Titik Winarti: Pemilik Tiara Handycraft yang Meraih Sukses Bersama Para Difabel

Titik Winarti

Image dari Pesisirnews.com

Titik Winarti – Tak banyak orang yang peduli dengan orang difabilitas (orang cacat). Apalagi jika ada orang yang tak hanya memberikan dukungan serta fasilitas jangka pendek namun juga melakukan program jangka panjang. Inilah yang dilakukan Titik Winarti, seorang pemilik bisnis Tiara Handycraft yang memberikan kesempatan kepada para difabel penderita tuna daksa untuk bekerja ditempatnya.

Dengan banyak kasus dimana kaum difabel yang sering kali didiskriminasikan dan jarang mendapat tempat di perusahaan, maka apa yang dilakukan oleh Titik ini adalah sesuatu yang luar biasa dan sangat mulia. Lalu seperti apakah perjalanan bisnis yang dilakukan oleh Titik Winarti bersama para penyandang difabilitas hingga meraih kesuksesan ini? Berikut ulasanya.

Sekilas Tentang Titik Winarti

Sejak kecil, Titik Winarti memang sangat suka dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan seni. Darah bisnis wanita kelahiran Surabaya, 11 Maret 1970 ini sendiri didukung oleh lingkungan di rumahnya. Ayahnya, Badowi dan ibunya, Toenah memiliki usaha kerajinan kayu disamping rumahnya.

Sejak SMA, jiwa bisnis Titik sudah terihat dengan membuat beberapa karya seni seperti kartu untuk dijual pada teman-temannya. Karya seninya yang sangat disukai teman-temannya ini membuat dirinya kemduian dibanjiri banyak order.

Artikel lain: Helianti Hilman: Sosok Pengusaha Wanita Dibalik Kesuksesan Beras Javara yang Mendunia

Lahirnya Tiara Handycraft

Setelah menikah, titik masih tekun menyalurkan hobi membuat kerajinan. Saat menjelang hari raya Idul Fitri, ia menciptakan suasana rumahnya menjadi berbeda dari biasanya dengan berbagai hiasan kreasi. Tak dinyana, tamu yang berdatangan banyak yang menyukai hasil karya Titik tersebut. Dari apresiasi postif inilah Titik kemudian memutuskan untuk serius mengembangkan hobinya menjadi bisnis.




Dari otak atik kain yang dilakukan, Titik berhasil membuat beberapa kreasi seperti produk souvenir bayi, aksesoris rumah, souvenir untuk nikahan, tas dan juga busana muslim anak. Dari hasil kreasinya itu, Titik kemudian memustuskan untuk membuka usaha dengan nama Tiara Handycraft.

Awal Mula Perjalanan Bisnis Tiara Handycraft

Pada awal Tiara Handycraft dijalankan, Titik menjadikan ibu-ibu disekitar rumahnya sebagai karyawan dengan tujuan memberdayakan mereka. Dari usaha awalnya ini, Tiara Handycraft terbilang cukup sukses dengan pembeli yang terus ramai.

Namun sayangnya pada tahun 1998 usahanya mulai mendapat hambatan dengan dijiplak orang. Orang tersebut menyabot hampir seluruh karyawan Titik yang sudah dilatihnya dengan iming-iming gaji lebih besar. Akhirnya saat itu Titik mengalami kejatuhan hingga membuat dirinya kehilangan hampir seluruh karyawannya.

Bangkit Dari Keterpurukan Dengan Memperkerjakan Para Difabel

Saat mengalami keterpurukan ini, Titik tak mau berlama-lama bersedih. Atas saran temannya, ia kemudian mempekerjakan orang-orang yang memiliki “keistimewaan” pada fisiknya. Ia kemudian mempekerjakan para tuna daksa.

Meski pada mulanya Titik mengalami kesulitan saat melatih para difabel, namun dengan semangat dan kesabaran yang dimilikinya, Titik akhirnya sukses mengajari dan membimbing para tuna daksa ini untuk membuat produk kerajinan.




Tujuan dan Misi Mengajak Para Difabel

Adapun tujuan dan misi yang dimiliki Titik saat mengajak para difabel bekerja di Tiara Handycaraft adalah bukan untuk mencari manfaat keuntungan. Selain untuk membuat mereka lebih produktif, Titik juga mengaku ingin membuat para difabel tidak lagi terkungkung dengan rasa tidak percaya diri dan minder.

Meski berstatus sebagai karyawan, Titik sendiri tidak punya niatan untuk mengeksploitasi para difabel, namun ia sangat ingin membuat para tuna daksa ini bisa mandiri dan menatap masa depannya dengan lebih baik.Titik sendiri merekrut para difabel dari panti sosial seperti Panti Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Suryatama dan Panti Sosial Bina Remaja.

Baca juga: Tati Hartati ~ Perintis Brand Busana Muslim Dannis Collection 

Saat Titik Winarti Menggapai Kesuksesan

Dari segala upaya dan kerja keras yang dilakukan Titik bersama pada mitra kerjanya yang difabel, Titik dengan Tiara handycarft-nya mencapai kembali suksesnya. Pada tahun 2002, Titik berkesempatan mengikuti pameran di Jeddah dan Singapura. Dari pameran itu, rekan bisnis Titik semakin luas hingga membuat orderan dan pemasarannya semakin meluas ke beberapa negara seperti Brazil dan Amerika Latin.

Selain sukses dalam pemasaran, Titik juga berhasil menjadi pemenang dalam event Microcredit Award dengan persaingan yang cukup ketat. Setelah mendapat award tersebut, Ibu tiga anak ini juga mendapat penghargaan atas usaha pemberdayaan tuna daksa dan juga menyandang gelar Woman of the Year yang diselenggarakan ANTV tahun 2005 serta didaulat berpidato di forum Internasional dan PBB.



1 comment on this postSubmit yours
  1. Sangat Menginspirasi Sekali

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud