Tips Aman Terhindari Dari 5 Tanda Bahaya Saat Belanja Online

bahaya belanja online

Image dari honestaffiliateincome.com

Belanja online memang telah menjadi tren tersendiri di masyarakat. Para peminatnya yang semakin besar pada akhirnya membuat banyak orang menjadikannya sebagai ladang bisnis yang baru. Namun sayangnya ada beberapa oknum yang kemudian memanfaatkan peluang #bisnis online ini untuk hal-hal yang negatif dan merugikan seperti penipuan.

Maka dari itu sebagai konsumen Anda harus ekstra waspada dan hati-hati saat akan melakukan transaksi #belanja online ini. Untuk mengatasi dan meminimalisir hal-hal negatif dan merugikan ini Anda sebagai konsumen bisa membuat analisis terhadap warning atau tanda bahaya yang ada pada sebuah toko online. Seperti apakah hal-hal yang bisa kita tandai sebagai warning atau tanda bahaya ini? Berikut ulasannya.

1. Bahaya Ulasan Palsu

Tanda bahaya pertama yang perlu Anda waspadai dan hindari adalah ulasan palsu. Beberapa oknum pebisnis online gadungan memang seringkali melakukan berbagai hal-hal luar biasa supaya bisa menarik banyak orang untuk tergoda membeli produk palsu atau malah produk fiktif mereka.

Dalam hal ini mereka tak akan canggung untuk memberikan ulasan palsu yang berlebihan untuk produknya. Bahkan mereka juga tak akan ragu untuk membayar orang untuk membuat testimoni palsu pada produk fiktif yang akan dijual. Jika Anda mendapati ulasan produk yang terlalu berlebihan seharusnya Anda sudah bisa menaruh sikap curiga pada produk tersebut.

Artikel lain: 6 Tips Cara Aman Berbelanja Online di Internet




Satu hal lagi yang bisa Anda lakukan dalam mengindari bahaya ini adalah bersikap skeptis pada setiap penawaran produk yang datang kepada Anda. Menurut Dina Rezvanipour, CEO `3d Public Relations and Marketing, untuk mengantisipasi bahaya ulasan ini, konsumen juga bisa melakukan interaksi yang baik dengan para online shopper. Dengan hubungan yang baik ini, Anda akan selalu mendapatkan informasi tentang beberapa #toko online yang palsu dan asli.

2. Biaya Terselubung

Mungkinkah ada sebuah biaya yang tanpa harga alias gratis? Mungkin saja iya ada, namun sebagian besar bisnis yang ingin mencari keuntungan pasti akan sangat memperhitungkan segala sesuatunya tentang harga atau biaya ini.

Bahkan karena ada pepatah “tidak ada yang gratis di dunia ini” menjadikan Anda harus semakin waspada dengan bahaya biaya terselubung yang bisa muncul dari toko online. Beberapa toko online memang bisa saja membuat promo-promo seperti gratis ongkos kirim. Sebagai konsumen Anda tak boleh langsung tergiur dengan promo ini.

Anda harus membaca kebijakan, syarat dan ketentuan dari bisnis online dengan lebih jelas sebelum memutuskan untuk membeli. Hal ini dikarenakan ongkos gratis tadi bisa jadi merupakan biaya terselubung dan membuat terjadinya pembengkakkan harga hingga membuat Anda mengalami kerugian.

3. Barang Palsu

Jangankan toko online gadungan, toko online yang sudah berpengalaman juga seringkali melakukan kesalahan dengan salah mengirimkan barang. Maka dari itu Anda sebagai konsumen harus berhati-hati dengan oknum pemilik toko online yang sengaja membuat penipuan dengan menjual barang palsu. Apalagi keberadaan barang palsu (kualitas rendah) saat ini sangat banyak dan beberapa di antaranya sangat mirip dengan aslinya.




Guna mengatasi dan menghindari tanda bahaya ini, Anda sebagai konsumen sudah selayaknya untuk selalu memeriksa dan memperbanyak bertanya pada ahlinya jika Anda mencurigai ada barang palsu yang akan Anda beli. Umumnya barang palsu ini memiliki harga yang tidak lazim atau di luar kelaziman.

4. Pengiriman yang Tidak Pernah Sampai

Pengiriman barang paling lama akan berlangsung dalam waktu 2-3 hari. Jika pengiriman sudah melewati waktu tadi, maka hal ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami penipuan. Maka dari itu Anda harus waspada dengan masa atau waktu pengiriman barang ini.

Jangan pernah percaya pada toko online yang memberi waktu terlalu lama untuk masa pengiriman barang. Lebih baik Anda memilih toko online yang lain yang memberikan waktu pengiriman yang cepat.

Baca juga: 3 Langkah Cerdas Belanja Online Agar Lebih Puas

5. Pencurian Identitas

Terakhir, tanda bahaya yang perlu Anda waspadai dari sebuah bisnis online adalah pencurian identitas. Bisnis online yang seringkali membutuhkan data pembeli akan berpeluang untuk oknum melakukan peretasan (hack). Contoh kasus yang sering terjadi adalah pencurian nomor kartu kredit atau debit konsumen oleh seorang oknum yang tidak bertanggung jawab.

Cara menghindari bahaya pencurian identitas adalah dengan mengingat akronim `SCAM` yang berarti “S” untuk Stingy yang berarti memberikan identitas Anda hanya pada orang terpercaya. “C” untuk Check yang bermakna rutin mengecek keuangan Anda. Lalu ada “A” untuk Ask yaitu bertanya mengenai kartu Anda secara berkala. Dan “M” untuk Mantain atau mengontrol keseluruhan pengeluaran dan pemasukan keuangan dari kartu tersebut.




3 total comments on this postSubmit yours
  1. Memang saat ini lagi marak penipuan di dunia maya. coba anda sharing dan berbagi informasi pengalaman atas penipuan yang terjadi dan alami selama ini ke situs laporpolisi.com, supaya masyarakat tahu siapa nama nama toko online penipu tersebut, sehingga semua bisa antisipasi atas semua bentuk penipuan yang terjadi selama ini

  2. Bener banget gan, kebanyakan orang malas belanja online karena takut ketipu.

    Saya juga nulis tips aman belanja online dengan kartu kredit nih gan.
    *link dihapus, artikel copas dari detik*
    Semoga membantu.

  3. Memang membangun bisnis online yang paling terpenting adalah membangun kepercayaan selain juga kita berhati-hati dengan sebagaimana langkah-langkah di artikel diatas. Karena memang bisnis online rentan dengan penipuan.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

© 2018 Maxmanroe.com - All Rights Reserved. Server by GoCloud