Tips Sukses Jalankan Bisnis Online Ala Mompreneur Rizki Rahmadianti

Tips Sukses Jalankan Bisnis Online Ala Mompreneur Rizki Rahmadianti

Rizki Rahmadianti
Image dari Studentpreneur.co

Mengenal sosok Rizki Rahmadianti, mungkin bisa dibilang sebagai salah satu ibu rumah tangga yang memiliki kemampuan lebih tidak hanya dalam mengatur keluarga namun juga ikut menyumbang pundi-pundi rejeki bagi keluarganya. Bagaimana tidak, entrepreneur wanita yang tinggal di kota Surabaya ini berhasil menjalankan 3 #bisnis online sekaligus dalam satu waktu bahkan tanpa mengabaikan kewajibannya sebagai ibu dalam keluarga.

Kemudian tentu banyak yang berfikir bagaimana Rizki Rahmadianti bisa menjalankan itu semua. Selama 5 tahun mengembangkan bisnis, tentunya bukan waktu yang sebentar hingga saat ini berhasil menjadi seorang pebisnis yang sukses. Apakah rahasia kesuksesan dari seorang Rizki Rahmadianti? Berikut ini beberapa tips yang ia bocorkan dan bisa menjadi inspirasi terutama bagi Anda para ibu rumah tangga yang ingin memulai berbisnis online.

1. Jangan Pernah Menyerah

Ketika pertama kali mengembangkan bisnisnya, Rizki Rahmadianti belum memasarkan produk jilbab buatannya secara online. Lalu bagaimana ia memasarkan? Dia memilih metode door to door alias mendatangi konsumen secara langsung. Memang sangat berat untuk dijalani, terlebih dalam kondisinya sebagai seorang ibu rumah tangga.

Namun ia tidak pantang menyerah dan terus mencoba untuk memasarkan beragam produknya. Siapa sangka dari beratnya kondisi tersebut, justru membuka inspirasi bagi Rizki untuk melirik potensi bisnis online. Dan dari sinilah ia mulai berkenalan dengan marketing online.

Artikel lain: Aulia Halimatussadiah, Penulis yg Sukses Menjadi Entrepreneur

2. Pastikan Keamanan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)

Belajar dari pengalaman yang sudah dialami oleh Rizki dalam mengembangkan bisnis, kala itu ia pernah terganjal dengan masalah hak kekayaan intelektual terkait dengan merek dagang. Ia yang pertama kali mengembangkan bisnis dengan produk jilbab bermerek Rumah Jilbab Ananda, harus menerima kenyataan pahit ternyata nama tersebut telah dipatenkan oleh orang lain.

Jadilah ia berfikir, bagaimana bisa tetap eksis menjalankan bisnisnya tambah terganjal permasalahan merek. Meskipun berat, akhirnya ia mengambil pilihan untuk melepas nama brand Rumah Jilbab Ananda dan mencari nama yang lain. Efeknya, ia harus memulai dari nol untuk memperkenalkan bisnisnya tersebut.

Oleh karena itu, ia sangat menyarankan bagi para pebisnis online pemula untuk benar-benar memperhatikan berbagai hal terkait dengan HAKI. Akan lebih baik jika kita membuat semisal nama brand yang benar-benar unik dan belum pernah dipatenkan. Ini mengantisipasi jika nantinya brand kita besar dan bisa kita patenkan.

3. Besar Tidak Selalu Berarti Lebih Baik

Dalam perjalanan bisnisnya, Rizki pernah merasa bahwa jumlah atau kuantitas dalam bisnis selalu akan memberikan dampak yang positif. Padahal pada kenyataannya tidak selalu seperti itu. Hal ini terbukti ketika pada tahun 2009, kala itu ia mempunyai jumlah penjahit sebanyak 100 orang yang berasal dari kalangan ibu rumah tangga dan dikerjakan secara take home.

Namun apa yang terjadi, masalah justru datang karena ia harus menghandle 100 orang tersebut yang tidak selalu bisa bekerja secara konsisten. Bahkan beberapa diantara penjahit tersebut justru memberikan masalah yang sulit seperti kurangnya koordinasi dan juga buruknya kualitas jahitan.

Dari situ ia berfikir, untuk merasionalisasi jumlah penjahit menjadi hanya 15 orang saja. Namun 15 orang tersebut mempunyai skill yang sudah terlatih dan dapat dipercaya. Dari situ ia mengaku, produktivitas jauh lebih meningkat dibanding dengan 100 orang yang kurang berkompeten.

“Semua penjahit kami bekerja dengan cepat. 15 orang bisa mengerjakan 5x lebih cepat daripada 100 orang,” ujar Rizki.

Baca juga: Lea Kusumawijaya ~ Sebarkan Motivasi Wanitapun Bisa Menjadi Pemimpin Bisnis

4. Melakukan Perluasan Usaha

Ketika usaha jilbab Rizhani yang dijalankannya sudah mampu berputar dengan baik, kala itu Rizki berfikir untuk semakin memperluas usaha. Melihat kemampuan dari tim penjahitnya yang begitu baik, akhirnya ia terfikir untuk membuka bidang usaha baru yakni rumah produksi jahit.

Mengambil nama Rira Clothing, unit produksi jahit tersebut bisa menjadi pilihan konveksi fashion bagi mereka yang memesan jahitan khusus atau dari brand lain. Dari situ pendapatannya yang diperoleh oleh Rizki pun semakin meningkat.

Memahami tentang persaingan bisnis online tentu tidak selalu mudah. Namun di balik tingginya persaingan, terselip sebuah potensi besar untuk mampu meraup keuntungan yang tidak sedikit. Dari beberapa poin pengalaman yang telah dialami oleh Rizki Rahmadianti, kita bisa melihat dan memahami tentang seluk beluk mengembangkan bisnis online. Semuanya tinggal tergantung dengan anda sendiri, bagaimana besarnya upaya ada juga keinginan Anda untuk sukses di bisnis online.

2 KOMENTAR

  1. Saat ini saya mencoba untuk konsisten, karena konsisten terhadap yang ada skrg itu sulit. Lalu mengembangkan..

  2. Wah, cerita seperti ini yang bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk dibaca. Buat saya, intinya jangan pernah menyerah. Walau jenis usaha berbeda, harus belajar untuk mencari cara baru.

Tinggalkan Balasan