panen udang vaname mendapatkan tantangannya tersendiri. Meski sangat efektif, teknologi ini cukup sulit untuk dipraktekkan. Maka dari itu diperlukan sebuah pembelajaran khusus untuk bisa kemudian diterapkan pada bisnis udang vaname.

Selain tantangan pada teknologi, yang juga harus diketahui peternak adalah bahwa budidaya udang vaname ini tergolong cukup rumit karena perlu ketelitian dalam mengembangbiakkannya, seperti pada pemberian makannya yang dibutuhkan waktu 1 X 21 jam.




1 comment on this postSubmit yours
  1. dijual/ kerjasama lahan tambak 400 ha lokasi di liu tallu marungau, kalimantan utara, jika berminat hub 085222440659

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud