Toko Online Anda Menawarkan Free Ongkir, Jangan Sampai Melakukan Kesalahan Ini

free ongkir

Belakangan ini, dengan semakin bertumbuh nya bisnis di dunia online, semakin memperketat persaingan usaha untuk menggaet pelanggan. #Toko online yang merupakan salah satu bisnis online paling menjanjikan juga semakin kompetitif dalam hal pemasaran. Masing – masing toko online berlomba – lomba memberikan service yang memuaskan untuk para pelanggannya tetap betah berbelanja.

Salah satu cara yang populer dalam menggaet pelanggan adalah dengan cara memberikan layanan free shipping atau membebaskan ongkos kirim. Tentu saja dengan promo semacam ini akan sangat menarik bagi para konsumen atau pelanggan Anda.

Cara ini termasuk sangat efektif untuk mendapatkan pelanggan tetap. Namun yang perlu menjadi perhatian bagi Anda adalah adanya beberapa kesalahan dalam promo free shipping yang sering terjadi pada sebuah toko online. Berikut ini adalah kesalahan yang sering dilakukan dalam menjalankan program free ongkir yang harus Anda hindari.



1. Anggapan Bahwa Free Ongkir Adalah Promo Utama Toko Online

Jangan sampai menganggap bahwa free ongkir hanyalah satu – satunya promo utama pada toko online Anda. Anggapan tersebut adalah kesalahan besar, karena akan mematikan ide kreatif Anda dalam melakukan promo dengan cara lain.

Memang promo free ongkir adalah salah satu promo yang paling efektif, namun jangan lupakan promo yang lain. Bahkan ada beberapa studi yang menyebutkan bahwa konsumen cenderung memilih diskon 20% dari pada mendapatkan gratis ongkos kirim.

Dari sini kita bisa tarik kesimpulan bahwa intinya pelanggan lebih menginginkan promo yang lebih bisa menghemat uang nya dari pada sekedar gratis ongkos kirim.

Artikel lain: Tips Memilih Jasa Pengiriman Barang untuk Mendukung Bisnis Online

2. Free Ongkir Untuk Semua Pembelian

Sangat menarik memang, namun perlu Anda cermati kembali, terlebih bagi sebuah bisnis yang masih dalam taraf pengembangan. Anda pikir saja secara logis, jika semua pembelian Anda bebaskan ongkir, sedangkan pelanggan Anda tentu beragam, apalagi produk yang Anda jual nilai profitnya termasuk kecil, ini akan sangat memberatkan perputaran keuangan Anda.

Maka akan lebih baik jika Anda tentukan terlebih dahulu berapa pembelian minimal untuk mendapatkan free ongkir. Pastikan free ongkir tidak merugikan penjualan Anda.

3. Batas Pembelian Untuk Free Ongkir Yang Terlalu Tinggi

Berkaitan dengan nomor dua, untuk menentukan jumlah limit pembelian minimal untuk mendapatkan free ongkir Anda juga harus jeli. Jangan asal menentukan batas pembelian minimal dengan harga yang terlalu tinggi, artinya jauh dari jumlah pembelian rata – rata pelanggan Anda. Sederhananya, jika rataan pembelian pelanggan Anda adalah sekitar Rp. 250.000 – Rp. 275.000 maka batasan minimal yang paling relevan untuk mendapatkan promo free ongkir adalah Rp. 300.000.

Batasan ini adalah yang paling ideal untuk meningkatkan daya beli pelanggan Anda. Batasan minimun yang tidak logis dan jauh dari rata – rata pembelian pelanggan hanya akan mengurangi keinginan membeli pelanggan Anda sendiri.

4. Free Ongkir Menjadi Produk Jualan Anda

Dalam sebuah #bisnis online, tentu fokus utama yang harus Anda bangun adalah kualitas dari produk yang Anda jual itu sendiri. Jangan sampai promo free ongkir menjadi lebih dominan dari produk yang Anda tawarkan. Karena jika hanya karena sebuah promo lantas membuat Anda teledor dalam meningkatkan kualitas dari produk Anda sendiri, maka jangan menyesal jika lambat laun pelanggan Anda akan meninggalkan toko online Anda.

Ingat, free ongkir bukanlah produk yang Anda jual, free ongkir adalah salah satu cara namun bukan tujuan utama.

Baca juga: 5 Fakta Dibalik Layanan COD Yang Harus Diketahui Pebisnis Online

5. Tidak Mengingatkan Seberapa Hemat Yang Didapatkan Pelanggan

Promo free shipping atau free ongkir akan percuma dan tidak tersampaikan pada pelanggan jika Anda tidak pernah memberi tahukan seberapa hemat yang didapat dengan promo free ongkir. Jangan pernah lupa untuk selalu mengingatkan bahwa dengan free ongkir akan membuat pembelian pelanggan semakin hemat.

Untuk mengingatkan atau menyampaikan pada pelanggan seberapa hemat yang mereka dapatkan, Anda bisa menggunakan beberapa fitur untuk melakukan checking yang saat ini sudah banyak tersedia dalam sebuah toko online. Atau jika tidak, maka Anda bisa menyampaikan langsung melalui komunikasi CS toko online Anda.





7 total comments on this postSubmit yours
  1. Kalau promo FREE ongkir dengan cara menaikkan harga yang kita jual gitu sebenarnya sah-sah gak sih ya..

  2. Terima kasih pencerahannya, sangat bermanfaat sekali untuk pemula seperti saya.
    baru-baru ini memang kami baru melauncing program free ongkir keseluruh indonesia, namun kami batasi hanya 1 bulan saja, namun belum begitu berpengaruh untuk pengunjung.
    Terima kasih semoga panjang umur supaya lebih banyak lagi ilmu-ilmu yang bermanfaat yang kami bisa pelajari.

  3. Saya sebagai penjual onlineshop juga menggunakan promosi gratis ongkir. Dan itu salah satu strategi yg baik. Tapi kita harus pintar pintar memilih jasa pengiriman yg murah dan terpercaya

  4. Waaaaa, betul juga ini artikel. Terima kasih pencerahannya. Seringkali terjebak bahwa free ongkir adalah promo utama :(

  5. Mas makasih pencerahannya. Soalnya pas bgt sy baru punya toko online baru.

    • sama – sama, semoga sukses toko online nya

  6. Tapi bisa aja kita gunakan strategi free ongkir tanpa menaikkan harga barang, cuma konsekuensinya keuntungan yang akan didapat tentu akan lebih sedikit. Sebenarnya hal tersebut tidak mengapa kalau kita mau menggunakan strategi jualan orang China, tidak apa2 untung sedikit tapi usaha kita lancar. Terbukti orang-orang China bisa sukses dalam dunia perdagangan. Kalau umumnya orang Indonesia yang dikejar adalah keuntungan yang banyak.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud